- Partai NasDem Terima Aspirasi Gerakan Koperasi, Peran Perkoperasian Diperkuat
- Kapolri Silaturahmi Ramadan 2026 Bareng Buruh KSPSI di Jawa Timur
- Gelombang Pertama Evakuasi WNI dari Iran Tiba di Indonesia, Imigrasi Beri Layanan Prioritas
- Transaksi Makin Praktis, Bank Jakarta Dorong Digitalisasi di Bazar Ramadan Pasar Jaya
- Resmikan Sundra Family Care, Menkop Apresiasi Diversifikasi Bisnis Kopontren Sunan Drajat Jatim
- Pemkab Barito Utara Hadiri Paripurna DPRD Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi RPJMD 2025–2029
- Paripurna DPRD Bahas Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD Barito Utara
- Fraksi DPRD Sampaikan Pendapat Akhir terhadap Raperda RPJMD Barito Utara 2025–2029
- DPRD Barito Utara Gelar Paripurna Penyampaian Pendapat Akhir Fraksi terhadap RPJMD 2025–2029
- Parmana Setiawan, Safari Ramadhan Bukti Sinergi Eksekutif dan Legislatif di Tengah Masyarakat
Melalui Wirausaha, Menteri UMKM Ajak Mahasiswa UI Menjadi Penggerak Masa Depan Bangsa

Keterangan Gambar : acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Kick Off Micropreneur Fest di Kampus UI, Depok, Selasa (5/8),
MEGAPOLITANPOS.COM, Depok – Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak mahasiswa Universitas Indonesia (UI) untuk menjadi pendobrak masa depan perekonomian bangsa melalui wirausaha.
Menteri Maman dalam kuliah umum yang berlangsung pada acara Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) dan Kick Off Micropreneur Fest di Kampus UI, Depok, Selasa (5/8), menekankan pentingnya peran generasi muda sebagai akselerator transformasi ekonomi Indonesia.
Di hadapan ribuan mahasiswa baru UI, Menteri Maman menyampaikan bahwa untuk menjadi pendobrak masa depan, setidaknya ada enam syarat utama yang harus dimiliki para mahasiswa.
Baca Lainnya :
- Diskusi UMKM: KUR Meningkat, Tapi Produk Impor dan Biaya Platform Digital Jadi Tantangan
- Kementerian UMKM Dukung BKPM Percepat Legalitas Usaha Mikro
- Percepat Akses Pembiayaan UMKM Sumut, Kementerian UMKM Gelar Akad Massal KUR
- Menteri UMKM: Penindakan Impor Ilegal Perkuat Perlindungan dan Daya Saing UMKM
- Pemkot Depok dan Bogor Bersinergi, Underpass Citayam Ditargetkan Tuntas 2027
“Pertama adalah iman dan keyakinan yang teguh. Tidak akan ada satu pun orang di dunia ini, sehebat apa pun dia, yang mampu memulai sesuatu tanpa iman dan keyakinan dalam dirinya,” kata Menteri Maman.
Syarat kedua, kata Menteri Maman, adalah ilmu pengetahuan yang memadai. Menurutnya, ilmu merupakan bekal dasar untuk mengidentifikasi masalah. “Tanpa ilmu, kalian akan berjalan dalam kegelapan. Maka teruslah belajar dan terbuka pada hal-hal baru,” katanya.
Ketiga, mahasiswa harus memiliki ideologi yang jelas. “Ilmu tanpa ideologi itu berbahaya. Ideologi adalah kompas yang menentukan arah dan batas dari langkah kalian. Ia menjadi pemandu dalam perjalanan hidup,” ujarnya.
Syarat keempat adalah organisasi yang tertata rapi. Menteri Maman mengajak mahasiswa untuk memanfaatkan lingkungan dan fasilitas yang tersedia di UI sebagai kendaraan dalam menggapai mimpi. “Universitas ini adalah salah satu tempat terbaik untuk menempa diri, berjejaring, dan merancang masa depan,” kata Menteri UMKM.
Kelima, Menteri Maman menyebut pentingnya strategi dan taktik yang tepat. Ia mengutip buku klasik The Art of War karya Sun Tzu: “Kenali lawanmu, kenali medanmu, maka seribu pertempuran akan kamu menangkan.” Ia menekankan bahwa memahami kondisi dan merancang langkah cerdas adalah bagian dari kunci sukses.
Syarat terakhir, menurut Menteri Maman, adalah kemampuan teknis yang mumpuni. Ia menekankan pentingnya keberanian untuk mengeksekusi ide. “Kalau kalian tidak punya keberanian untuk mengeksekusi, kalian tidak akan pernah meraih mimpi dan tidak akan jadi pemenang. Ragumu adalah rugimu,” katanya.
Menutup kuliah umumnya, Menteri Maman menyampaikan bahwa masa depan hanya akan berpihak pada mereka yang berani melangkah dan mengeksekusi mimpinya. “Masa depan hanya akan pernah ramah dan mau berkompromi bagi mereka yang punya tekad yang kuat untuk mengeksekusi apapun yang menjadi mimpi dan cita-citanya,” kata Menteri Maman.
Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman dan peluncuran program kolaboratif antara Kementerian UMKM dan Universitas Indonesia untuk mendorong terbentuknya ekosistem kewirausahaan kampus berbasis pengembangan usaha mikro.
Sementara itu, Rektor Universitas Indonesia, Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah, S.T., M.Eng., IPU., menyambut baik kerja sama ini. Ia menyampaikan bahwa UI memiliki potensi besar sebagai wadah pengembangan ide bisnis, pengelolaan usaha, dan penciptaan nilai tambah oleh mahasiswa.
“Keterlibatan mahasiswa dalam kewirausahaan akan membentuk pribadi yang mandiri, terampil dalam mengambil keputusan, dan bertanggung jawab,” katanya.
Lebih lanjut, Prof. Heri menyatakan bahwa mahasiswa UI tidak hanya disiapkan untuk menjadi tenaga kerja, tetapi juga dituntut untuk menjadi perintis usaha yang relevan dengan perkembangan zaman. Ia berharap, melalui kegiatan ini, mahasiswa mampu melahirkan ide-ide baru dan menjadi bagian dari solusi atas keterbatasan lapangan kerja di Indonesia, dengan menciptakan peluang kerja mereka sendiri.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

















