- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
- Kementerian UMKM Fasilitasi 1.000 Pengusaha Mikro di Sumatera Barat
- Kodim 0506/Tgr Sosialisasikan Penerimaan Secaba dan Secata PK TNI AD Gelombang I TA 2027, Tegaskan Gratis Tanpa Biaya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Pandeglang Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah, Aset Pemda, dan Tanah Wakaf.
- Sertu Suparman Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan Hadapi Musim Kemarau.
- Tim Wasrik Itdam V/Brawijaya Tinjau Proyek Pembangunan Jembatan Di Wilayah Kodim 0808/Blitar.
- Evaluasi Maturitas SPIP 2026, Kantah Kabupaten Tangerang Terima Kunjungan BPKP dan Biro OrtalaMR Kementerian ATR/BPN.
Fraksi PSI Dorong Kenaikan Anggaran Operasional RT-RW di DKI Jakarta

Keterangan Gambar : Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI mendorong Pemprov Jakarta untuk meningkatkan anggaran operasional
MEGAPOLITANPOS.COM Jakarta (09/10/2023) – Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di DPRD DKI mendorong Pemprov Jakarta untuk meningkatkan anggaran operasional mulai dari tingkat RT dan RW hingga seluruh ekosistem Kelurahan di DKI Jakarta.
Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Justin Adrian Untayana saat menyampaikan pandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Tahun Anggaran 2024 dalam rapat paripurna, Senin 9 Oktober 2023.
“Kami dari Fraksi PSI mendorong kenaikan anggaran operasional untuk RT dan RW. Juga, mendukung kenaikan insentif bagi seluruh komponen kelurahan lainnya, yaitu LMK, FKDM, PKK, Dasawisma, Jumantik, Guru PAUD, dan Marbot Masjid ”, ujar Justin
Baca Lainnya :
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
- Jaga Jakarta On The Spot, Babinsa-Bhabinkamtibmas Bagikan Sembako kepada Warga.
Menurutnya, sejak 2018, anggaran operasional untuk RT-RW belum pernah mengalami kenaikan. Padahal, sebagai salah satu garda terdepan dalam melayani masyarakat, RT-RW seharusnya mendapatkan insentif yang sesuai dan layak sebagai bentuk apresiasi bagi kinerja mereka yang menjadi penghubung langsung antara masyarakat dengan pemerintah.
“Bahkan, terdapat RT yang harus mengurus lebih dari 400 Keluarga dengan total ribuan penduduk," ungkapnya.
“Apalagi saat Pandemi COVID-19 kemarin, sangat banyak RT-RW yang mempertaruhkan keselamatannya demi melayani masyarakat, termasuk mengangkat jenazah saat tidak ada yang berani mengurusnya” sambungnya.
Justin juga mendorong Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono, untuk merevisi Keputusan Gubernur (Kepgub) 1647/2018. Berdasarkan ketentuan tersebut, uang operasional RT ditetapkan Rp 2 juta per bulan. Sementara untuk RW sebesar Rp 2,5 juta per bulan.
"Upaya ini tentunya harus dibarengi dengan mengubah dasarnya, yaitu Kepgub. Maka saya minta dikepemimpinan Pak Heru yang genap setahun memberikan dampak dan legacy yang baik untuk RT-RW di Jakarta dengan segera mengubah keputusan itu," urainya.
Selain nominal yang layak, Anggota Komisi D DPRD DKI ini meminta Pemprov DKI juga untuk menjamin turunnya dana operasional yang tepat waktu dan tidak menunggak hingga berbulan-bulan.
“Dengan adanya tanggung jawab terhadap jumlah penduduk yang banyak, kami Fraksi PSI menilai, evaluasi atas kenaikan anggaran operasional ini patut dipertimbangkan ke dalam RAPBD 2024” tutup Justin. ** (Red)




.jpg)



.jpg)







