- Semarak Hari Jadi ke-186 Majalengka, Ribuan Warga Ikuti Jalan Santai di Jatitujuh
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Menaker: Integritas dan Profesionalisme Kunci Layanan Publik Berkualitas
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
- Tampilkan Tokoh Wayang Bima dan Gatut Kaca Satlantas Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 .
- Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Majalengka Dorong Atap Genting sebagai Kebijakan Ekonomi Rakyat
- BNI Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Kredit Tumbuh 15,9% dan Laba Rp20 Triliun
- Pimpin Cabor Percasi Kota Blitar Ini Pesan Mohammad Trijanto Kepada Atlit
- Hari Jadi Majalengka ke-186, Puluhan Anak Ikuti Sunatan Massal di Puskesmas Leuwimunding
HUT RI ke-80, Tokoh Agama Surakarta Gaungkan Semangat Kebersamaan dan Ajak Warga Jauhi Perpecahan

Keterangan Gambar : Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM), Ngruki Sukoharjo Ustadz Azzam S. Putra
MEGAPOLITANPOS.COM, Surakarta - Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, tokoh agama Surakarta mengajak masyarakat untuk memperingatinya dengan semangat kebersamaan dan menjauhi perpecahan.
Ketua Sekolah Tinggi Islam Al Mukmin (STIM) Ngruki Sukoharjo, Ustadz Azzam S. Putra, menegaskan bahwa kemerdekaan merupakan amanah yang harus dijaga kedaulatannya.
"Kemerdekaan adalah nikmat dari Allah SWT dan amanah yang harus kita jaga. Kita wajib mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan positif, menghargai jasa para pahlawan, dan menjaga kedaulatan negara," ujarnya, Minggu (17/8/2025).
Baca Lainnya :
- Camat Palasah Tegaskan Prioritas Pembangunan Saat Buka Musrenbang RKPD 2027
- Ade Duryawan Serap Aspirasi Masyarakat Palasah Lewat Musrenbang Kecamatan
- Pimpin Cabor Percasi Kota Blitar Ini Pesan Mohammad Trijanto Kepada Atlit
- Polemik Kepemimpinan PPP Jawa Barat Memanas: Pepep Saeful Hidayat Gugat SK Plt Uu Ruzhanul ke Mahkamah Partai
- Pemkot Depok dan Bogor Bersinergi, Underpass Citayam Ditargetkan Tuntas 2027
Menurut Ustadz Azzam, peringatan HUT RI seharusnya tidak hanya menjadi acara seremonial, tetapi juga momen untuk merefleksikan kembali perjuangan para pahlawan, meningkatkan rasa syukur, serta memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa.
"Ulama tidak hanya berperan dalam konteks keagamaan, tetapi juga sebagai simbol perjuangan dan semangat nasionalisme. Penting bagi kita untuk menjaga etika dan adab, bukan hanya antar sesama manusia, tetapi juga dengan seluruh makhluk ciptaan Allah SWT yang ada di alam semesta ini," tambahnya.
Ia menutup pesannya dengan mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keutuhan dan kedaulatan negara.
"Mari kita rayakan kemerdekaan ini dengan persatuan, kebersamaan, dan rasa syukur yang tulus," pungkas Ustadz Azzam.
Peringatan HUT RI ke-80 diharapkan menjadi momentum seluruh elemen bangsa untuk kembali meneguhkan tekad menjaga persatuan, menghargai perjuangan para pahlawan, serta mengisi kemerdekaan dengan karya nyata demi Indonesia yang lebih maju dan bermartabat.(*/Anton)
















