- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- HUT ke-39, BRI Life Salurkan Bantuan Sembako hingga Fasilitas Air Bersih
- Masyarakat Rentan Sosial Desa Sumberingin Bersyukur BLT-DD Sudah Cair.
- Fraksi PKB DPRD Kabupaten Blitar Gelar Hari Fraksi: Ruang Aspirasi & Suara Rakyat.
- DPMPTSP Barito Utara Perkuat Pengawasan Investasi, Pastikan Kepatuhan Pelaku Usaha
- Coretan Liar Kotori Ruang Publik, Majalengka Kirim Pesan Tegas
- 38 Ribu Pil Obat Keras Terungkap, Polisi Bongkar Jaringan Pengedar di Majalengka
- Kantah Kabupaten Tangerang Raih Predikat Informatif Capaian Nilai 98,50 .
- Wujud Sinergi TNI dan Warga Jaga Keamanan Lewat Patroli Malam.
- Kakanwil Kemenag Banten Dukung Simamat, Perkuat Transformasi Digital.
Kementerian UMKM Luncurkan ACCES Perluas Pembiayaan hingga Rp20 Miliar bagi Usaha Menengah

Keterangan Gambar : Menteri UMKM Maman Abdurrahman
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan program ACCES (Accelerating Capital Resources for Medium Enterprises), sebuah inisiatif strategis yang dirancang untuk memberikan kemudahan dan memperluas akses pembiayaan bagi pengusaha menengah di Indonesia.
Deputi Bidang Usaha Menengah Kementerian UMKM, Bagus Rachman, menjelaskan bahwa program ACCES hadir sebagai solusi konkret untuk memperkuat daya saing usaha menengah yang selama ini kerap menghadapi tantangan dalam memperoleh pembiayaan.
“Usaha menengah memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Mereka adalah jembatan antara usaha mikro dan kecil dengan korporasi besar, menciptakan nilai tambah, membuka lapangan kerja, dan mendorong inovasi,” ujar Bagus Rachman dalam peluncuran program ACCES di Jakarta, Kamis (23/10).
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Buka Peluang Waralaba Lokal Masuk Pasar Modal
- SIAL Food & Drinks Indonesia 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan 500 Merek dari 16 Negara
- Kementerian UMKM dan PNM Segera Salurkan Pembiayaan Perempuan Prasejahtera Berbunga 8 Persen
- Kementerian UMKM Salurkan Bantuan Alat Produksi untuk Pulihkan Usaha Pascabencana di Aceh
- Kementerian UMKM Buka Peluang UKM Pertambangan Masuk Rantai Pasok Global
Melalui program ini, usaha menengah akan difasilitasi untuk memperkuat ekosistem kemitraan berbasis klaster, di mana mereka berperan sebagai operator Holding UMKM yang menghubungkan usaha mikro dan kecil ke dalam rantai pasok industri.
“Meskipun jumlahnya tidak banyak, usaha menengah memiliki nilai tambah yang tinggi. Mereka dapat menarik usaha mikro dan kecil agar terhubung dalam rantai pasok, sehingga tumbuh bersama dan menciptakan lebih banyak lapangan kerja,” ujar Bagus.
Lewat program ACCES, para pengusaha menengah akan mendapatkan pendampingan untuk meningkatkan literasi keuangan dan kelayakan usaha agar menjadi lebih bankable.
Program ini juga memperkuat intermediasi usaha menengah ke berbagai lembaga keuangan, baik bank maupun nonbank, melalui proses profiling usaha, edukasi, pendampingan, serta business matching pembiayaan yang terstruktur.
Nantinya, para pengusaha dapat mengakses berbagai skema pembiayaan inovatif baik melalui perbankan, fintech lending, securities crowdfunding, maupun pasar modal dengan nilai pembiayaan hingga Rp20 miliar, melalui pendaftaran di accescapital.id.
Bagus menambahkan, untuk memastikan keberhasilan program ini, Kementerian UMKM menggandeng berbagai pihak, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), lembaga keuangan bank dan nonbank, mitra konsultan, asosiasi dan komunitas UMKM, serta jejaring pengusaha di berbagai sektor.
“Program ACCES bukan hanya tentang akses modal, tetapi tentang membangun ekosistem kolaboratif yang mendorong usaha menengah menjadi penggerak utama ekonomi nasional,” ungkap Bagus.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).



.jpg)

.jpg)




.jpg)





