- Bahas Implementasi Perpres 4/2026 tentang Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri Nusron Paparkan _Roadmap_ Penetapan LSD di 2026
- Dari Kampus ke Desa, 304 Taruna/i STPN Ambil Peran Menguatkan Data Tanah Masyarakat di Jawa Tengah
- Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Pemkab Barut Dan BNNP Kalteng Gelar Audensi
- Pembangunan Flyover Sudirman dan Batuceper Solusi Mengatasi Kemacetan
- Hotel 88 Batu Licin Resmi Hadir Februari 2026: Pilihan Utama Menginap di Pusat Bisnis Tanah Bumbu
- Edukasi Robotika Sejak Dini Dimulai di SDN 01 Menteng
- DPRD Kota Tangerang Dukung Program Isbat Nikah Pemkot untuk Perkuat Perlindungan Keluarga
- Kemenkop Dan BP Taskin Bersinergi Lakukan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Permanen Melalui Koperasi
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- HUT Majalengka ke-186, Ketua Komisi III DPRD: Sejarah Pijakan, Inovasi Jalan Menuju Langkung SAE
Perkuat Sinergi Pemberantasan Narkoba, Pemkab Barut Dan BNNP Kalteng Gelar Audensi

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menggelar audiensi bersama Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Tengah dalam rangka memperkuat sinergitas pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika.
Kegiatan tersebut dilaksanakan di Gedung Balai Antang, Muara Teweh, Rabu (11/02/2026).
Audiensi yang dipandu oleh Sekda Drs Muhlis tersebut dihadiri oleh Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah Brigjen Pol Mada Roostanto, S.E., M.H., beserta jajaran, serta unsur perangkat daerah di lingkungan Pemkab Barito Utara.
Dalam sambutannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada Kepala BNNP Kalimantan Tengah beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Barito Utara sangat menyambut baik pelaksanaan audiensi tersebut sebagai bagian dari upaya bersama dalam menghadapi ancaman narkoba.
Bupati mengatakan, audiensi ini bukan sekadar ajang silaturahmi, melainkan langkah strategis dan krusial untuk memperkuat sinergitas lintas sektor dalam pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan, serta peredaran gelap narkotika, khususnya di wilayah Kabupaten Barito Utara.
“Perlu kami sampaikan bahwa komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara terhadap pemberantasan narkoba sudah sangat jelas melalui program unggulan Gerakan Batara Bersinar (Barito Utara Bersih dari Narkoba),” ujar Bupati.
Melalui audiensi ini, lanjutnya, diharapkan dapat semakin memperkuat komitmen bersama dalam mendukung program pencegahan dan pemberantasan narkotika, baik melalui upaya pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi, penindakan jaringan peredaran gelap narkotika, maupun pengawasan terhadap prekursor narkotika.
Sementara itu, Kepala BNN Provinsi Kalimantan Tengah, Brigjen Pol Mada Roostanto, menegaskan bahwa negara tidak boleh lengah dan tidak boleh membiarkan peredaran narkoba terus terjadi.
Menurutnya, narkoba merupakan kejahatan yang sangat kejam dan merusak sendi-sendi kehidupan masyarakat.
“Narkoba lebih kejam dan jahat. Pecandu narkoba raganya ada, tetapi jiwanya tidak ada. Tidak ada keluarga yang utuh karena narkoba,” ucapnya dengan penuh keyakinan.
Ia juga mengungkapkan bahwa perkembangan penyalahgunaan Narkoba di wilayah Kalimantan Tengah dari tahun ke tahun menunjukkan tren peningkatan. Berdasarkan Survei BNN–LIPI tahun 2019, tercatat sebanyak 0,70 persen atau sekitar 10.108 orang pernah memakai narkoba, serta 0,40 persen atau sekitar 6.317 orang tercatat sebagai pengguna Narkoba dalam satu tahun terakhir.
Pada kesempatan tersebut, Kepala BNNP Kalimantan Tengah juga menggambarkan dampak mengerikan dari penyalahgunaan Narkotika dengan mencontohkan kondisi yang terjadi di Philadelphia, Amerika Serikat, sebagai peringatan akan bahaya Narkoba jika tidak ditangani secara serius dan berkelanjutan.
Audiensi ini diharapkan menjadi penguat komitmen bersama antara BNN dan Pemerintah Kabupaten Barito Utara dalam mewujudkan daerah yang bersih dan bebas dari Narkoba.
(A)















