- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
- Laksanakan Monev KKD Komisi IV DPRD Tekankan Evaluasi Kelayakan Mitra Komisi
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
Mustofa S.Pd Caleg DPRD Kabupaten Blitar dari PKB Dapil 5 Siap Berjuang untuk Kejahteraan Rakyat dan Guru

Keterangan Gambar : Mustofa S. Pd Caleg DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Dapil 5
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Ajang kontestasi pesta demokrasi Pemilu 2024 semakin dekat, Mustofa S.Pd terpanggil memenuhi suara panggilan rakyat terjun ke dunia politik untuk maju sebagai Caleg DPRD Kabupaten Blitar dari Partai Kebangkitan Bangsa ( PKB ) Dapil 5 meliputi Kecamatan Wlingi, Selopuro, Kesamben dan Selorejo, dalam sisa umurnya Mustofa sebagai orang yang cukup dikenal sebagai tokoh reformasi pendidikan ini mengaku sangat prihatin mendengar nasib para guru yang kurang diperhatikan hak haknya, rakyat masih menjerit berbicara tentang pendidikan. Hal ini disampaikan Mustofa kepada media ini pada Selasa (23/01/24) disalah satu tempat di kota Blitar. Dia jika diberi amanah oleh rakyat akan berjuang bersama rakyat.
Nama Mustofa sudah tidak asing lagi bagi rekan sejawat di dunia pendidikan se Kabupaten Blitar, Mustofa yang juga sebagai mantan Ketua Ikatan Komunitas Camat (IKOMAT) Kabupaten Blitar, sebagai
Ketua PGRI, Ketua forum guru reformasi, Dia mengaku termotifasi memenuhi panggilan nurani memperjuangkan kesejahteraan para tenaga pendidik di Kabupaten Blitar.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Laksanakan Monev KKD Komisi IV DPRD Tekankan Evaluasi Kelayakan Mitra Komisi
- Bagas Mendesak Pemkab Blitar Tegas Sikapi Kepastian Hukum PSHT Masuk IPSI Pusat
- Dinkes Absen dalam Audiensi, DPRD Majalengka Tegaskan Pentingnya Akuntabilitas Pengelolaan IPAL
"Sebenarnya saya terjun ke dunia politik atas dorongan dan keinginan masyarakat juga tokoh tokoh agama, untuk itulah sisa umur hidup saya ingin mengabdi untuk masyarakat, kami mohon doa restu dan dukungan masyarakat Dapil 5 nomor urut 5 partai Kebangkitan Bangsa (PKB)," ungkapnya
Mustofa dalam perjalanan meniti karie sebagai ASN juga dikenal sebagai Ketua koordinator olah raga, Dia yang juga pernah menjabat sebagai Camat selorejo tercatat pernah mengukir berprestasi terkait kenaikan PAD dari rangking 20 menjadi 4 besar se Kabupaten blitar, memperoleh dana pusat DPR RI untuk pembangunan jembatan gantung desa Banjarsari selorejo.
"Memang hal itu hanya bagian kecil upaya membantu kesejahteraan masyarakat melancarkan roda perekonomian rakyat kecil," tutur Mustofa yang juga sebagai memperjuangkan nasib guru se kab Blitar terkait pangkat dan peningkatan hak hak guru menuju kesejahteraan para guru Guru Bantu ini. Secara umum Dia bersemboyan, "Hak guru terbelenggu saya siap maju memperjuangkan, pendidikan terabaikan kami siap menentang"
Untuk diketahui, secara umum Mustofa S.Pd pernah menorehkan sejarah bagi nasib para guru yang hak - haknya dikebiri, perjuangan Mustofa yang juga pernah sebagai ASN di Satpol PP ini awalnnya berfikir berjuang hanya untuk guru lokal Kabupaten Blitar di era 90an, namun gema pergerakan kala itu sempat mendapat respon yang luar biasa oleh pemerintah hingga ke tingkat nasional, karena perjuangan pergerakan itu nasib guru mulai terangkat kesejahterannya, untuk perjuangan yang masih panjang ini, " Bila saya dipercaya masyarakat duduk di kursi Parlemen DPRD Kabupaten Blitar saya akan lebih serius memperjuangkan nasib para tenaga pendidik di Kabupaten Blitar untuk mewujudkan masyarakat yang cerdas, mandiri dan berdaya saing," tandasnya.
Mantan tenaga pendidik dan tokoh pergerakan ini juga berharap ada gayung bersambut dari semua elemen masyarakat, Pemilu 2024 agar menggunakan hak pilih sesuai hati nurani, rakyat menjadi pemilih yang cerdas melawan politik uang, memerangi money politic secara masif.
"Untuk mewujudkan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, bersih dari korupsi, jangan kita sampai tergiur uang, menjual suara, harga diri kita hanya untuk kepentingan sesaat hanya demi uang tak seberapa, pesta demokrasi menentukan arah bagi kelangsungan pembangunan jangka menengah dan jangka panjang,"pungkasnya. (za/mp)

















