- Menkop Dorong Transformasi Komunitas Ekraf Malang Jadi Koperasi
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Momen Istimewa Hari Juang Polri 2026, Para Mantan Kapolri dan Wakapolri Berkumpul di Mabes Polri
- Jalan Sangego Selatan Kota Tangerang Diperbaiki, Pemkot Mulai Terapkan Contraflow
- Menteri UMKM Ajak Mahasiswa Berwirausaha dan Ciptakan Lapangan Kerja
- Ciputra Life Bukukan Laba Rp99,3 Miliar, Premi Semester I 2026 Tumbuh 53 Persen
- Silaturahmi ke PDM Depok, Kapolres Christian Rony Putra Ajak Muhammadiyah Perkuat Kamtibmas
- Bursa Wirausaha Unggulan Hadir di Sumut, Kementerian UMKM Buka Akses Pasar dan Pembiayaan
- Dari Jakarta ke Flores, Kemenhub Salurkan Bantuan Korban Gempa Lewat Laut dan Udara
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
Ini Motif Pecurian Sekaligus Pembunuhan Yang Terjadi Di Dermaga Ujung, Lingkar Kota Muara Teweh

Ini Motif Pecurian Sekaligus Pembunuhan Yang Terjadi Di Dermaga Ujung, Lingkar Kota Muara Teweh
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh -Kapolres Barito Utara AKBP Gede Pasek Muliadnyana, juga didampingi Kasat Reskrim AKP Wahyu Setiyo Budiarjo pimpin Press Rilis, terkait perkara tindak Pidana pencurian dengan kekerasan yang mengakibatkan Korban (yang beralamat di jalan Lingkar Kota Dermaga Ujung Kelurahan Lanjas Muara Teweh, meninggal dunia), Press Rilis dilaksanakan di Aula Polres Barito Utara, Jum'at (22/12/2023)
Dikatakan oleh Kapolres Barito Utara, ( sesuai pengakuan Pelaku Has) bahwa motif Pelaku melakukan ini karena masalah Ekonomi.
Baca Lainnya :
- Modus Bantuan Masjid Tipu Warga di Majalengka, 4 Pelaku Ditangkap Kilat!
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Pamit ke ATM, Motor Dibawa Kabur! Aksi Licik Curanmor PCX di Majalengka Berakhir Diborgol Polisi
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Polres Mojokerto disorot Terkait Dugaan Kriminalisasi Wartawan
Kapolres Barito Utara mengatakan bahwa Pelaku ( yang beralamat di jalan Beringin Gang Buntu Muara Teweh) masuk rumah korban melalui jendela samping, dengan cara mencongkel, dan saat masuk rumah, Pelaku bergegas mengambil pisau.
"Pada saat itu Korban melihat pelaku ada di dalam rumah, korban berusaha berteriak, dan pada saat itu Pelaku Has langsung menyerang Korban dengan Pisau Dapur yang telah ada pada pelaku hingga mengenai leher Korban," jelas Kapolres.
Dijelaskan lagi oleh Kapolres, ( sesuai pengakuan Pelaku) bahwa setelah melumpuhkan Korban yang terkapar bersimbah darah, Pelaku tetap tenang dan tidak panik, malah sempat mengacak- acak di dalam rumah Korban, didalam kamar Korban, Pelaku menemukan tas yang berisi uang sebanyak 900 ribu dan diambil oleh Pelaku.
"Setelah itu pelaku kabur dengan membawa sepeda motor Merek Genio milik Korban," ucap Kapolres.
Pelaku Has mengakui kalau melakukan ini lantaran terlilit hutang. "Karena terlit hutang, ada hutang dengan tetangga, hutang belum bayar Bidan, hutang barang Elektronik, apa lagi tetangga di Kampung sudah nelpon terus, menagih," ucap Pelaku saat Press Rilis, Jumat (22/12/2023)
Disebabkan itu Pelaku berniat mencuri di rumah Korban, yang sebelumnya memang telah dikenalinya karena pernah bertetangga ( bersebelahan rumah) saat Pelaku tinggal bersama kakaknya.
Pelaku mengetahui kalau Korban mempunyai motor, dua minggu sebelumnya Pelaku telah berhasil mengambil (mencuri) Surat- surat motor Korban tersebut.
"Kalau menjual motor kosong (tanpa surat menyurat) itu akan kesulitan, makanya Surat - Surat motor tersebut diambilnya terlebih dahulu, agar mempermudah penjualan," terang Kapolres.
Terhadap perbuatannya, melakukan pencurian dengan kekerasan, polisi menjerat pelaku HAS pasal 365 ayat (3) KUH pidana. Yaitu, barang siapa melakukan pencurian yang didahului atau di sertai atau diikuti dengan ancaman kekerasan dan menyebabkan korban meninggal dunia di ancam hukuman pidana penjara paling lama lima belas tahun.
(Didimtw)
















