Breaking News
- Munjirin Minta FKDM Jakarta Timur Perkuat Deteksi Dini demi Menjaga Kondusivitas Wilayah
- Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional
- Kementerian UMKM dan BPOM Luncurkan SAPA SEMESTA, Percepat Izin Edar Produk Pangan Olahan UMK
- Kadis DKP3 Majalengka Ungkap Strategi Selamatkan Ribuan Hektare Sawah
- Akhir Musorkablub KONI Majalengka, Lala Sunara Resmi Terpilih Ketua
- Perry Warjiyo Mengundurkan Diri dari Jabatan Gubernur Bank Indonesia
- Gathering Orang Tua Camaba FTSL ITB Tahun 2026 Penuh Kekeluargaan
- Kementerian UMKM dan APSKI Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Perguruan Tinggi
- Ketua MUI Periuk Apresiasi Dukungan dan Prestasi di Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke-51
- Nurhadi : Mancing Berhadiah Jadikan Moment Terbaik Komunikasi dan Serap Aspirasi Masyarakat
Jelang Lebaran, Pemkot Tangsel Himbau Warganya Tetap Menaati Prokes

TangSel(MegapolitanPos.com): Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) mengimbau warganya untuk tetap menaati protokol kesehatan dan sebisa mungkin mengurangi mobilitas untuk mencegah potensi melonjaknya angka covid-19. Himbauan tersebut disampaikan oleh Wakil Wali Kota Tangsel Pilar Saga Ichsan. "Kami berharap di bulan suci Ramadan ini kegiatan yang kurang penting bisa dikurangi dulu, misalnya sahur on the road. Sebab, kita belum sepenuhnya terbebas dari pandemi. Jangan sampai momen Lebaran malah kita menghadapi lonjakan angka covid-19," kata Pilar Saga. Saat ini, status Tangsel berada pada PPKM level dua. Masyarakat diizinkan melakukan mobilitas dan beribadah di masjid. Tentunya dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Kondisi tersebut sangat disyukuri oleh Pilar Saga. "Alhamdulillah, tahun 2022 ini Tangsel PPKM level 2, artinya banyak keleluasaan untuk beribadah di masjid. Ini merupakan berita baik untuk warga Tangsel karena selama dua tahun terakhir tidak bisa ibadah bersama-sama dengan leluasa," ujarnya. Hingga kini, warga Tangsel sudah sepenuhnya menerima vaksin covid-19 dosis pertama. "Masyarakat Tangsel 100 persen sudah vaksin tahap pertama, 85 persen vaksin tahap kedua, booster 30 persen. InsyaAllah, herd immunity (kekebalan kelompok) di Tangsel bisa terwujud," ujarnya. Meski demikian, Pilar Saga tetap mengimbau agar masyarakat jangan lengah dan tenggelam dalam euforia. Kami mengimbau masyarakat yang tidak mudik agar tidak menghabiskan waktu dengan liburan. Masyarakat diharapkan tetap bijak, tidak euforia. Mudah-mudahan momentum ini tidak menjadi euforia dan memicu pandemi kembali terjadi. Kita cegah setelah Lebaran masyarakat pulang mudik atau liburan, jangan sampai membawa virus covid-19," katanya. Lebih lanjut dikatakan oleh Pilar Saga, butuh kekompakan antara pemerintah dan masyarakat untuk bersama-sama mengendalikan covid-19 dan membangun Tangsel. "Harapan kami mudah-mudahan pandemi menjadi pelajaran penting untuk kita semua. Kita mengevaluasi diri, dan mengambil hikmahnya bahwa ternyata kita bisa kompak menangani pandemi. Mudah-mudahan kekompakan ini bisa terus kita jaga dan menjadikan untuk pembangunan Tangsel menjadi lebih baik lagi," pungkasnya.(ASl/Red/MP).


.jpg)














