- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Konsultasi Publik Pelebaran Jalan Digelar, Bupati Barito Utara Tegaskan Komitmen Pembangunan Infrastruktur
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- PM Singapura Lawrence Wong Disambut Presiden Prabowo, Leaders Retreat Perkuat Kemitraan Strategis
- Apel Pagi Pemkot Depok, ASN Diminta Aktif Sukseskan CKG dan Imunisasi Lengkap
- Batara Expo 2026 Resmi Ditutup, Bupati Apresiasi Partisipasi Masyarakat dan Pelaku UMKM
- Bupati Barito Utara Apresiasi Dedikasi Polri pada Syukuran Hut ke 80 Bhayangkara Tingkat Kabupaten Barito Utara
- Hadiri Syukuran Hari Bhayangkara, Nurul Anwar Apresiasi Pengabdian Polri pada Hari Bhayangkara ke-80
- Irjen Pol Wibowo Resmi Pimpin Korps Lalu Lintas Polri gantikan Irjen Agus Suryonugroho
- Hadiri Groundbreaking Lanjas, Hj Nety Herawati Harapkan Manfaat Besar bagi Warga
FIKOM UPDM(B) Mendidik Mahasiswanya Mempunyai Kompetensi di Bidang Digitalisasi
Penerimaan Mahasiswa Baru FIKOM UPDM(B) Saat ini Meningkat 100%

Keterangan Gambar : PJ Dekan FIKOM UPDM(B): Dr. (Cand) H. M. Saefullah, S.Sos, M.Si
MEGAPOLITANPOS.COM – Jakarta: Pejabat Dekan FIKOM UPDM(B) mengharapkan ke depannya banyak mahasiswa yang masuk ke FIKOM UPDM(B). Harapan keduanya, mahasiswa yang lulus dari FIKOM ini bisa terserap dengan baik di masyarakat, khususnya di industri dengan keahliannya yang mumpuni. Hal tersebut disampaikan oleh PJ Dekan, Dr. (Cand) H. M. Saefullah, S.Sos, M.Si di kampus UPDM(B) di Jalan Swadarma, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Ditanya wartawan megapolitanpos.com bagaimana arah ke depan FIKOM UPDM(B), menurut Dr. (Cand) Saefullah, sebagai Pejabat Dekan FIKOM UPDM(B) “yang dilakukan oleh FIKOM ini memang harus bisa melihat kebutuhan masyarakat ke depannya. Jadi saat ini, FIKOM sedang melakukan banyak perubahan yang mengarahkan pendidikannya ke arah digitalisasi. Kami berharap kemampuan (skill), kompetensi mahasiswa kami ini menjadi lulusan yang mempunyai kompetensi di bidang digitalisasi karena sekarang arah perubahan masyarakat sudah ke arah situ.
Jadi ketika nanti mahasiswa kami kembali ke masyarakat, mempunyai kompetensi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Persaingan global terutama di bidang komunikasi, FIKOM UPDM(B) akan lebih fokus pada kemampuan lulusannya dalam mengelola yang baik, terutama di berbagai media digital. Persaingan global saat ini lebih pada persaingan media-media digital bukan hanya di dalam negeri saja, kompetensi yang ketat itu di media digital”.
FIKOM UPDM(B) saat ini fokus pada mendidik mahasiswanya yang mempunyai kompetensi dalam membuat konten-konten yang baik, membuat konten yang membuat masyarakat menjadi terdidik ke arah yang positif. Jadi yang membedakan FIKOM UPDM(B) dengan perguruan tinggi lainnya, mungkin perguruan tinggi lain menanggapi kompetensi global ini sebagai kompetensi internasionalisasi. Kami mempunyaI perspektif yang berbeda.
Perspektif-perspektif itu menganggap ini adalah persaingan internasional, tapi mempunyai rasa nasionalisme artinya kami tetap ke depannya akan mendidik mahasiswanya itu untuk memiliki kemampuan dan kompetensi yang internasional tapi tetap memiliki jiwa nasional yang tinggi. Sehingga mahasiswanya mempunyai kemampuan bersaing tapi juga mempunyai kecintaan yang lebih besar kepada Bangsa Indonesia.
Baca Lainnya :
- Tugas Nanggolo : PKDI Blitar Tolak Tawaran ADD Rp12,5 Miliar Dinilai Belum Menjawab Tuntutan
- Miss Jakarta Fair 2026 Usung Misi Pemberdayaan Perempuan, Gabriela Corrine Sugiharto Tampil sebagai Juara
- Jakarta Fair 2026 Tembus 4 Juta Pengunjung, JIEXPO Optimistis Capai Target 6 Juta
- Pakar Hukum Trisakti: Ancaman terhadap Polisi Saat Bertugas Tak Bisa Ditoleransi
- Maruarar Siraid : Oktober BRI Segera Luncurkan Pinjaman KUR Tanpa Bunga untuk UMKM
Slogan FIKOM UPDM(B) menurut Pejabat Dekan, Dr. (Cand) Saefullah yang pertama adalah FIKOM Hebat, lalu yang kedua memiliki moto Young, Fun, Creativity in Diversity dimana kami mendidik mahasiswa dan tenaga-tenaga muda yang kreatif, namun juga punya nilai-nilai kebangsaan di tengah kebhinekaan.
Dr. (Cand) Saefullah, menambahkan sesuai yang diajarkan oleh pendiri UPDM(B), Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bahwa apapun yang kita lakukan harus dilandaskan atas keyakinan kita, Ketuhanan Yang Maha Esa, maka makna beragama itu harus selalu kita kedepankan. Ketika kita meraih hal-hal yang positif, kita mendapat berkat yang cukup baik dibandingkan sebelumnya.
Maka kita harus syukuri ini. Kita harus kembali kepada Tuhan, kita tidak boleh berbangga kepada hasil kerja keras kita sendiri, tetapi Tuhanlah yang menentukan kita pada akhirnya baik. Demikian pula apabila kita tidak mendapatkan hasil yang maksimal, tetap kita harus mensyukuri itu sebagai nikmat dan berkat dari Tuhan.
Dr. (Cand) Saefullah mengungkapkan, penerimaan mahasiswa baru FIKOM UPDM(B) saat ini meningkat 100% dibanding tahun lalu dengan meningkatkan target sampai 300 mahasiswa.
Penulis : Paulus Budhiadi

















