- Semangat Cinta Daerah Anggota DPR RI Nurhadi Tamu Kehormatan HUT RI ke 81 di Kampung
- Komisi II DPRD Minta Kemarau Agar Bupti Blitar Fokus Pola Pertanian Gogorancah
- Kementerian UMKM: Holding Perkebunan Perkuat Rantai Nilai Lada Putih Muntok
- Pemkab Barito Utara Tegaskan Komitmen Perhatikan Kebutuhan Umat
- Bupati Shalahuddin Kukuhkan Paskibraka Barito Utara, Tekankan Disiplin dan Tanggung Jawab
- Lima Kunci Sukses Ala Bupati Shalahuddin
- Wali Kota Blitar : Perluas Layanan Peziarah Makam Bung Karno Buka 24 Jam Sesuaikan Animo Masyarakat
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Dandim Virlani : Pembukaan MPLS Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Atasi Kesenjangan Pendidikan di Blitar
- Wali Kota Blitar ; Sekolah Rakyat Terpadu 2 Membuka Harapan Baru Pendidikan Layak dan Memadai
Jateng Siap Launching 1.000 Kopdes Merah Putih Pada Akhir April 2025

Keterangan Gambar : Sedikitnya ada sekitar 1.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bakal dilaunching Pemprov Jawa Tengah pada akhir April 2025
MEGAPOLITANPOS.COM, Semarang - Sedikitnya ada sekitar 1.000 Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih bakal dilaunching Pemprov Jawa Tengah pada akhir April 2025 mendatang. Hal itu terungkap saat Rapat Koordinasi antara Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama dinas koperasi se-Jateng, di Kota Semarang, Rabu (19/3).
Deputi Bidang Pengembangan Talenta dan Daya Saing Koperasi Kemenkop selaku Koordinator Wilayah (Korwil) VI Provinsi Jateng, Destry Anna Sari, menyebutkan bahwa Kopdes Merah Putih yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional dan percepatan pengentasan kemiskinan di wilayah desa.
“Target 70 ribu Kopdes Merah Putih akan launching pada 12 Juli 2025 bertepatan dengan Hari Koperasi Nasional,” tutur Destry. Maka itu, Destry mengimbau agar seluruh Dinas Koperasi dan UKM di Jateng segera membentuk Kopdes Merah Putih.
Baca Lainnya :
- Monas Jadi Pusat Pesta Rakyat 17 Agustus 2026, 300 Ribu Kaus dan Jutaan Porsi Kuliner Dibagikan
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- Kementerian UMKM Optimistis Petani Lebih Sejahtera Lewat KUR dan Penguatan Kelompok Tani
- Pemerintah Tetapkan Pengemudi Ojol Roda Dua sebagai UMKM
- Transformasi Digital UMKM Dipercepat, Kementerian UMKM Integrasikan Layanan Lewat SAPA UMKM
Pada kesempatan tersebut, Destry menyampaikan Surat Edaran (SE) Menteri Koperasi Nomor 1 tahun 2025 tentang Tata Cara Pembentukan Koperasi Desa Merah Putih. Disebutkan, model pembentukan Kopdes Merah Putih dapat dilakukan dengan cara pendirian koperasi baru, mengembangkan koperasi yang sudah ada, serta merevitalisasi koperasi yang sudah ada.
Adapun bidang usaha yang dikembangkan berupa gerai/outlet penyediaan sembako, obat murah, kantor koperasi, unit simpan pinjam koperasi, klinik desa, cold storage/cold chain atau gudang, logistic (distribusi), dll sesuai penugasan dan kebutuhan usaha.
Destry menambahkan, melalui Kopdes Merah Putih tersebut diharapkan nantinya masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Pertama, akses pasar yang lebih luas sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan ekonomi.
Kedua, memperpendek rantai pasok, sehingga harga pangan dapat terkendali dan inflasi pangan menjadi lebih stabil. Ketiga, menyediakan layanan keuangan yang terjangkau bagi anggota, sehingga mengurangi ketergantungan pada pinjaman informal.
"Dengan demikian, kehadiran Kopdes Merah Putih dapat menjadi pilar penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia, khususnya di pedesaan," papar Destry.
Sementara itu, Kepala Dinas KUKM Provinsi Jateng Eddy S Bramiyanto menyambut baik program Kopdes Merah Putih tersebut. "Sebagai langkah awal konsolidasi antara pusat dan daerah mengumpulkan seluruh Kepala Dinas Kabupaten/Kota untuk membahas persiapan pembentukan Kopdes Merah Putih," kata Eddy.
Tujuan Rakor, lanjut Eddy, membahas kelembagaan Kopdes Merah Putih. Dimana pada tahap pertama, Jateng akan konsentrasi pada koperasi yang sudah eksisting.
"Jawa Tengah akan memberikan dukungan penuh untuk keberhasilan program Kopdes Merah Putih melalui pemetaan data, identifikasi potensi usaha, mitigasi risiko dan pendampingan," jelas Eddy.
Dari 7.810 koperasi desa yang ada akan dikonfirmasi lagi status keaktifannya, Eddy menyebut pada tahap pertama target akhir April terbentuk 1.000 Kopdes Merah Putih. "Kami juga masih proses lanjut untuk eksisting yang masih tersisa, pararel dengan revitalisasi dan tahapan selanjutnya akan dibentuk koperasi baru,” imbuh Eddy.
Dalam rangka mewujudkan target tersebut, Eddy menjelaskan, sejumlah persiapan telah dilakukan, seperti menyiapkan lini masa pembentukan Kopdes Merah Putih. Mulai dari penyamaan persepsi dengan 35 Kabupaten/Kota, Puskud Pangan, dan Puskud Mina, Dispermades Provinsi Jawa Tengah, koordinasi kesiapan Kabupaten/Kota, hingga launching bersama Gubernur, Menteri Koperasi, dan Presiden RI.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).












.jpg)




