- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
- Inovasi Produk Makanan dan Minuman Mendunia, SIAL 2026 Hadirkan 10 Finalis Terbaik
- DPRD Provinsi Maluku Desak Penertiban DAS Waitomu, Wajo: Konstruksi Harus Dibongkar
- Empat OPD Pemprov Maluku Dievaluasi, Komisi II DPRD Provinsi Catat Perkembangan Positif
- Solichin Tegaskan Legalitas Lahan Harus Tuntas Sebelum TPU Muslim Dibangun
- Dandim 0808/Blitar Terima Kunker Mentan RI di Udanawu, TNI Siap Dukung Kemandirian Pangan.
- PP Polri Beri Dukungan Moral kepada Kapolri Suyudi Ario Seto dalam Penegakan Hukum Oknum Polisi
- Tenaga Ahli Komisi II MPR Bersama Pengusaha Bela Bangsa Sambangi PT STM: Dorong Kolaborasi Strategis dan Inovasi Berbasis Data demi Kemakmuran Bangsa
Penyalahgunaan Narkoba di Kalteng Meningkat, DPRD Barut Soroti Sulitnya Tangkap Bandar

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Anggota DPRD Barito Utara (Barut), H. Alhadi, menyoroti peningkatan penyalahgunaan narkoba di Kalimantan Tengah (Kalteng)
Hal ini disampaikan saat menghadiri audiensi antara Pemerintah Kabupaten Barito Utara dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalteng yang dihadiri oleh Bupati Barito Utara H. Shalahuddin, Wakil Bupati Felix Sonadie, Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, Kepala BNNP Kalteng Brigjen Pol Mada Roostanto, serta unsur Forkopimda lainnya, di Gedung Balai Antang Muara Teweh, Rabu (11/02/2026).
Adapun Audiensi ini bertujuan memperkuat sinergi pencegahan dan pemberantasan narkoba di wilayah Kalimantan Tengah, khususnya Barito Utara
Al Hadi mengungkapkan keprihatinannya atas tren peningkatan penyalahgunaan narkoba di Kalteng yang semakin memprihatinkan.
Ia mempertanyakan mengapa bandar narkoba sulit ditangkap,
Kita semua sepakat kata Al Hadi bahwa pengguna adalah korban, tetapi akar masalah utamanya adalah bandar yang harus diberantas, tapi kenapa bandar nya sulit ditangkap.
"Apakah mereka semacam punya kekuatan dewa seperti dalam drama korea ?," ucapnya menekankan
H. Alhadi menambahkan bahwa penangkapan satu bandar narkoba dapat memutus beberapa mata rantai peredaran, sehingga dapat menyelamatkan banyak orang.
Ia juga menyampaikan bahwa saat reses di beberapa desa, masyarakat sangat khawatir dengan dua hal yaitu narkoba dan judi online.
"Kita berharap generasi kita tidak terpapar dua hal ini, sebab Indonesia bukan menyongsong Indonesia emas malah menyongsong Indonesia cemas," tegasnya mengakhiri.
Kepala BNNP Kalteng, Brigjen Pol Made Roostanto, mengakui bahwa perkembangan penyalahgunaan narkoba di Kalteng dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Kegiatan ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama dalam mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari narkoba.
( A)





.jpg)

.jpg)








