- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
- 150 Peserta Mengikuti Diklat Pencak Silat Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate ini Tujuanya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
- Tim HRI Kunci Gelar Juara Nasional ITCR 1200 dan ISTCR 3600 Sejak Putaran 5 MFoS 2026
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Bendera Rutin, Kasdim Bacakan Amanat Panglima TNI.
Motor Anak Wartawan Diembat Maling, Polisi Diminta Ungkap Pelaku Pencurian

MEGAPOLITANPOS.COM Kota Tangerang - Aksi pelaku pencurian kendaraan bermotor (Curanmor) di wilayah Karawaci semakin menggila. Kini, motor honda beat warna hitam B 3710 CTU milik anak seorang wartawan GN (47) menjadi sasaran pelaku Curanmor. Jum'at (12/7/2023)
Diketahui, milik tersebut sehari-hari pakai anak GN untuk bekerja. Namun naas, saat sepulang kerja motor tersebut yang biasa diparkir di lokasi kos-kosan milik Sdr Yusuf pada pukul 17:30 , di Jalan Sinar Hati Vl A, Kelurahan Sukajadi, RT 04 RW 02, Kecamatan Karawaci, Kota Tangerang, tiba-tiba pada pukul 21:00 lenyap diduga diembat maling.
Saat ditemui media ini, NSI (20) anak Gn menceritakan, sepulang kerja dirinya biasa memarkirkan kendaraanya di kos-kosan bersama milik warga yang kos dilokasi tersebut.
Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Usai memarkirkan kendaraanya pada pukul 17:30 ia naik ke lantai 3 kosanya, tak berselang lama yakni pada pukul 21:00 dia turun kebawah hendak ke loundri, tapi alangkah kagetnya saat melihat motornya sudah tidak berada ditempat.
"Pulang kerja saya parkir ditempat biasa kos kosan, saya naik keatas kamar kos nggak lama saya turun motor saya sudah nggak ada hilang," kata Syifa.
Atas kejadian tersebut dia mengabarkan ke orang tuanya Gn via sambungan WhatsApp, dan menyarankan untuk segera melaporkan ke Polsek Karawaci.
"Segera lapor ya ke Polsek, Bapak sudah koordinasi sama Bhabinkamtibmas Pak Febri dan Petugas piket jaga malam," kata Gn ke putrinya.
Gn sangat menyesalkan kejadian tersebut, ia menilai aksi pencurian motor yang kian masif di wilayah Karawaci sudah tidak bisa dibiarkan lagi. Ia meminta polisi untuk mengungkap jaringan curanmor yang ada di wilayah Karawaci dan sekitarnya.
"Saya minta polisi mengungkap kejadian curanmor yang menimpa anak saya, saya juga berterima kasih kepada anggota Polsek Karawaci yang menerima laporan anak saya dan langsung melakukan olah TKP," ujarnya.
Gn berharap Polisi khususnya Satreskrim Polsek Karawaci bisa mengungkap para pelaku pencurian di wilayah Karawaci yang aksinya sudah sangat meresahkan warga.
"Semoga Bapak-bapak Polisi khususnya Polsek Karawaci, Polres Metro Tangerang Kota bisa mengungkap kejadian Curanmor yang menimpa anak saya," tandasnya.
Ia juga meminta agar warga Karawaci berhati-hati dalam memarkir kendaraanya dengan memakai konci Ganda. Dan pemilik kontrakan memasang CCTV agar jika ada kejadian pelaku mudah di identifikasi.
"Saya minta para pemikik kos-kosan memasang CCTV, apalagi kos-kosan sebesar milik Pak Yusuf ini. Masa nggak ada sefti keamananya," tukasnya.
Ketua RT 04, RW 02, Kelurahan Sujadi, Agoes saat ditemui mengatakan, dengan adanya kejadian ini dirinya siap menghimbau pemilik kos kosan untuk memasang CCTV dan jika perlu akan mencari petugas keamanan untuk menjaga lingkungan.
"Nanti akan saya tegur pemilik kontrakanya, biar dia pasang CCTV untuk memudahkan identifikasi pelaku kejahatan jika terjadi hal yang sama, bukan hanya kosan pak Yusuf tapi juga yang lainya," tutupnya. ** (Jhn)


.jpg)

.jpg)











