- PWI Jaya Matangkan MHT 2026, Total Hadiah Rp255 Juta
- Tan Ngi Hing : Dukung Rasionalisasi Platform Anggaran MBG Rp270 Trilyun 2027
- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
Ketua Bawaslu Blitar Minta Ormas Aktif Mengawasi Pemilu 2024, Agar Berkualitas dan Jurdil

Keterangan Gambar : Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahudin
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Seluruh komponen Organisasi Masyarakat (Ormas ) merupakan salah satu elemen penting untuk melakukan pengawasan partisipatif Pemilu 2024 mendatang. Salah satunya berperan aktif membantu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Blitar, dalam mengawasi semua tahapan hingga pelaksanaan Pemilu, agar Pemilu terlaksana benar - benar berkualitas, jujur dan adil.
Hal ini disampaikan oleh Abdul Hakam Sholahudin dalam Sosialisasi Pengawasan Partisipatif dengan Organisasi Masyarakat pada Pemilu Serentak 2024, Senin (25/09/22) di salah satu hotel di Blitar.
“Tugas pengawasan Pemilu bukan hanya Bawaslu, namun seluruh masyarakat yang di dalamnya ada ormas, OKP, mahasiswa dan pemilih pemula,” kata Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahuddin.
Baca Lainnya :
- Tan Ngi Hing : Dukung Rasionalisasi Platform Anggaran MBG Rp270 Trilyun 2027
- Dua Polisi Gadungan Diamankan Polsek Jatiuwung
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
- Gerindra Majalengka Gaspol Kaderisasi, 100 Calon Kader Dilepas
Ketua Bawaslu Kabupaten Blitar Abdul Hakam Sholahudin mengemukakan, masyarakat adalah subjek dalam proses Pemilu. Oleh sebab itu, pengawasan partisipatif menjadi komitmen bersama. Hal itu untuk mewujudkan warga negara yang aktif dalam mengikuti perkembangan pembangunan demokrasi.
“Pengawasan menjadi sarana pembelajaran politik bagi masyarakat. Partisipasinya dibutuhkan demi Pemilu berkualitas,” kata Hakam.
Bagi penyelenggara Pemilu, pengawasan masyarakat yang masif sebagai pengingat dalam bertugas agar senantiasa berhati-hati, jujur dan adil.
Dilain sisis Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Lembaga Bawaslu Kabupaten Blitar Priya Hari Santosa, baik penyelenggara, pengawas, pemantau dan peserta Pemilu dapat belajar berperan sesuai latar belakangnya masing-masing.
“Partisipasi politik merupakan wujud pelaksanaan kedaulatan rakyat adalah suatu hal yang sangat fundamental dalam proses demokrasi,” imbuh Priya.
Priya selanjutnya juga mengajak kepada semua pihak agar melakukan pengawasan pada Pemilu 2024 mendatang. Keterlibatan ormas, OKP, mahasiswa dan pemilih pemula akan memudahkan Bawaslu dalam pengawasan.
“Petugas kami sangat terbatas. Oleh sebab itu kami membutuhkan partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan Pemilu,” ungkapnya.
Pihaknya menyediakan kanal aduan bagi masyarakat yang melihat kecurangan Pemilu. Masyarakat bisa menyampaikan melalui media sosial atau datang langsung ke kantor Bawaslu Kabupaten Blitar.
“Silakan bisa inbox di Facebook, Instagram, Twitter atau datang langsung. Pelapor kami jamin kerahasiaannya,” kata Priya.
Sosialisasi yang diikuti ratusan peserta dari berbagai ormas dan insan media ini, menghadirkan narasumber pegiat pemilu Jawa Timur Aang Khunaifi dan Sekretaris Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Julison. (za/mp/)















