- BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Modus Penipuan BNIdirect
- Hadir di Pernikahan Bupati Sampaikan Doa dan Harapan bagi Kehidupan Rumah Tangga Pengantin
- Bandung Zoo Punya Pengelola Baru, Fauna Land Siap Ubah Wajah Kebun Binatang Legendaris
- Jalur Laut Malaysia-Indonesia Digagalkan, TNI AL Selamatkan 12 Ribu Generasi Muda dari Narkoba
- Regenerasi Bulu Tangkis Indonesia Berbuah Manis, Dua Tunggal Putra Muda Melaju ke Semifinal Australian Open
- DPRD Harapkan Pelibatan Warga dan Penegakan RT-RW dalam Penataan Permukiman
- Kejelasan Aturan dalam Raperda Perumahan dan Permukiman Kumuh Jadi Sorotan DPRD
- DPRD Dorong Raperda Wujudkan Kawasan Permukiman Berkelanjutan
- Ribuan Relawan Penggiat MBG Blitar Raya Akan Melakukan Aksi Damai
- Dari Kebun hingga Cangkir Dunia, PTPN I Perkuat Rantai Pasok Kopi Premium Indonesia
Gerry Yasid, Putra Asli Tanjung Uban Yang Sukses Jabat Kajati Kepri

MEGAPOLITANPOS.COM Kepri,- Masyarakat Tanjung Uban boleh berbangga, asli putra daerah mereka berhasil menjadi orang' yang menduduki jabatan strategis di Provinsi Kepri. Sosok tersebut adalah Gerry Yasid, pria kelahiran Kampung Mentigi pada 1 Maret 1963 yang menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau.
Gerry Yasid pada masa kecilnya bersekolah di SD Negeri 001 Tanjung Uban, ia lalu menghabiskan masa kecilnya di Pulau Sambu dan mengenyam pendidikan di SMP Negeri 1 Kecamatan Belakang Padang. Menginjak bangku SMA, Gerry Yasid berhasil masuk salah satu sekolah unggulan yaitu SMA Negeri 1 Tanjungpinang.
Sejak kecil, Gerry terkenal dengan sifat tekun dan kerja keras yang ia miliki. Ketekunan Gerry Yasid pun berlanjut ke masa remaja hingga ia dikenal baik oleh guru-guru sekolahnya.
Baca Lainnya :
- Bupati Eman Puji Reksa Siaga TNI AU, Warga Majalengka Takjub
- Gerak Serentak PKK Majalengka Guncang Desa :26 Kecamatan Disisir, Bantuan Digelontorkan
- Pengedar Tramadol Digerebek di Majalengka, 101 Butir Disita Polisi
- Kapolres Rita Suwadi Ungkap Begal Jalanan, Residivis Kembali Beraksi
- Majalengka Raih Penghargaan Nasional Berkat Sukses Kendalikan Inflasi
Kesaksian itu datang mantan Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Tanjungpinang, Abu Bakar Mantrang, yang menyebutkan Gerry Yasid adalah murid yang bertekad keras dan pantang menyerah dalam meraih ilmu dan pengalaman.
"Jadi orang yang punya pendirian itu selalu berhasil walaupun banyak tantangan, dan saya lihat Gerry ini orang yang ada keberanian," katanya.
Dirinya pun menyampaikan pesan dan nasihat untuk Gerry Yasid untuk tetap sabar, jujur, dan adil dalam bekerja dan mengemban amanah. Ia pun berharap Gerry Yasid bisa memberikan yang terbaik untuk pembangunan dan kemajuan Provinsi Kepri.
"Jika kita melihat sesuatu yang tidak betul harus diluruskan dengan sebaik-baiknya," pesannya.
Karier Gerry di Korps Adhyaksa dapat dikatakan gemilang. Jabatan Asisten Tindak Pidana Khusus di Sulawesi Selatan pernah diduduki Gerry Yasid pada 2012-2014. Ia lalu menerima posisi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan. Dua tahun menjabat sebagai Wakajati Sulsel, Gerry mendapatkan promosi sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah.
Dari Sulteng, Gerry kemudian ditarik masuk ke Kejaksaan Agung dan menempati jabatan sebagai Direktur Oharda pada JAM PIDUM. Di tempat inilah, Gerry menggagas sebuah program yang bernama Restorative Justice (RJ).
Program ini kemudian secara serentak dijalankan oleh seluruh Kejaksaan Tinggi dan Negeri dalam menyelesaikan permasalahan hukum di luar peradilan. Restorative Justice adalah sebuah proses hukum yang berkepentingan dalam pelanggaran tertentu bertemu bersama untuk menyelesaikan suatu pelanggaran demi kepentingan masa depan.
Atas kinerja yang baik sebagai Direktur Oharsa pada JAM PIDUM, Gerry kemudian dilantik Jaksa Agung RI Burhanuddin sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau, Rabu (2/3/2022) di Aula Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan RI – Jakarta Pusat.
Kini, di daerah dimana ia dilahirkan dan dibesarkan, Gerry Yasid terus melakukan kerja-kerja nyata untuk memberikan yang terbaik bagi Provinsi Kepri sebagai Kajati. Masyarakat Kepri pun menaruh harapan kepada Gerry Yasid selepas pengabdiannya di Korps Adhyaksa, Gerry tetap mencurahkan tenaga dan pikirannya untuk Provinsi Kepri. ** (Budi)

.jpg)








.jpg)





