- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
- Kemenhub Berangkatkan 303 Peserta Mudik Gratis Lebaran 2026 Ramah Anak dan Disabilitas Moda Kereta Api
FIKOM UPDM(B) Mendidik Mahasiswanya Mempunyai Kompetensi di Bidang Digitalisasi
Penerimaan Mahasiswa Baru FIKOM UPDM(B) Saat ini Meningkat 100%

Keterangan Gambar : PJ Dekan FIKOM UPDM(B): Dr. (Cand) H. M. Saefullah, S.Sos, M.Si
MEGAPOLITANPOS.COM – Jakarta: Pejabat Dekan FIKOM UPDM(B) mengharapkan ke depannya banyak mahasiswa yang masuk ke FIKOM UPDM(B). Harapan keduanya, mahasiswa yang lulus dari FIKOM ini bisa terserap dengan baik di masyarakat, khususnya di industri dengan keahliannya yang mumpuni. Hal tersebut disampaikan oleh PJ Dekan, Dr. (Cand) H. M. Saefullah, S.Sos, M.Si di kampus UPDM(B) di Jalan Swadarma, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.
Ditanya wartawan megapolitanpos.com bagaimana arah ke depan FIKOM UPDM(B), menurut Dr. (Cand) Saefullah, sebagai Pejabat Dekan FIKOM UPDM(B) “yang dilakukan oleh FIKOM ini memang harus bisa melihat kebutuhan masyarakat ke depannya. Jadi saat ini, FIKOM sedang melakukan banyak perubahan yang mengarahkan pendidikannya ke arah digitalisasi. Kami berharap kemampuan (skill), kompetensi mahasiswa kami ini menjadi lulusan yang mempunyai kompetensi di bidang digitalisasi karena sekarang arah perubahan masyarakat sudah ke arah situ.
Jadi ketika nanti mahasiswa kami kembali ke masyarakat, mempunyai kompetensi yang memang dibutuhkan oleh masyarakat. Persaingan global terutama di bidang komunikasi, FIKOM UPDM(B) akan lebih fokus pada kemampuan lulusannya dalam mengelola yang baik, terutama di berbagai media digital. Persaingan global saat ini lebih pada persaingan media-media digital bukan hanya di dalam negeri saja, kompetensi yang ketat itu di media digital”.
FIKOM UPDM(B) saat ini fokus pada mendidik mahasiswanya yang mempunyai kompetensi dalam membuat konten-konten yang baik, membuat konten yang membuat masyarakat menjadi terdidik ke arah yang positif. Jadi yang membedakan FIKOM UPDM(B) dengan perguruan tinggi lainnya, mungkin perguruan tinggi lain menanggapi kompetensi global ini sebagai kompetensi internasionalisasi. Kami mempunyaI perspektif yang berbeda.
Perspektif-perspektif itu menganggap ini adalah persaingan internasional, tapi mempunyai rasa nasionalisme artinya kami tetap ke depannya akan mendidik mahasiswanya itu untuk memiliki kemampuan dan kompetensi yang internasional tapi tetap memiliki jiwa nasional yang tinggi. Sehingga mahasiswanya mempunyai kemampuan bersaing tapi juga mempunyai kecintaan yang lebih besar kepada Bangsa Indonesia.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- Dinas PUPR Pastikan Tak Ada Jalan Berlubang Jelang Lebaran 1447 Hijriah
Slogan FIKOM UPDM(B) menurut Pejabat Dekan, Dr. (Cand) Saefullah yang pertama adalah FIKOM Hebat, lalu yang kedua memiliki moto Young, Fun, Creativity in Diversity dimana kami mendidik mahasiswa dan tenaga-tenaga muda yang kreatif, namun juga punya nilai-nilai kebangsaan di tengah kebhinekaan.
Dr. (Cand) Saefullah, menambahkan sesuai yang diajarkan oleh pendiri UPDM(B), Prof. Dr. Moestopo (Beragama) bahwa apapun yang kita lakukan harus dilandaskan atas keyakinan kita, Ketuhanan Yang Maha Esa, maka makna beragama itu harus selalu kita kedepankan. Ketika kita meraih hal-hal yang positif, kita mendapat berkat yang cukup baik dibandingkan sebelumnya.
Maka kita harus syukuri ini. Kita harus kembali kepada Tuhan, kita tidak boleh berbangga kepada hasil kerja keras kita sendiri, tetapi Tuhanlah yang menentukan kita pada akhirnya baik. Demikian pula apabila kita tidak mendapatkan hasil yang maksimal, tetap kita harus mensyukuri itu sebagai nikmat dan berkat dari Tuhan.
Dr. (Cand) Saefullah mengungkapkan, penerimaan mahasiswa baru FIKOM UPDM(B) saat ini meningkat 100% dibanding tahun lalu dengan meningkatkan target sampai 300 mahasiswa.
Penulis : Paulus Budhiadi

















