- PTPN I Kembangkan Bioetanol Perkuat Ketahanan Energi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Dongkrak Daya Saing Usaha
- Kemenkop Dukung Penghargaan Koperasi Berkelanjutan, 34 Koperasi Terbaik Terima Award 2026
- Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Sita 35 Paket Narkoba di Majalengka
- Fraksi Karya Indonesia Raya Dorong SiLPA Rp2 Triliun Difokuskan untuk Program Prioritas
- Serapan APBD Baru 82,26 Persen, Fraksi Karya Indonesia Raya Dorong Evaluasi Belanja Daerah
- Fraksi Karya Indonesia Raya Apresiasi Pemkab Barito Utara Raih Opini WTP dan Lampaui Target Pendapatan
- Kolaborasi UKM KPI Unhas dan Pemkab Bone, Sulawesi Selatan, Revitalisasi Program P2L KWT melalui Penyaluran 1.300 Bibit Hortikultura
- Pemdes Gaparang Salurkan BLT DD Tahap II untuk 34 KPM
- Semarak Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke 51. MUI Kec. Periuk Mengikuti Empat Cabang Lomba
Industri Olahan Kayu di Cisoka Dikeluhkan
Industri Olahan Kayu di Cisoka Dikeluhkan

Keterangan Gambar : usaha kayu olahan
MEGAPOLITANPOSCOM, Kabupaten Tangerang - Industri olahan kayu dibilangan kecamatan Cisoka kabupaten Tangerang dikeluhkan warga.
Selain dikeluhkan, industri berskala rumahan tersebut juga disinyalir belum mengantongi ijin dari pemerintah kabupaten Tangerang.
Indikasi tersebut diperkuat dengan tidak adanya informasi terkait keberadaan industri kayu yang memproduksi bahan baku papan cor.
Baca Lainnya :
- Kementerian UMKM Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Dongkrak Daya Saing Usaha
- Pengedar Sabu Dibekuk, Polisi Sita 35 Paket Narkoba di Majalengka
- Pemdes Gaparang Salurkan BLT DD Tahap II untuk 34 KPM
- Semarak Halal Fest ke-2 dan Milad MUI ke 51. MUI Kec. Periuk Mengikuti Empat Cabang Lomba
- Diskominfo Majalengka Gerak Cepat, 250 Admin Medsos Dilatih Hadapi Sentimen Negatif
Berdasarkan pantauan dilokasi pada selasa (18/10/2022), ratusan batang kayu olahan berdiameter besar tertumpuk disekitaran industri berskala rumahan.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun tidak jarang mobil truk berukuran besar lalu lalang disekitaran industri olahan kayu tersebut.
"Itu muatan mobil berat berat, kita khawatir jalan lingkungan disini jadi rusak," ungkap salahseorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Selain dikhawatirkan merusak jalan, suara bising dari mesin pemotong kayu yang memekakan telinga juga tidak jarang menjadi salahsatu faktor pengganggu.
"Udah haya mobil gede lalu lalang, itu mesin potongnya juga berisik banget," jelas dia.

















