- Sinyal Bahaya di Bogor: Anak Usia 6 Tahun Mulai Terlibat Kasus Kekerasan, DPRD Desak RAD 2027
- DPRD Kota Bogor Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Pengharmonisasian Raperda
- H. Karnain Asyhar Dorong Tabligh Akbar Jadi Wadah Penguatan Mental Keluarga dan Rujukan Umat
- Patroli Malam, Koramil /Tangerang Sisir Sejumlah Ruas Jalan Cegah Gangguan Kamtibmas.
- Komisi II DPRD Kota Blitar Tunggu Hasil Uji Lab Material Bangunan Sebelum Rekomkan Sangsi.
- DPRD Barito Utara Siap Dukung Tambahan Anggaran Penanganan Karhutla
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Bupati Shalahuddin Tegaskan APBD-P Harus Transparan dan Akuntabel
- Bupati Shalahuddin, APBD-P 2026 Harus Jadi Ruang Evaluasi Substantif
- Pemkab Barito Utara Petakan Pemerataan Sarana Pendidikan dan Kesehatan
Ziarah Lebaran 1447 H Penuh Haru, Eman Suherman Kenang Orang Tua di Hari Fitri

Keterangan Gambar : Bupati Majalengka H Eman Suherman bersama istri tercinta.
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Momentum Idul Fitri 1447 H dimaknai dengan penuh haru oleh Bupati Majalengka, Eman Suherman. Melalui unggahan di media sosial pribadinya pada Minggu, (22/03/2026), ia membagikan momen ziarah ke makam orang tuanya yang menyentuh hati.
Dalam suasana khusyuk, Eman terlihat menaburkan bunga di atas pusara, seraya memanjatkan doa. Di tengah kebahagiaan Hari Raya, momen tersebut menjadi pengingat bahwa cinta dan bakti kepada orang tua tak pernah terputus oleh waktu.
"Salah satu dari tiga amalan yang tidak terputus adalah doa anak yang sholeh," tulisnya, menggarisbawahi pentingnya doa sebagai bentuk kasih sayang yang abadi.
Baca Lainnya :
- Wamen Ossy: Kementerian ATR/BPN Hormati Proses Hukum dan Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan.
- Danramil Rajeg Pimpin Baksos Dan Komsos Jaga Jakarta On The Spot .
- Turun ke Wilayah Peringati Maulid, Maryono Ajak Masyarakat Teladani Sifat-Sifat Rasulullah.
- Tim Bola Voli Merpati Blitar Raih Juara 2
- Polres Majalengka Ungkap 4 Kasus Narkoba, Sabu dan Sintetis Disita
Menurutnya, ziarah di Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah bukan hanya tradisi, melainkan kewajiban batin untuk mengenang jasa serta cinta orang tua yang telah lebih dahulu berpulang. Di balik gema takbir dan kebahagiaan Lebaran, tersimpan rindu mendalam yang hanya bisa terobati melalui doa.
Ia pun mengajak masyarakat untuk bersama-sama mendoakan orang tua yang telah tiada, agar amal ibadah mereka diterima, kuburnya dilapangkan, dan diberikan tempat terbaik di sisi Tuhan.
Unggahan tersebut pun mendapat respons hangat dari masyarakat, yang turut larut dalam suasana haru dan mengamini doa yang dipanjatkan.
Di Hari Fitri yang suci ini, pesan yang disampaikan begitu kuat bahwa Idul Fitri bukan hanya tentang kemenangan, tetapi juga tentang mengenang, mendoakan, dan menjaga ikatan cinta kepada orang tua, selamanya. ** (Agit)


.jpg)











