- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Ini Dia, Terobosan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Luncurkan Aplikasi

Keterangan Gambar : Wawan Fauzi Kepala Dinas LH Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang resmi meluncurkan sebuah aplikasi digital inovatif, Jum'at (24/10).
Aplikasi ini menjadi terobosan baru dalam sistem pengelolaan lingkungan di tingkat daerah. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat kini dapat melaporkan permasalahan lingkungan seperti penumpukan sampah, pencemaran sungai, hingga penebangan pohon dengan beberapa sentuhan di ponsel.
Adapun, beberapa aplikasi yang terintegrasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang meliputi :
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Aplikasi Bengkel
https://sil.tangerangkota.go.id/bengkel, Aplikasi Bengkel adalah sistem yang digunakan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk Mengelola pengajuan dan pemantauan perbaikan kendaraan operasional secara efisien dan terdokumentasi.
Sistem Informasi Lingkungan
(https://sil.tangerangkota.go.id/), Sistem Informasi Lingkungan (SIL) adalah suatu sistem yang dirancang untuk Menyajikan data dan informasi kondisi lingkungan hidup secara terintegrasi.

Sistem Informasi Tenaga Harian Lepas (SITEPAS)
(https://sil.tangerangkota.go.id/sitepas), SITEPAS (Sistem Informasi Tenaga Harian Lepas) adalah sebuah aplikasi yang digunakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang untuk Mengelola data dan aktivitas harian Tenaga Harian Lepas (THL), termasuk pelaporan harian dan persetujuan atasan.
Aplikasi Bank Sampah
(https://sil.tangerangkota.go.id/banksampah), Aplikasi Bank Sampah adalah sistem yang dikembangkan untuk Mendokumentasikan kegiatan dan volume sampah yang dikelola oleh seluruh bank sampah.
Aplikasi TPS3R,
(https://sil.tangerangkota.go.id/TPS3R), Aplikasi TPS3R adalah sistem yang dibuat untuk Mencatat dan memantau pengelolaan sampah di TPS3R (Reduce-Reuse-Recycle).
Sistem Informasi Retribusi Sampah Secara Elektronik (SIRITASE)
https://siritase.tangerangkota.go.id/, Aplikasi SIRITASE adalah sistem yang digunakan oleh petugas retribusi sampah di DLH Kota Tangerang untuk Pengajuan SKRD retribusi sampah secara digital dan terstruktur.
Aplikasi EBBM
https://ebbm.tangerangkota.go.id, Aplikasi E-BBM adalah sistem yang digunakan untuk Permintaan dan pengelolaan bahan bakar untuk alat berat dan operasional di TPA.
Sistem Informasi Lacak Armada
https://maps.tangerangkota.go.id/silacak, Aplikasi SILACAK merupakan aplikasi yang dibuat untuk Monitoring GPS armada pengangkut sampah secara real-time.
Dengan kehadiran Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menetapkan tindak lanjut sebagai pelopor dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembangunan terstruktur.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan, inovasi tersebut bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik.
“Kami ingin menghadirkan solusi yang cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Dengan aplikasi ini, setiap warga bisa menjadi bagian dari pengawasan dan pengelolaan lingkungan secara langsung,” ujarnya, Jum'at (24/10)
Dengan demikian efisiensi pelayanan publik dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. (ADV)

















