- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pramono Anung Pastikan Anggaran Kesehatan Tak Dipangkas, Resmikan Gedung Baru Puskesmas Matraman
- Perkuat Akses dan Ketahanan Wilayah, Danramil 01/Tln Lakukan Pembangunan Jembatan Garuda
- Koramil 07/Pda Bersama DLH Lakukan Aksi Bersih Lingkungan Di Perigi Baru
- Patroli Malam Kodim 0506/Tgr Jaga Keamanan dan Ketertiban Wilayah
- Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, dan Pemimpin Bangsa
- Bank Jakarta Usung Visi Financial Operating System untuk Perkuat Ekosistem Kota
- Bupati Barito Utara Tinjau Pembangunan Jembatan Tumpung Laung-Sikan
- Pemkot Tangerang Pastikan SD Swasta Gratis dan Negeri di Kota Tangerang Sama-Sama Berkualitas
- Budidaya Melon Lahan Sempit Untuk Daerah Perkotaan
Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda

Keterangan Gambar : Tan Ngi Hing selaku Dewan Pimpinan Daerah II Himpunan Insan Pencinta Bung Karno (DPD II HIP BK) Blitar
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Momentum bulan Juni punya makna besar bagi Bangsa Indonesia, dimana selain bulan ini ditetapkan sebagai bulan Bung Karno yang juga sekaligus sebagai hari lahirnya Panca Sila, hal penting yang tidak boleh dilupakan bagi generasi muda saat ini memandang pemikiran Bung Karo sebagai Inspirasi yang sangat Relevan pada zaman sekarang, khususnya terkait Nilai Nilai Nasionalisme, Nation and Character Building dan pentingnya menjaga persatuan di tempat Keberagaman Bangsa Indonesia.
Dikemukakan oleh Tan Ngi Hing selaku Dewan Pimpinan Daerah II Himpunan Insan Pencinta Bung Karno (DPD II HIP BK) Blitar, Bung Karno pemikirannya sangat Visioner , gagasan - gagasan Beliau terpusat pada ) Nasionalisme Inklusif, Kemandirian Bangsa dan Persaudaraan Dunia Nasionalisme Bung Karno bukanlah Chaufinisme ( Kebangsaan yang mengagungkan dirinya sendiri secara Ekstrem ).
Beliau memandang Bangsa Indonesia harus merdeka dan berdaulat. Pancasila alat Pemersatu Bangsa yang majemuk serta Pancasila bagi Bung Kamo di rumuskan sebagai Ideologi Geopolitik untuk membangun tata dunia baru yang bebas dari Kolonialisme.
Baca Lainnya :
- Pemikiran Bung Karno Suri Tauladan Bangsa dan Generasi Muda
- Pemkot Tangerang Pastikan SD Swasta Gratis dan Negeri di Kota Tangerang Sama-Sama Berkualitas
- Budidaya Melon Lahan Sempit Untuk Daerah Perkotaan
- Perkuat Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Nglegok Dampingi Petani Kelola Lahan Jagung
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
Tan Ngihing juga menilai bahwa demokrasi yang di gagas oleh Bung Karno, adalah demokrasi yang berakar pada kepribadian Bangsa yakni musyawarah dan mufakat, hal inilah yang menjadikan rumah besar yang bernama Indonesia meskipun beribu ribu pulau dan bermacam-macam suku Bangsa menjadi tetap Kuat dan Bersatu.
Tanggal 1 Juni diperingati oleh Bangsa Indonesia sebagai hari lahirnya Pancasila hal ini adalah sebuah momentum penting dalam sejarah perjalanan Bangsa Indonesia, penetapan hari lahir Pancasila sebagai hari libur Nasional secara resmi dilakukan pada tahun 2016 oleh Presiden RI Joko Widodo melalui Keputusan Presiden ( KEPRES ) No.24 tahun 2016.
Sejak saat itu tanggal 1 Juni Bangsa Indonesia selalu memperingati Hari Lahir Pancasila sebagai tonggak sejarah lahirnya Ideologi Pemersatu Bangsa, peringatan hari lahir Pancasila setiap tahunnya adalah ajakan untuk terus mempererat Persatuan.
Menghargai Perbedaan dan Membangun Indonesia yang Adil , Makmur dan Bermartabat dalam Kebhinekaan, oleh sebab itu pandangan Kami terkait sosok Bung Karno Beliau menanamkan bahwa Indonesia di bangun atas dasar Persatuan seluruh elemen masyarakat bukan milik golongan tertentu.
Hal ini sangat ampuh untuk membendung Ancaman Intoleransi dan menjaga keutuhan NKRI dari Sabang sampai Merauke, " Kami tidak hanya melihat Pancasila sebagai Hapalan Dasar Negara tetapi sebagai INTISARI 5 Jiwa Bangsa yang terus hidup dan solutif dalam menghadapi berbagai tantangan zaman," Ungkap Tan Ngihing.
Maka dari itu Kami DPD II HI PBK sangat berharap kepada para generasi muda sekarang untuk selalu meningkatkan literasi dengan mengunjungi dan memberdayakan perpustakaan di manapun berada.
" kita semua harus cerdas dalam memilih dan memilah Informasi - informasi sehingga tidak terjebak kepada informasi yang menyesatkan dan memecah belah persatuan dan kesatuan Bangsa, " Tandasnya.
Sebagai generasi penerus perjuangan pendiri Bangsa kita harus tetap semangat belajar demi meningkatkan kecerdasan Intelektual, emosional dan spiritual dan yang terpenting literasi sejarah bagi Generasi masa kini, karena dengan sejarah kita bisa mengenal Perjuangan para tokoh - tokoh pendiri Bangsa dalam memperjuangkan kemerdekaan.
Bung Karno telah meninggalkan banyak catatan - catatan penting berupa pemikiran - pemikiran tentang Nasionalisme yang sampai sekarang masih sangat relevan dan tetap di jalankan, di antaranya Pancasila dan Revolusi mental yang menjadi Karakter Bangsa « JAS MERAH...JANGAN SEKALI - KALI MENINGGALKAN SEJARAH....!!! “
" Ini adalah salah satu wasiat Bung Kamo Merdeka......!!! Pungkas Tan Ngi Hing. ( za/mp )














