- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
- Bupati Majalengka Ajak Ribuan Bobotoh Doakan Persib Juara Piala Presiden 2026
KPK Dampingi Perbaikan Tata Kelola, Pemkab Barito Utara Siapkan Langkah Pembenahan

MEGAPOLITANPOS.COM - Jakarta – Pemerintah Kabupaten Barito Utara menyatakan komitmennya memperkuat tata kelola pemerintahan melalui sinergi bersama Komisi Pemberantasan Korupsi dalam Rapat Koordinasi Pemantauan dan Evaluasi Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan.
Kegiatan yang dihadiri oleh Ely Kusumastuti Deputi Bidang Koordinasi danSupervisi KPK,Imam Turmudhi Plt. Direktur Koordinasi dan Supervisi III,
Baca Lainnya :
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
Tri Desa Adi Nurcahyo Plh. Kasatgas Koordinasi dan Supervisi Pencegahan,
Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Barito Utara,Sekretaris Daerah beserta jajaran dan Seluruh Kepala Perangkat Daerah yang hadir. Dilaksanakan di Gedung KPK RI, Jakarta, Rabu (13/05/2026).
Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menyampaikan apresiasi kepada KPK atas perhatian dan pendampingan berkelanjutan melalui program Monitoring Controlling Surveillance for Prevention (MCSP).
Menurutnya, Pemkab Barito Utara telah mengambil sejumlah langkah konkret menindaklanjuti permintaan data dan arahan KPK, mulai dari menginstruksikan perangkat daerah menyiapkan dokumen pendukung, melakukan konsolidasi lintas OPD, hingga memperkuat pengawasan internal melalui Inspektorat.
“Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap melalui kegiatan ini dapat memperoleh arahan, masukan dan rekomendasi dari KPK sehingga upaya perbaikan tata kelola dapat dilakukan lebih terarah dan berkelanjutan,” katanya.
Dalam evaluasi yang disampaikan, masih ditemukan beberapa kelemahan seperti ketidaktertiban pencatatan Pokok Pikiran DPRD, kurangnya pemahaman teknis dalam pengadaan langsung, serta belum optimalnya administrasi e-purchasing.
Selain itu, pengelolaan hibah dan bantuan sosial juga dinilai perlu pembenahan, khususnya dalam keseragaman pemahaman regulasi dan ketepatan pelaporan.
Shalahuddin menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen terus melakukan pembenahan demi mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel untuk kepentingan masyarakat.
(Dd)












1.jpg)




