- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
Pemkab Barito Utara Gelar Pelatihan Pengelolaan Arsip dan Penerapan Aplikasi Srikandi

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Dinas Kearsipan dan Perpustakaan (Dissiptaka) menggelar pelatihan pengelolaan arsip dinamis dan penerapan aplikasi Srikandi bagi perangkat daerah, Selasa (11/11/2025) di aula utama kantor Dissiptaka Muara Teweh.
Kegiatan dibuka oleh Bupati Barito Utara melalui staf ahli, drg. Dwi Agus Setyowaty, serta dihadiri narasumber dari Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI).
Dalam sambutannya, drg. Dwi menyampaikan bahwa aplikasi Srikandi merupakan bagian dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) yang bertujuan mewujudkan tata kelola arsip digital yang aman, efisien, dan terintegrasi.
Baca Lainnya :
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
- Generasi Nias Melek Teknologi, PRSI Sumut dan BINUS Medan Gelar Workshop Robotika
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
Ia menegaskan pentingnya kesadaran seluruh perangkat daerah dalam menjaga kearsipan sebagai bagian dari akuntabilitas publik, bukan sekadar tugas Dissiptaka.
“Melalui pelatihan ini diharapkan peserta dapat memahami dan menerapkan sistem pengelolaan arsip modern berbasis elektronik guna mendukung pemerintahan yang efisien dan paperless,” ujar drg. Dwi.
(A)

.jpg)
.jpg)











