- Pari Purna DPRD Kota Blitar Pilih Sabotase Absen, Ini Alasannya
- Bupati Eman Ajak KAHMI Bersatu, Kolaborasi Jadi Kunci Majalengka SAE
- Agung Nugroho, Direktur Jakarta Institute: Kemerdekaan Pers Indonesia Bukan Lagi Sensor Negara, Tapi Tekanan Ekonomi
- Sinergi Fiskal Moneter: Arah Baru Industri Jasa Keuangan
- Bupati Majalengka Ultimatum KONI Majalengka: Saatnya Bangkit Raih Prestasi
- Kapolda Metro dan Pangdam Jaya Sambangi Mako Korps Marinir
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
RISNU Masjid Nurul Hidayah Kembali Gelar Gempita Muharram 1448 H, Hadirkan Festival Islami dan Kegiatan Sosial

Keterangan Gambar : RISNU berkolaborasi dengan Karang Taruna RW 004 dan Karang Taruna RW 009.
MEGAPOLITANPOS.COM{Jakarta Selatan – Remaja Islam Nurul Hidayah (RISNU) kembali menggelar Gempita Muharram 1448 H, festival Islami tahunan yang telah berlangsung selama 15 tahun. Kegiatan ini diselenggarakan sebagai upaya menjaga identitas Tahun Baru Islam agar tetap hidup dan dikenal luas oleh masyarakat.
Ketua DKM Masjid Nurul Hidayah, Ustadz H. Syamil Mahmudi, menyampaikan dukungan penuhnya terhadap inisiatif para pemuda RISNU. Menurutnya, masjid harus menjadi pusat peradaban dan pendidikan, khususnya bagi generasi muda dan anak-anak.
Pada penyelenggaraan tahun ini, RISNU berkolaborasi dengan Karang Taruna RW 004 dan Karang Taruna RW 009. Rangkaian kegiatan akan berlangsung pada 13, 15, dan 16 Juni 2026, meliputi berbagai perlombaan, bazar UMKM, santunan anak yatim, pawai obor, serta khitanan massal.
Baca Lainnya :
Kegiatan ini turut mendapat dukungan dari Bank Mandiri Tbk dan Yayasan Hamasah Bakti Nusantara.
Koordinator Acara, Salman, menjelaskan bahwa keberlanjutan Gempita Muharram selama 15 tahun tidak lepas dari komitmen RISNU terhadap visi awal organisasi, yaitu memperkenalkan Tahun Baru Islam sebagai salah satu hari besar yang patut dirayakan dan dimaknai oleh masyarakat.
Sementara itu, Ketua Acara, Rafli, menilai kegiatan edukatif seperti Gempita Muharram penting untuk mengenalkan makna hijrah kepada generasi muda di tengah kuatnya pengaruh budaya perayaan Tahun Baru Masehi. Menurutnya, acara ini juga menjadi momentum silaturahmi akbar yang mempererat kerukunan warga sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui keterlibatan pelaku UMKM.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi, menjadi sponsor, atau memberikan dukungan materi dapat menghubungi Sekretariat RISNU di Masjid Nurul Hidayah, yang berlokasi di Kalibata, Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.
“Gempita Muharram 1448 H: Menjaga Tradisi, Menebar Manfaat, dan Memperkuat Ukhuwah.”




.jpg)











