Breaking News
- Kemhan- TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM pada Alutsista
- Pemkab Hadiri Open House Halal Bihalal Tokoh Masyarakat H. Gogo Purman Jaya
- Anggota DPRD H. Nurul Anwar Hadiri Open House DiKediaman H. Gogo Purman Jaya
- Momentum Lebaran Berlanjut, H. Iing Dorong Penguatan Silaturahmi di Hari Ketiga
- Tips Persiapan Wisata Idul Fitri 1447 Hijriah Bersama Keluarga dan Kerabat
- Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri
- Misteri Kematian Pria di Sungai Cipanumbak, Warga Majalengka Geger
- Tour de Lebaran Belum Usai! Iing Misbahuddin: Perut Boleh Full, Silaturahmi Jalan Terus
- Open House Idulfitri 1448 H, Bupati Barito Utara Pererat Silaturahmi dan Umumkan Juara Pawai Mobil Hias
- Bupati Barito Utara Sholat Idulfitri Bersama Warga di Masjid Raya Shirathal Mustaqim
Pemkot dan Polres Tangsel Raih Rekor Muri

MEGAPOLITANPOS.COM, Ciputat-Pemerintah Kota Tangerang Selatan bersama Polres dan Pemuda Indonesia Center (PIC) meraih penghargaan Museum Rekor Indonesia (MURI). Acara tersebut berlangsung di Ruang Blandongan, Puspemkot Tangsel, Ciputat, Sabtu, (18/12). Penghargaan MURI ini tentang rekor esai mengenai bela negara. Sebanyak 3.000 hasil karya literasi berupa esai hasil karya pemuda se-Indonesia dalam rangka menyambut HUT Bela Negara, berhasil meraih MURI. Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie menjelaskan, penghargaan ini merupakan pembuktian bahwa pemuda memiliki peran besar dalam keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). "Jadi ini digagas oleh anak-anak muda juga. Yang hadir di sini katakanlah mereka yang terbaik dari seluruh tulisan yang ada," ujar Benyamin usai menerima penghargaan rekor MURI. Benyamin pun mengapresiasi gerakan pemuda ini, terutama yang sudah membangkitkan bangsa akan literasi. "Saya kira ini sebuah gerakan membangun kesadaran di tengah-tengah krisis pandemi. Ini sangat penting sekali untuk membangkitkan nasionalisme untuk para pemuda kita," terangnya. Menurutnya, kesadaran dan semangat bela negara ini harus tetap ditanamkan bagi generasi muda yang mulai mengalami krisis persatuan. Mengingat, kini kembali banyak kejadian dan tindakan anak muda yang justru saling bertengkar. "Apa lagi masih ada intoleransi, tawuran dan lain-lain. Memang ini sedang menemukan momentumnya untuk bergairah dan bangkit untuk di Tangsel, melalui berbagai macam kegiatan” kata Benyamin. (Dra)

















