- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Ketegangan Lahan di Maluku Tengah, PTPN I Buka Ruang Musyawarah Bersama Masyarakat
- Wajib Coba, Challenge Berhadiah Ipad dan Smartwatch di JFK 2026
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
- BRI Life Dukung UMKM Fun Run 5K 2026, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Literasi Keuangan Masyarakat
- Picu Kemacetan, Camat Tambora Tertibkan PKL
- SILAT APIK PTMA ke-5 Resmi Dibuka di Jakarta, Bahas Etika Digital dan Transformasi Sosial di Era AI
Ketua PBJI Prov.Banten : 103 Atlet Jujitsu Bertanding Dalam Kejurprov I di Kab.Tangerang

Keterangan Gambar : Ketua PBJI Prov Banten (Ke-2 dari kanan) Sarwadi SE, didampingi oleh Pengurus Jujitsu Prov Banten, saat acara Kejurprov Banten I di gedung GSG Tigaraksa.
MEGAPOLITANPOS.COM, Kab.Tangerang-Ketua PBJI Prov.Banten Sugianto, SE mengatakan kejuaraan Jujitsu tingkat Provinsi Banten yang pertama (Kejurprov) diadakan di gedung GSG (Gedung Serba Guna) Tigaraksa Kabupaten Tangerang, Minggu (22/12/24).
"Kejurprov Jujitsu Banten yang pertama ini diikuti oleh 103 atlet dari 8 Kota/Kabupaten yang ada di Provinsi Banten," ujarnya.
Menurut Sugianto perkembangan olahraga Jujitsu di Provinsi Banten cukup baik, di setiap Kota/Kabupaten sudah ada kelompok latihan.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Lantik 4 Pejabat, RSUD dan Investasi Disorot
- Bupati Lantik dr. Egga, RSUD Majalengka Ditarget Lebih Responsif dan Modern
- Sebanyak 40 Perusahaan Ramaikan Job Fair di Kabupaten Blitar
- Baznas Majalengka Salurkan Bantuan 424 Anak Yatim
- Suasana Keakraban Kependam Jaya Dengan Jurnalis
"Dukungan dari berbagai pihak baik KONI, Dispora di masing masing daerah cukup baik dalam meningkatkan perkembangan olahraga Jujitsu ini," ucapnya.
Sugianto lebih lanjut mengatakan PBJI Prov. Banten dalam PON di Aceh mengirimkan seorang atlet Jujitsu.
"Alhamdulilah satu orang atlet Jujitsu Prov. Banten yang dikirim dikirim dalam PON yang lalu dapat meraih medali Perak, itu cukup membanggakan buat kami," ujarnya.
Sugianto berharap atlet Jujitsu Provinsi. Banten semakin berkembang dan menoreh prestasi yang terbaik.
"Harapan kami dalam PON 2028 nanti di NTB, Provinsi Banten dapat mengirim atlet Jujitsu lebih banyak dan dapat meraih medali sebanyak banyaknya," tuturnya.
Dalam kesempatan tersebut Letda Inf Wahyono sebagai Penasihat PBJI Prov. Banten menjelaskan, olahraga JuJitsu ini merupakan olahraga beladiri yang tertua masuk di Indonesia yang di bawa oleh tentara Jepang pada tahun 1947.
"Jujitsu merupakan olahraga beladiri yang terlengkap dari cabang olahraga beladiri lainya, dan yang termuda masuk dalam anggota KONI untuk dicabangkan, Untuk di ketahui pada PON kemaren Atlet cabang Jujitsu Provinsi Banten berhasil merebut medali perak," katanya.
Dikatakannya antusias masyarakat untuk mengikuti olahraga JuJitsu ini terbukti Kejurprov Banten 1 di ikuti sebanyak 103 peserta dari 8 Kota/Kabupaten se-provinsi Banten.
"Cabor Jujitsu juga sebagai wadah para siswa dan siswa dari tingkat SD sampai SMA/SMK yang mau mencari prestasi melalui olahraga ini," paparnya.
Ketua Panitia Kejurprov I Jujitsu Banten Sarwadi mengatakan kejuaraan ini diikuti oleh 103 atlet dari 8 Kota/Kabupaten yang ada di Prov. Banten.
Dikatakannya jenis yang dilombakan dalam Kejurprov I Banten Jujitsu kali ini adalah masing-masing fighting sistem putri kelompok umur di bawah 16 berat di bawah 44 kg, fighting sistem putri di bawah 16, di bawah 62, 77, dan 85 Kg. Newaza sistem Putri U-16, + 44 dan 55 Kg.
Lalu juga Newaza Sistem Putra U-16 +44 dan 55 Kg. Newaza Putra U-16 -56, 69, dan 80 Kg. Dan kategori Show sistem.
Menurut Sarwadi pertandingan dipimpin oleh wasit-wasit yang terlatih yang telah mengikuti upgradeding wasit tingkat nasional.Jhn

















