- Hari Lingkungan Hidup 2026: Ketua DPRD Kota Bogor Dorong Aksi Nyata Penanaman Pohon
- Dengar Kisah Marbot Jadi Panglima di 1 Muharram 1448 H, Ini Pesan Menyentuh Ketua DPRD Kota Bogor
- Belajar Sampaikan Aspirasi, Siswa SMPIT Nurul Fikri Datangi DPRD Kota Bogor
- Hadiri Job Fair 2026, Komisi IV DPRD Bogor Dorong Penurunan Pengangguran
- Tak Berizin, DPRD Kota Bogor Minta Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
- Warga Baru PSHT Cabang Kota Blitar, Gerbang Masuk Persaudaraan
- Ghost Buzzer Siap Warnai Liburan Sekolah, Horor Anak Penuh Pesan Persahabatan dan Keberanian
- PTPN Group Gelar Donor Darah dan Edukasi Kesehatan, Wujud Nyata Kepedulian Sosial
- AWI Soroti Dugaan Intimidasi Wartawan di DPRD Majalengka, Minta Klarifikasi
- Ribuan Jamaah Meriahkan Pawai Obor dan Gempita Muharram 1448 H di Masjid Jami Nurul Hidayah
Melalui Wirausaha, Menteri UMKM Ajak Mahasiswa UI Menjadi Penggerak Masa Depan Bangsa

Keterangan Gambar : acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Kick Off Micropreneur Fest di Kampus UI, Depok, Selasa (5/8),
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) untuk menjadi pendobrak masa depan perekonomian bangsa melalui wirausaha.
Menteri Maman dalam kuliah umum yang berlangsung pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Kick Off Micropreneur Fest di Kampus UI, Depok, Selasa (5/8), menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai akselerator transformasi ekonomi Indonesia.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru UI, Menteri Maman menyampaikan bahwa untuk menjadi pendobrak masa depan, setidaknya ada enam syarat utama yang harus dimiliki para mahasiswa.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Promosi Wastra Kalimantan Timur
- Menteri UMKM Apresiasi KURDA Bunga 0 Persen untuk Pengusaha UMKM Sragen
- Menteri Maman Siapkan Aturan Pelindungan dan Perkuatan Ekosistem Digital UMKM
- Menteri Maman Ajak Pengusaha UMKM di NTT Optimalkan KUR
- Menteri UMKM Lantik Sekretaris Kementerian dan Deputi Kewirausahaan
“Pertama adalah iman dan keyakinan yang teguh. Tidak akan ada satu pun orang di dunia ini, sehebat apa pun dia, yang mampu memulai sesuatu tanpa iman dan keyakinan dalam dirinya,” kata Menteri Maman.
Syarat kedua, kata Menteri Maman, adalah ilmu pengetahuan yang memadai. Menurutnya, ilmu merupakan bekal dasar untuk mengidentifikasi masalah. “Tanpa ilmu, kalian akan berjalan dalam kegelapan. Maka teruslah belajar dan terbuka pada hal-hal baru,” katanya.
Ketiga, mahasiswa harus memiliki ideologi yang jelas. “Ilmu tanpa ideologi itu berbahaya. Ideologi adalah kompas yang menentukan arah dan batas dari langkah kalian. Ia menjadi pemandu dalam perjalanan hidup,” ujarnya.
Syarat keempat adalah organisasi yang tertata rapi. Menteri Maman mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan lingkungan dan fasilitas yang tersedia di UI sebagai kendaraan dalam menggapai mimpi. “Universitas ini adalah salah satu tempat terbaik untuk menempa diri, berjejaring, dan merancang masa depan,” kata Menteri UMKM.
Kelima, Menteri Maman menyebut pentingnya strategi dan taktik yang tepat. Ia mengutip buku klasik The Art of War karya Sun Tzu: “Kenali lawanmu, kenali medanmu, maka seribu pertempuran akan kamu menangkan.” Ia menekankan bahwa memahami kondisi dan merancang langkah cerdas adalah bagian dari kunci sukses.
Syarat terakhir, menurut Menteri Maman, adalah kemampuan teknis yang mumpuni. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk mengeksekusi ide. “Kalau kalian tidak punya keberanian untuk mengeksekusi, kalian tidak akan pernah meraih mimpi dan tidak akan jadi pemenang. Ragumu adalah rugimu,” katanya.
Menutup kuliah umumnya, Menteri Maman menyampaikan bahwa masa depan hanya akan berpihak pada mereka yang berani melangkah dan mengeksekusi mimpinya. “Masa depan hanya akan pernah ramah dan mau berkompromi bagi mereka yang punya tekad yang kuat untuk mengeksekusi apapun yang menjadi mimpi dan cita-citanya,” kata Menteri Maman.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan peluncuran program kolaboratif antara Kementerian UMKM dan Universitas Indonesia untuk mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan kampus berbasis pengembangan usaha mikro.
Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., menyambut baik kerja sama ini. Ia menyampaikan bahwa UI memiliki potensi besar sebagai wadah pengembangan ide bisnis, pengelolaan usaha, dan penciptaan nilai tambah oleh mahasiswa.
“Keterlibatan mahasiswa dalam kewirausahaan akan membentuk pribadi yang mandiri, terampil dalam mengambil keputusan, dan bertanggung jawab,” katanya.
Lebih lanjut, Prof. Heri menyatakan bahwa mahasiswa UI tidak hanya disiapkan untuk menjadi tenaga kerja, tetapi juga dituntut untuk menjadi perintis usaha yang relevan dengan perkembangan zaman. Ia berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu melahirkan ide-ide baru dan menjadi bagian dari solusi atas keterbatasan lapangan kerja di Indonesia, dengan menciptakan peluang kerja mereka sendiri.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)












