- Dunia Pers Berduka: Sekjen PWI Zulmansyah Sekedang Meninggal Dunia di Jakarta
- Pelaku Pembunuhan Wanita di Serpong Utara Dibekuk Resmob PMJ Kurang dari 24 Jam
- Pramono Anung Tekankan Sinergi dan Ekspansi BUMD demi Jakarta Global City
- Dorong Peran BUMD DKI sebagai Pilar Ekonomi, Pemprov DKI Jakarta Gelar BUMD Leaders Forum
- Pemkab Barito Utara Komitmen Dukung Cegah Karhutla, Sekda Muhlis Hadiri Apel Siaga Karhutla 2026
- Polda Metro Bongkar 6 Lokasi Praktik Pengoplosan Gas Subsidi Beromzet hingga Miliaran Rupiah
- Kemnaker Gandeng TikTok, Perkuat Talenta Ekonomi Digital dan Buka Peluang Kerja Baru
- Kodim Tangerang Gelar Patroli Dialogis, Ajak Warga Bersatu Cegah Kriminalitas
- Koramil 01/Tgr Bersama Warga, Patroli Malam Ciptakan Keamanan Wilayah
- Kemanunggalan TNI dan Warga di Balik Pembangunan Jembatan Garuda Tangerang
GM PLN UID Jaya, Lasiran: Pemilik Mobil Listrik Punya Home Charging Sendiri

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Transisi energi di bidang transportasi kian nyata dari tahun ke tahun. Itu terlihat dari semakin besarnya ekosistem kendaraan listrik termasuk infrastruktur pendukungnya. Pada akhir 2023, tercatat 2.247 pemilik mobil listrik di Jakarta Raya telah mempunyai 'home charging' atau pom listrik di rumah yang tersambung dengan aplikasi PLN Mobile.

Baca Lainnya :
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Wamenkop Dorong Koperasi TCI Jalin Sinergi dengan Kopdes Merah Putih Di Tengah Kinerja Yang Solid
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran menjelaskan tahun 2023 pemilik mobil listrik yang mempunyai 'home charging' yang sudah terkoneksi PLN Mobile di Jakarta meningkat signifikan dibanding 2022.
"Kenaikan pemilik home charging di Jakarta dan sudah terhubung ke aplikasi PLN Mobile itu mencapai 405%, peningkatan yang signifikan," kata Lasiran dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3/2024).
Pemiliik pom listrik yang terkoneksi dengan aplikasi PLN Mobile bisa mendapatkan diskon tarif listrik apabila mengisi daya di malam hari pukul 22.00 sampai pagi pukul 05.00.
Lasiran menambahkan bagi pelanggan yang mempunyai home charging dan ingin melakukan pasang baru maupun tambah daya listrik juga mendapatkan diskon. Tambah daya sampai 11.000 Volt Ampere (VA) hanya membayar Rp 150.000 dari harga normal mencapai Rp 11 juta dan untuk pasang baru sampai 7.700 VA hanya membayar Rp 850.000 dari harga normal mencapai Rp 7,7 juta.
"PLN sangat mendukung transisi energi dengan kendaraan listrik, banyak insentif yang diberikan diantaranya diskon tarif, tambah daya atau pasang bari bagi pemilik kendaraan listrik yang memasang home charging," kata Lasiran.
Baru memasuki 2 bulan di tahun 2024, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mencatat penambahan pemilik home charging sebanyak 727 di Jakarta dan sekitarnya.
"Saya yakin dan optimis bahwa kendaraan listrik adalah sebuah keniscayaan, baik itu milik pribadi maupun kendaraan umum massal," terang Lasiran.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).


.jpg)














