- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
Mahasiswa Dan DPRD Kota Tangerang Sepakat Tolak Kenaikan BBM

Keterangan Gambar : Mahasiswa saat ditemui anggota DPRD Kota Tangerang saat melakukan aksi
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang - Digeruduk Mahasiswa terkait Kenaikan BBM, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daeeah (DPRD) Kota Tangerang Syaiful Millah dan Apanudin temui massa aksi di depan gedung DPRD Kota Tangerang, Selasa (6/9/22).
Massa aksi dari mahasiswa Universitas Muhammadiyah Tangerang (UMT) yang berkumpul di depan gedung DPRD Kota Tangerang meminta Anggota DPRD tersebut menandatangani pakta integritas yang mereka berikan.
Hal tersebut setelah perwakilan DPRD Kota Tangerang Syaiful Milah dan Apanudin atau yang biasa dikenal dengan Bang Jalu berdiskusi dengan para demonstran dari badan eksekutif mahasiswa (BEM) fakultas UMT.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
Aksi tersebut berjalan dengan kondusif, diskusi pun berjalan dengan lancar para massa aksi antusias menyuarakan aspirasinya.
Salah satu diskusinya, mahasiswa mengkritisi pengalihan subsidi BBM yang akan menjadi BLT, menurut salah seorang demonstran BLT tersebut tidak tepat sasaran. Misalkan ada seseorang yang lima tahun lalu hidupnya berkekurangan, kemudian sekarang sudah berkecukupan tetapi tetap mendapat BLT karena tidak ada update.
Menanggapi hal tersebut, anggota Komisi II DPRD Kota Tangerang, Syaiful Milah mengatakan, mahasiswa dapat menjadi corong suara ketidakadilan di masyarakat dan dapat menyampaikannya kepada komisi II DPRD Kota Tangerang.
"Kalau ada dinas-dinas terkait yang misalnya tidak bertanggungjawab hajar saja silahkan (kritisi kebijakannya)," tuturnya.(**)
Hal sama diutarakan Apanudin dari Komisi IV saat menemui massa aksi, menurutnya, Memang tujuannya baik tentang permasalahan-permasalahan yang terjadi di masyarakat mengenai kenaikan harga BBM, oleh karenanya saya perwakilan dari DPRD menerima (tuntutan) mereka.
Lebih lanjut, Apanudin menambahkan, tuntutan dari para mahasiswa tersebut akan di diskusikan dan di sampaikan secara politik oleh ketua DPRD Kota Tangerang dengan cara-cara politik tanpa mengurangi substansinya.
"Kita berharap yang memangku kebijakan di pusat sana ini memiliki kebijakan yang cukup baik untuk masyarakat kita dalam kondisi yang sekarang ini,"pungkasnya.
Aksi demonstrasi diakhiri dengan penandatanganan pakta integritas oleh Anggota DPRD Kota Tangerang dari Komisi II Syaiful Milah dan Komisi IV Apanudin. Setelah itu, Saiful Milah membacakan pakta integritas dan massa demonstran membubarkan diri dengan tertib. (Ki)














