- Kementerian UMKM Terapkan Program Pemulihan Terintegrasi bagi UMKM Terdampak Bencana di Sumatera
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- Mengenal Bhumi ATR/BPN, Cara Menelusuri Informasi Pertanahan Lewat Peta Digital.
- Patroli Bersama Pwrsonil Kodim dan Komduk Jaga Stabilitas Kamtibmas.
- Gelaran Soekarno Run 2026 Wariskan Semangat Juang Putra Sang Fajar.
- Soroti Nasib Warga Lahei, Waket II DPRD Barito Utara Siap Cek Langsung Jalan Hauling
- Koramil 03/Legok Gelar Karya Bakti Gerakan Nasional Indonesia Asri di Desa Palasari
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Laksanakan Pembongkaran RTLH Milik Ibu Sukesti.
- Perkuat Sinergitas Wilayah, Pangkogabwilhan II Terima Kunjungan Dankodaeral XIII dan Danlanal Balikpapan
- Tak Kenal Lelah, Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Cor Jalan hingga Malam Hari.
Ini Dia, Terobosan Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang Luncurkan Aplikasi

Keterangan Gambar : Wawan Fauzi Kepala Dinas LH Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang resmi meluncurkan sebuah aplikasi digital inovatif, Jum'at (24/10).
Aplikasi ini menjadi terobosan baru dalam sistem pengelolaan lingkungan di tingkat daerah. Melalui aplikasi tersebut, masyarakat kini dapat melaporkan permasalahan lingkungan seperti penumpukan sampah, pencemaran sungai, hingga penebangan pohon dengan beberapa sentuhan di ponsel.
Adapun, beberapa aplikasi yang terintegrasi oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang meliputi :
Baca Lainnya :
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
- DPRD Kota Bogor Tinjau Trase Baru Batutulis, Progres Pembangunan Capai 84 Persen
- Kapolres Majalengka Ungkap Tiga Kasus Kriminal, Dugaan Kekerasan Seksual Anak Disorot
- PN Tak Berwenang Adili Sengketa Internal, PDIP Majalengka Tancap Gas Hadapi Pileg 2029
- Realisasi Pengadaan Majalengka Baru 25 Persen, Ribuan Paket Belum Terealisasi
Aplikasi Bengkel
https://sil.tangerangkota.go.id/bengkel, Aplikasi Bengkel adalah sistem yang digunakan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang untuk Mengelola pengajuan dan pemantauan perbaikan kendaraan operasional secara efisien dan terdokumentasi.
Sistem Informasi Lingkungan
(https://sil.tangerangkota.go.id/), Sistem Informasi Lingkungan (SIL) adalah suatu sistem yang dirancang untuk Menyajikan data dan informasi kondisi lingkungan hidup secara terintegrasi.

Sistem Informasi Tenaga Harian Lepas (SITEPAS)
(https://sil.tangerangkota.go.id/sitepas), SITEPAS (Sistem Informasi Tenaga Harian Lepas) adalah sebuah aplikasi yang digunakan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang untuk Mengelola data dan aktivitas harian Tenaga Harian Lepas (THL), termasuk pelaporan harian dan persetujuan atasan.
Aplikasi Bank Sampah
(https://sil.tangerangkota.go.id/banksampah), Aplikasi Bank Sampah adalah sistem yang dikembangkan untuk Mendokumentasikan kegiatan dan volume sampah yang dikelola oleh seluruh bank sampah.
Aplikasi TPS3R,
(https://sil.tangerangkota.go.id/TPS3R), Aplikasi TPS3R adalah sistem yang dibuat untuk Mencatat dan memantau pengelolaan sampah di TPS3R (Reduce-Reuse-Recycle).
Sistem Informasi Retribusi Sampah Secara Elektronik (SIRITASE)
https://siritase.tangerangkota.go.id/, Aplikasi SIRITASE adalah sistem yang digunakan oleh petugas retribusi sampah di DLH Kota Tangerang untuk Pengajuan SKRD retribusi sampah secara digital dan terstruktur.
Aplikasi EBBM
https://ebbm.tangerangkota.go.id, Aplikasi E-BBM adalah sistem yang digunakan untuk Permintaan dan pengelolaan bahan bakar untuk alat berat dan operasional di TPA.
Sistem Informasi Lacak Armada
https://maps.tangerangkota.go.id/silacak, Aplikasi SILACAK merupakan aplikasi yang dibuat untuk Monitoring GPS armada pengangkut sampah secara real-time.
Dengan kehadiran Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang menetapkan tindak lanjut sebagai pelopor dalam pemanfaatan teknologi untuk mendukung pembangunan terstruktur.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, menjelaskan, inovasi tersebut bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk mempercepat transformasi digital dalam pelayanan publik.
“Kami ingin menghadirkan solusi yang cepat, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Dengan aplikasi ini, setiap warga bisa menjadi bagian dari pengawasan dan pengelolaan lingkungan secara langsung,” ujarnya, Jum'at (24/10)
Dengan demikian efisiensi pelayanan publik dan memperkuat partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta kelestarian lingkungan. (ADV)

.jpg)

.jpg)





.jpg)






