One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal
One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal

By Sarinan MP 07 Sep 2022, 21:26:03 WIB Headline
One Vilage One Product Bagian Upaya Pemkab Blitar Gairahkan Produk Lokal

Keterangan Gambar : sapari fesa


MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Potensi Kabupaten Blitar terus dipacu agar dapat menembus pasar global, upaya dan kebijakan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah untuk mengangkat semua potensi tersebut salah satunya adalah melalui program One Vilage One Product (OVOP). Kabupaten Blitar yang secara demografis mempunyai dua wilayah karena aliran sungai Brantas, yakni Blitar Utara dan Blitar Selatan. Keduanya mempunyai karakteristik tanah yang berbeda. Blitar Utara tanahnya lebih subur karena ada Gunung Kelud. Sedangkan Blitar Selatan kondisi tanahnya tandus karena berbatuan bukit Kapur.

Tekat dan kerja keras Bupati Hj.Rini Syarifah mempersempit jurang kesenjangan ekonomi adalah dengan jalan menggandeng perbankan dan stake holder, dengan inovasi OVOP, Pemkab Blitar terus mendukung potensi yang ada di masing - masing desa melalui guna meningkatkan perekonomian di Desa. 

Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Asisten, Kepala OPD, Kepala Perbankan dan Ketua Dekranasda terus melakukan safari desa, seperti yang dilakukan di Desa Pikatan dan Desa Wonodadi, Rabu (7/9/2022). 

Baca Lainnya :

Saat berada di Desa Pikatan Bupati melihat langsung produk UMKM seperti makanan olahan kripik, tanaman hias, susu kambing etawa, senapan angin, produksi pertanian dari Bumdes. Semua masih perlu hadirnya Pemerintah Kabupaten Blitar 


"Kami akan terus memotifasi ke setiap desa dengan Kepala OPD untuk memberi solusi bagi pelaku UMKM, kami ingin tahu lansung apa kendala dilapangan, termasuk masalah pemasaran produk UMKM terkait dengan produknya,"ujar Bupati Rini Syarifah.

Usai melihat potensi di Desa Pikatan sambang desa selanjutnya, Bupati yang akrab disapa dengan sebutan Mak Rini melakukan kunjungi ke Desa Wonodadi, disini orang nomor satu di Pemkab Blitar ini melihat kerajinan tempurung kelapa yang berhasil menembus pasar expor. 

"Saya minta kerjinan tempurung kelapa ini menambahkan motif cakrapala. Sehingga motif cakrapalah dapat dikenal oleh masyakarat secara luas dan manca negara,"tuturnya. 


Selain kerajinan tersebut desa Wonodadi juga terdapat produk UMKM makanan olahan kripik, minuman toga, snack dan kerajinan kayu serta peternak kambing etawa, yang juga sempat ditinjau oleh Bupati wanita pertama di Kabupatem Blitar.

Diberitakan sebelumnya untuk pemasaran produk UMKM, Pemerintah Kabupaten Blitar juga telah melakuan MoU dengan gerai pasar modern yakni Alfamart dan Indomart yang dilounching baru-baru ini. (za/mp)




  • Harap Perdamaian, Keluarga Salah Satu Tersangka Kasus Padel Gelar Doa Bersama

    🕔06:10:59, 29 Jun 2026
  • Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur

    🕔15:54:28, 18 Jun 2026
  • Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta

    🕔03:06:40, 18 Apr 2026
  • Sorotan Nasional! Ateng Sutisna : DHE SDA Harus Jadi Solusi, Bukan Beban Baru Tata Kelola PSE

    🕔17:45:49, 15 Apr 2026
  • Dibalik Kemewahan dan Utang, Film Aku Harus Mati, Ungkap Sisi Gelap Ambisi

    🕔20:22:18, 26 Mar 2026