- ICX Jakarta 2026 Resmi Dibuka, Tumbuhkan Ekosistem dan Industri Kopi Indonesia
- Kepala BKPSDM Majalengka Tegaskan PPPK Paruh Waktu Tak Dirumahkan
- Wabup Felix Tegaskan Komitmen Barito Utara Selaraskan Pembangunan dengan Prioritas Nasional
- Lima Fraksi DPRD Barito Utara Sampaikan Pemandangan Umum atas Raperda Perubahan APBD 2026
- Perubahan APBD 2026 Mulai Dibahas, DPRD Barito Utara Tekankan Kebersamaan
- Karhutla Barito Utara Meningkat, 182 Kejadian dan 405 Hotspot Tercatat hingga Agustus
- Rakor Pembangunan, Bupati Tekankan APBD Harus Tepat Sasaran dan Berdampak
- Polres Majalengka Gaspol Edukasi AI, 102 Siswa SMKN 1 Maja Dibekali Literasi Digital
- Sebanyak 47 Personel Kodim 0808 Terima Tugas Pindah Satuan Asimilasi YTP Dan BTP Tahap IV TA. 2026
- KKN Unma Berakhir, Desa Mekarjaya Didorong Lanjutkan Program Pemberdayaan
Menkes Sebut Kasus Cacar Monyet Mengalami Peningkatan di Indonesia

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyampaikan penyebaran kasus cacar monyet (Monkeypox) di Indonesia terus mengalami peningkatkan. Budi mengatakan, data terbaru Kementerian Kesehatan mencatat sudah ada 34 kasus cacar monyet yang tersebar di berbagai daerah.

Baca Lainnya :
- H. Iing Bongkar Masalah Proyek Majalengka: Belum PHO Sudah Rusak
- Sukses Gelaran Festival Es Campur Merdeka Khas Blitar, Awak Media Hadir Berkontestasi
- Komisi Ii DPRD Kota Tangerang Apresiasi Program CKG
- Wakil Ketua I DPRD H. Benny Siswanto Hadiri Malam Resepsi Kenegaraan dan Silaturahmi
- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
Terakhir Mpox per kemarin 34, penyebarannya meningkat dan ini sudah terjadi penularan lokal, banyak di Jakarta dan kemarin sudah mulai menyebar ke Banten dan Bandung," ujar Budi Gunadi saat rapat kerja dengan Komisi IX DPR, Selasa (7/11/2023).
Budi Gunadi menyampaikan, sebenarnya wabah cacar monyet sudah meningkat di dunia pada tahun lalu. Namun, saat itu Indonesia hanya ada satu kasus di Indonesia yang merupakan impor kasus dari Singapura. Kasus cacar monyet di Indonesia sudah kategori penularan lokal.
" Di dunia tahun lalu ini outbreaknya. Yang sekarang di Jakarta itu sudah penularan lokal, penyakit ini sensitif. Kenapa? Karena terjadi di segmen khusus, yang kita diskusikan itu (kelompok lelaki seks lelaki) LSL karena perilakunya ganti-ganti," ujar Budi Gunadi.

Budi Gunadi juga menyoroti hasil laporan pelacakan mengenai gaya hidup LSL yang semakin meningkat sehingga menjadi penyebab meningkatnya penyakit cacar monyet maupun HIV. Kendati demikian, Kementerian Kesehatan bergerak mengatasi penyebaran kasus cacar monyet tersebut dengan memberi pengobatan maupun vaksin.
"Kita kerjanya di bawah saja diam-diam dengan kelompok kelompok sosial masyarakat yang memang masuk di bidang ini, karena takutnya akan berikan stigma sehingga jadi tidak efektif intervensi kesehatanya," ujarnya.
Sementara untuk vaksin akan diberikan kepada individu yang terpapar cacar monyet. "Kita sudah siapkan vaksinnya, tapi ke kelompok-kelompok dengan faktor risiko khusus, Dan obatnya juga sudah ada antivirus dan sudah kita datangkan, dan hampir semuanya sembuh dan belum ada yang wafat," imbuhnya.(reporter: Achmad Sholeh)
















