- Titiek Soeharto Dorong Pemerintah Serap Telur Peternak dan Atasi Kelangkaan Jagung
- BNI Perkuat Layanan Digital Emerald dan Private lewat wondr by BNI
- Perpres Ojol Baru Atur Kemitraan, Tarif hingga Perlindungan Sosial Pengemudi
- Kementerian UMKM Ajak ASN Gemar Belanja Produk Lokal, 11 Jenama Eksportir Ikut Bazar
- Bukti Peran Aktif Babinsa dan Komduk, Patroli Malam Wujudkan Lingkungan Aman.
- Pemkot Tangerang Wisuda 405 Siswa Sekolah Lansia Angkatan Kedua, Dorong Lansia Mandiri dan Berprestasi.
- Shalahuddin Tegaskan Pendataan dan Verifikasi Pelebaran Jalan Dilakukan Secara Cermat
- Pemkab Barito Utara Percepat Pelebaran Ruas Jalan Dalam Kota Muara Teweh
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Kementerian UMKM Kembangkan Ekosistem Digital bagi UMKM Pascabencana
Mahasiswa Majalengka Dorong Kolaborasi Mitigasi Bencana Bersama DPRD dan BPBD

Keterangan Gambar : Ketua Komisi III DPRD Majalengka H Iing Misbahuddin saat audensi bersama Aliansi BEM. Kamis, (05/02/2026)
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Dalam upaya memperkuat kesiapsiagaan masyarakat menghadapi bencana alam, Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka menerima audiensi dari Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-kabupaten setempat. Kamis, (05/02/2026).
Pertemuan yang berlangsung hangat tersebut juga dihadiri perwakilan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Majalengka.
Fokus utama diskusi adalah peran strategis mahasiswa dalam mengedukasi masyarakat tentang mitigasi bencana, termasuk pemeliharaan infrastruktur dan peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman seperti banjir, longsor, serta angin kencang yang kerap melanda wilayah Jawa Barat.
Baca Lainnya :
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Ringankan Beban Pengemudi Lansia, 120 Becak Listrik Bantuan Prabowo Hadir di Depok
- Polisi Turun Tangan, Harga Beras di Majalengka Dipantau Ketat
- BAZNAS Majalengka Raih Penghargaan, Gerakan Zakat Makin Berdampak
Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Majalengka, H. Iing Misbahuddin, menegaskan bahwa mahasiswa bukan sekadar penyampai kritik, melainkan mitra pembangunan yang vital.
"Mahasiswa memiliki posisi penting sebagai agen edukasi dan penggerak kesadaran publik. Semangat akademis mereka dikombinasikan dengan energi lapangan menjadi kekuatan tambahan bagi kami untuk membangun Majalengka yang lebih tangguh menghadapi bencana," ujarnya.
Ia menambahkan, kolaborasi ini diharapkan menjadi langkah awal pembentukan kerjasama berkelanjutan antara elemen mahasiswa, dewan legislatif daerah, dan BPBD.
Upaya bersama tersebut dianggap krusial mengingat Majalengka sering dilanda cuaca ekstrem, seperti banjir dan longsor yang baru-baru ini menimpa ratusan rumah serta lahan pertanian di awal 2026.
Inisiatif ini mencerminkan tren positif di daerah-daerah rawan bencana di Indonesia, di mana generasi muda melalui organisasi kampus semakin aktif terlibat dalam program pencegahan dan edukasi bencana, sejalan dengan arahan nasional untuk memperkuat budaya siaga bencana di tingkat masyarakat.
Kolaborasi lintas sektor seperti ini diharapkan dapat menjadi model bagi kabupaten/kota lain dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan bencana alam yang semakin sering terjadi. **(Agit)











.jpg)




