- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
- Tampilkan Tokoh Wayang Bima dan Gatut Kaca Satlantas Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 .
- Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Majalengka Dorong Atap Genting sebagai Kebijakan Ekonomi Rakyat
- BNI Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Kredit Tumbuh 15,9% dan Laba Rp20 Triliun
- Pimpin Cabor Percasi Kota Blitar Ini Pesan Mohammad Trijanto Kepada Atlit
- Hari Jadi Majalengka ke-186, Puluhan Anak Ikuti Sunatan Massal di Puskesmas Leuwimunding
- Polemik Kepemimpinan PPP Jawa Barat Memanas: Pepep Saeful Hidayat Gugat SK Plt Uu Ruzhanul ke Mahkamah Partai
- Pemkot Depok dan Bogor Bersinergi, Underpass Citayam Ditargetkan Tuntas 2027
- Operasi Keselamatan Jaya 2026 Berlangsung Hingga 15 Februari 2026
Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Lewat Sentuh Tanahku: Tidak Perlu Makan Waktu Lama
Tidak Perlu Makan Waktu Lama

Keterangan Gambar : Masyarakat Rasakan Kemudahan Layanan Lewat Sentuh Tanahku
Megapolitanpos.com - Kabupaten Karawang - Inovasi layanan yang diberikan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sudah mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Sebagai pemohon di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang, Ana Dahliana (57) mengatakan bahwa dengan aplikasi Sentuh Tanahku ia dapat mengakses berbagai layanan pertanahan secara lebih mudah dan transparan.
“Sudah tahu kapan jam-jamnya datang, jadi tidak perlu makan waktu lama untuk antre. Terus nanti kan di Sentuh Tanahku, kita bisa lihat berkas kita sudah sampai mana. Kita tinggal lihat di Sentuh Tanahku, terus cek nomor pendaftarannya, cek nomor berkas ya. Lihat kode _captcha_, udah kelihatan,” kata Ana Dahliana, saat sedang mengurus berkas pertanahan di Kantor Pertanahan Kabupaten Karawang.
Saat Ana Dahliana mengurus peralihan sertipikat tanahnya dari analog menjadi Sertipikat Elektronik, ia menggunakan Sentuh Tanahku untuk mendapatkan antrean secara _online_. Lewat fitur Antrian Online, ia langsung mengetahui kapan harus datang ke Kantor Pertanahan. “Menurut saya mudah aplikasi ini, alhamdulillah. Lebih mudah dibandingkan manual,” katanya.
Baca Lainnya :
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
- Tampilkan Tokoh Wayang Bima dan Gatut Kaca Satlantas Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 .
- Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Majalengka Dorong Atap Genting sebagai Kebijakan Ekonomi Rakyat
- BNI Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Kredit Tumbuh 15,9% dan Laba Rp20 Triliun
Transformasi digital melalui Sentuh Tanahku diharapkan dapat semakin mendekatkan layanan pertanahan kepada masyarakat. Ana Dahliana mengajak masyarakat, khususnya yang berusia lanjut, untuk tidak ragu memanfaatkan layanan digital yang disediakan pemerintah. “Sekarang zamannya sudah beda, sudah digitalisasi. Jadi orang tua juga jangan terlalu gaptek-gapteklah, walaupun sudah tua,” tutur Ana Dahliana.
Tidak hanya kemudahan akses, ia juga merasa pelayanan pertanahan saat ini jauh lebih baik. Ia melihat langsung adanya peningkatan, terutama pada tampilan peta dalam Sentuh Tanahku serta proses layanan yang semakin cepat. “Penataan peta menurut saya lebih terperinci. Terus prosesnya juga lebih cepat. Rasanya saya kemarin baru _input_, sekarang sudah masukin berkas dan pendaftaran ya, kurang lebih satu bulan,” pungkas Ana Dahliana.
Selain fitur Antrian Online, pada aplikasi Sentuh Tanahku terdapat fitur lain yang dapat masyarakat manfaatkan. Beberapa di antaranya seperti fitur Cari Berkas untuk memantau tahapan proses layanan, mulai dari pendaftaran hingga selesai secara _real time_; fitur Cari Bidang agar masyarakat bisa mengecek langsung letak bidang di peta digital dan mengetahui status kepemilikan suatu tanah. Selain itu, tersedia pula fitur Informasi Layanan Pertanahan serta fitur Layanan Mitra Kerja.

















