- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman bersama istri tercinta.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Momentum Idul Fitri 1447 H dimaknai dengan penuh haru oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman. Melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Minggu, (22/03/2026), ia membagikan momen ziarah ke makam orang tuanya yang menyentuh hati.
Dalam suasana khusyuk, Eman terlihat menaburkan bunga di atas pusara, seraya memanjatkan doa. Di tengah kebahagiaan Hari Raya, momen tersebut menjadi pengingat bahwa cinta dan bakti kepada orang tua tak pernah terputus oleh waktu.
"Salah satu dari tiga amalan yang tidak terputus adalah doa anak yang sholeh," tulisnya, menggarisbawahi pentingnya doa sebagai bentuk kasih sayang yang abadi.
Baca Lainnya :
- Bank Majalengka Genjot UMKM Lewat KURMA, Modal Mudah Tanpa Jaminan
- Baznas dan PT Diamond Salurkan Bantuan Pendidikan untuk 100 Anak Yatim
- Penutupan UKW PWI Jabar, Atal S Depari Ingatkan Bahaya Berita Tak Terverifikasi
- Bupati Majalengka Alarmkan Lonjakan HIV dan TBC, Kasus Terus Naik
- 95 Wartawan Ikuti UKW di Majalengka, PWI Tekankan Profesionalisme
Menurutnya, ziarah di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bukan hanya tradisi, melainkan kewajiban batin untuk mengenang jasa serta cinta orang tua yang telah lebih dahulu berpulang. Di balik gema takbir dan kebahagiaan Lebaran, tersimpan rindu mendalam yang hanya bisa terobati melalui doa.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan orang tua yang telah tiada, agar amal ibadah mereka diterima, kuburnya dilapangkan, dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Unggahan tersebut pun mendapat respons hangat dari masyarakat, yang turut larut dalam suasana haru dan mengamini doa yang dipanjatkan.
Di Hari Fitri yang suci ini, pesan yang disampaikan begitu kuat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang mengenang, mendoakan, dan menjaga ikatan cinta kepada orang tua, selamanya. ** (Agit)
















