- Dulu Pemohon yang Cari Petugas Ukur, Sejak Ada Pengukuran Terjadwal Kini Tanah Diukur Lebih Pasti dan Cepat.
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Patroli Malam Babinsa dan Komduk, Bentuk Nyata Kemanunggalan TNI Dengan Rakyatnya.
- Dorong Wartawan Berkualitas, PWI Jaya Gelar UKW Angkatan ke-66, di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat
- Menjangkau Siberut Memperkuat Wirausaha Terdampak Bencana
- Status Tanggap Darurat Karhutla Barito Utara Diperpanjang hingga 15 Oktober
- Pemkab Barut Tegaskan Arah Kebijakan RAPBD 2027
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Melihat Lebih Dekat Batik Khas Kota Tangerang dan Upaya Pelestariannya.
- Dandim 0506/Tgr Pimpin Momen Kenaikan Pangkat Personel Bintara dan Tamtama.
GM PLN UID Jaya, Lasiran: Pemilik Mobil Listrik Punya Home Charging Sendiri

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- Transisi energi di bidang transportasi kian nyata dari tahun ke tahun. Itu terlihat dari semakin besarnya ekosistem kendaraan listrik termasuk infrastruktur pendukungnya. Pada akhir 2023, tercatat 2.247 pemilik mobil listrik di Jakarta Raya telah mempunyai 'home charging' atau pom listrik di rumah yang tersambung dengan aplikasi PLN Mobile.

Baca Lainnya :
- Wamen UMKM Helvi Moraza Dorong UMKM Sumbar Bangkit dan Naik Kelas Pascabencana
- Sport City Jadi Strategi Baru Kota Tangerang Gerakkan Hotel, UMKM dan Tingkatkan Ekonomi.
- Hari Batik Nasional, BNI Dorong Perajin dan UMKM Batik Naik Kelas hingga Pasar Global
- SMESCO Luncurkan SIAP 2026, Dorong UMKM Naik Kelas dan Tembus Pasar Global
- Aksi 30 September, Ojol Tolak Turbo Maxim dan Tegaskan Ingin Tetap Jadi Mitra
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya, Lasiran menjelaskan tahun 2023 pemilik mobil listrik yang mempunyai 'home charging' yang sudah terkoneksi PLN Mobile di Jakarta meningkat signifikan dibanding 2022.
"Kenaikan pemilik home charging di Jakarta dan sudah terhubung ke aplikasi PLN Mobile itu mencapai 405%, peningkatan yang signifikan," kata Lasiran dalam keterangan tertulisnya, Senin (11/3/2024).
Pemiliik pom listrik yang terkoneksi dengan aplikasi PLN Mobile bisa mendapatkan diskon tarif listrik apabila mengisi daya di malam hari pukul 22.00 sampai pagi pukul 05.00.
Lasiran menambahkan bagi pelanggan yang mempunyai home charging dan ingin melakukan pasang baru maupun tambah daya listrik juga mendapatkan diskon. Tambah daya sampai 11.000 Volt Ampere (VA) hanya membayar Rp 150.000 dari harga normal mencapai Rp 11 juta dan untuk pasang baru sampai 7.700 VA hanya membayar Rp 850.000 dari harga normal mencapai Rp 7,7 juta.
"PLN sangat mendukung transisi energi dengan kendaraan listrik, banyak insentif yang diberikan diantaranya diskon tarif, tambah daya atau pasang bari bagi pemilik kendaraan listrik yang memasang home charging," kata Lasiran.
Baru memasuki 2 bulan di tahun 2024, PLN Unit Induk Distribusi Jakarta Raya mencatat penambahan pemilik home charging sebanyak 727 di Jakarta dan sekitarnya.
"Saya yakin dan optimis bahwa kendaraan listrik adalah sebuah keniscayaan, baik itu milik pribadi maupun kendaraan umum massal," terang Lasiran.(Reporter: Achmad Sholeh Alek).

.jpg)





.jpg)







