- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Kontes Sapi dan Expo Skala Nasional Piala Bupati Blitar Sukses Tanpa APBD
- Dari Perkebunan ke Energi Bersih, PTPN I Dorong Bioenergi Menuju Net Zero Emission
- Ribuan Warga Padati Senam Massal Barito Utara, Bupati Serahkan Hadiah Utama Sepeda Motor dan Resmikan Futsal Bupati Cup 2026
- Bupati Barito Utara Deklarasikan GERNAS RANA, Perkuat Komitmen Lindungi Anak
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal
One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal

Keterangan Gambar : sapari fesa
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Potensi Kabupaten Blitar terus dipacu agar dapat menembus pasar global, upaya dan kebijakan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah untuk mengangkat semua potensi tersebut salah satunya adalah melalui program One Vilage One Product (OVOP). Kabupaten Blitar yang secara demografis mempunyai dua wilayah karena aliran sungai Brantas, yakni Blitar Utara dan Blitar Selatan. Keduanya mempunyai karakteristik tanah yang berbeda. Blitar Utara tanahnya lebih subur karena ada Gunung Kelud. Sedangkan Blitar Selatan kondisi tanahnya tandus karena berbatuan bukit Kapur.
Tekat dan kerja keras Bupati Hj.Rini Syarifah mempersempit jurang kesenjangan ekonomi adalah dengan jalan menggandeng perbankan dan stake holder, dengan inovasi OVOP, Pemkab Blitar terus mendukung potensi yang ada di masing - masing desa melalui guna meningkatkan perekonomian di Desa.
Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Asisten, Kepala OPD, Kepala Perbankan dan Ketua Dekranasda terus melakukan safari desa, seperti yang dilakukan di Desa Pikatan dan Desa Wonodadi, Rabu (7/9/2022).
Baca Lainnya :
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
- Mahasiswa Unhas dan Pemkab Bone Perkuat Sinergi melalui Bakti Sosial dan Audiensi Program Pemberdayaan
- Dandim 0808/Blitar Rotasi Personel Pindah Satuan, Mutasi Pembinaan Karier Prajurit
Saat berada di Desa Pikatan Bupati melihat langsung produk UMKM seperti makanan olahan kripik, tanaman hias, susu kambing etawa, senapan angin, produksi pertanian dari Bumdes. Semua masih perlu hadirnya Pemerintah Kabupaten Blitar

"Kami akan terus memotifasi ke setiap desa dengan Kepala OPD untuk memberi solusi bagi pelaku UMKM, kami ingin tahu lansung apa kendala dilapangan, termasuk masalah pemasaran produk UMKM terkait dengan produknya,"ujar Bupati Rini Syarifah.
Usai melihat potensi di Desa Pikatan sambang desa selanjutnya, Bupati yang akrab disapa dengan sebutan Mak Rini melakukan kunjungi ke Desa Wonodadi, disini orang nomor satu di Pemkab Blitar ini melihat kerajinan tempurung kelapa yang berhasil menembus pasar expor.
"Saya minta kerjinan tempurung kelapa ini menambahkan motif cakrapala. Sehingga motif cakrapalah dapat dikenal oleh masyakarat secara luas dan manca negara,"tuturnya.

Selain kerajinan tersebut desa Wonodadi juga terdapat produk UMKM makanan olahan kripik, minuman toga, snack dan kerajinan kayu serta peternak kambing etawa, yang juga sempat ditinjau oleh Bupati wanita pertama di Kabupatem Blitar.
Diberitakan sebelumnya untuk pemasaran produk UMKM, Pemerintah Kabupaten Blitar juga telah melakuan MoU dengan gerai pasar modern yakni Alfamart dan Indomart yang dilounching baru-baru ini. (za/mp)


.jpg)














