- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
Pemkab Barito Utara Matangkan Persiapan MTQH XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, hadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Persiapan Musabaqah Tilawatil Qur’an dan Hadis (MTQH) XXXIII Tingkat Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025 yang digelar di ruang rapat Setda Barito Utara, Senin (27/10/2025).
Rakor yang dipimpin oleh Rahmat Muratni, Inspektur pada Pemkab Barito Utara, dihadiri oleh seluruh ketua bidang pelaksana kegiatan MTQH XXXIII.
Dalam arahannya, Rahmat menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak agar pelaksanaan MTQH berjalan lancar, sukses, dan berkesan bagi seluruh Kafilah yang datang dari berbagai daerah.
“Semua unsur harus bersinergi. Kita ingin MTQ ini menjadi ajang yang tidak hanya meriah, tapi juga mencerminkan semangat syiar Al-Qur’an dan ukhuwah Islamiyah,” ujarnya.
Baca Lainnya :
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
MTQH XXXIII tingkat Provinsi Kalimantan Tengah akan digelar pada 14–22 November 2025, dipusatkan di Arena Tiara Batara, Muara Teweh.
Kegiatan ini akan diikuti oleh 14 kabupaten/kota se Kalteng dengan tema “Meningkatkan Syiar Al-Qur’an dan Hadis serta Memperkokoh Ukhuwah Islamiyah dan Wathaniyah Demi Terwujudnya Kalteng Maju, Berkah, dan Sejahtera.”
Dalam rakor tersebut, setiap bidang menyampaikan progres kesiapan masing-masing. Bidang Sekretariat yang diketuai Syahmiludin melaporkan bahwa kesiapan administrasi dan perlengkapan telah mencapai 90 persen.
Sementara itu, Ketua Bidang Musabaqah dan Perhakiman, Alhadi, mengungkapkan bahwa pelaksanaan MTQ kali ini akan melibatkan sekitar 130 hakim dan panitera. Lomba akan digelar di 11 lokasi berbeda, termasuk Aula Bappeda, Aula SMPN 1, Gedung LPTQ, dan Aula DLH, serta disiapkan 14 lokasi pemondokan bagi para kafilah.
Selain lomba, akan digelar pula seminar keagamaan pada 19 November 2025 di Ruang Rapat DPRD Barito Utara dengan peserta sekitar 250 orang yang terdiri dari perwakilan kafilah, akademisi, dan masyarakat umum.
Kabupaten Barito Utara juga akan menampilkan pameran bernuansa Islam, termasuk naskah Al-Qur’an kuno tulisan tangan sebagai koleksi khas daerah.
Dari Bidang Kesehatan, Dinas Kesehatan melaporkan telah menyiapkan 27 tenaga medis dan 5 dokter umum yang akan bertugas selama 24 jam di posko kesehatan.
Sementara itu, Dinas Perdagangan dan Perindustrian melalui Kadis Dewi Handayani akan menggelar pameran pasar murah pada 16–21 November dengan menyiapkan 16 tenda di area utama kegiatan.
Untuk mendukung mobilitas peserta, Bidang Transportasi yang dipimpin Mihrab Buana Pati menyediakan 27 unit armada dan tambahan satu mobil di setiap pemondokan.
Dalam arahannya, Bupati H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia dan bidang yang telah bekerja keras menyiapkan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa waktu persiapan yang tersisa sekitar 17 hari harus dimanfaatkan sebaik mungkin agar semua urusan rampung sebelum hari pelaksanaan.
“Saya minta mulai tanggal 1, 7, dan 14 November nanti dibuat laporan perkembangan masing-masing bidang. Kita buat grup WhatsApp untuk memudahkan koordinasi dan memantau progres kegiatan,” tegasnya.
Bupati juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan, kenyamanan kafilah, ketersediaan air bersih, dan fasilitas umum seperti kamar mandi. Ia bahkan mengusulkan adanya agenda khusus Barito Utara Bersholawat di sela kegiatan MTQH sebagai bentuk syiar keagamaan dan doa bersama untuk keberkahan daerah.
Pada lokasi pameran Bupati meminta melibatkan UMKM serta pedagang kecil / Asongan dengan ditata rapi dan tertib.
“MTQ ini harus meninggalkan kesan mendalam. Kita ingin Muara Teweh menjadi tuan rumah yang ramah, bersih, dan penuh kenangan indah bagi seluruh kafilah,” tutur Shalahuddin.
Sebagai tambahan pada malam penutupan tidak ada pesta kembang api pengunjung dan peserta akan dihibur bersama Wali Band dari Jakarta.
“MTQ ini bukan sekadar lomba, tapi momentum memperkuat syiar Islam dan memperkokoh persaudaraan umat. Kita ingin semua pulang membawa kesan baik dari Barito Utara,” pungkas Bupati.
(A)

.jpg)
.jpg)











