- Satgas Sampah Koramil 01/Tln Tunjukan Komitmen Wujudkan Bersih Dan Sehat.
- Satgas Sampah Koramil /Ciputat Turun Tangan Bersihkan Lingkungan di Jalan Dewi Sartika.
- Jatinangor Music Fest 2026 Meriah, Booth BNI Jadi Magnet Pengunjung
- Polemik Dualitas Alumni Trisakti, Maman: Kini Hanya Ada IKA Trisakti
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
Gerry Yasid, Putra Asli Tanjung Uban Yang Sukses Jabat Kajati Kepri

MEGAPOLITANPOS.COM Kepri,- Masyarakat Tanjung Uban boleh berbangga, asli putra daerah mereka berhasil menjadi orang' yang menduduki jabatan strategis di Provinsi Kepri. Sosok tersebut adalah Gerry Yasid, pria kelahiran Kampung Mentigi pada 1 Maret 1963 yang menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Gerry Yasid pada masa kecilnya bersekolah di SD Negeri 001 Tanjung Uban, ia lalu menghabiskan masa kecilnya di Pulau Sambu dan mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Kecamatan Belakang Padang. Menginjak bangku SMA, Gerry Yasid berhasil masuk salah satu sekolah unggulan yaitu SMA Negeri 1 Tanjungpinang.
Sejak kecil, Gerry terkenal dengan sifat tekun dan kerja keras yang ia miliki. Ketekunan Gerry Yasid pun berlanjut ke masa remaja hingga ia dikenal baik oleh guru-guru sekolahnya.
Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
- Menteri ATR/Kepala BPN Hormati Proses Hukum KPK dan Pastikan Pelayanan Pertanahan Tetap Berjalan.
Kesaksian itu datang mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Abu Bakar Mantrang, yang menyebutkan Gerry Yasid adalah murid yang bertekad keras dan pantang menyerah dalam meraih ilmu dan pengalaman.
"Jadi orang yang punya pendirian itu selalu berhasil walaupun banyak tantangan, dan saya lihat Gerry ini orang yang ada keberanian," katanya.
Dirinya pun menyampaikan pesan dan nasihat untuk Gerry Yasid untuk tetap sabar, jujur, dan adil dalam bekerja dan mengemban amanah. Ia pun berharap Gerry Yasid bisa memberikan yang terbaik untuk pembangunan dan kemajuan Provinsi Kepri.
"Jika kita melihat sesuatu yang tidak betul harus diluruskan dengan sebaik-baiknya," pesannya.
Karier Gerry di Korps Adhyaksa dapat dikatakan gemilang. Jabatan Asisten Tindak Pidana Khusus di Sulawesi Selatan pernah diduduki Gerry Yasid pada 2012-2014. Ia lalu menerima posisi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Dua tahun menjabat sebagai Wakajati Sulsel, Gerry mendapatkan promosi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Dari Sulteng, Gerry kemudian ditarik masuk ke Kejaksaan Agung dan menempati jabatan sebagai Direktur Oharda pada JAM PIDUM. Di tempat inilah, Gerry menggagas sebuah program yang bernama Restorative Justice (RJ).
Program ini kemudian secara serentak dijalankan oleh seluruh Kejaksaan Tinggi dan Negeri dalam menyelesaikan permasalahan hukum di luar peradilan. Restorative Justice adalah sebuah proses hukum yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu bersama untuk menyelesaikan suatu pelanggaran demi kepentingan masa depan.
Atas kinerja yang baik sebagai Direktur Oharsa pada JAM PIDUM, Gerry kemudian dilantik Jaksa Agung RI Burhanuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Rabu (2/3/2022) di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI – Jakarta Pusat.
Kini, di daerah dimana ia dilahirkan dan dibesarkan, Gerry Yasid terus melakukan kerja-kerja nyata untuk memberikan yang terbaik bagi Provinsi Kepri sebagai Kajati. Masyarakat Kepri pun menaruh harapan kepada Gerry Yasid selepas pengabdiannya di Korps Adhyaksa, Gerry tetap mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk Provinsi Kepri. ** (Budi)

.jpg)






.jpg)






