- Sinergi Tegakkan Keamanan, Babinsa Gandeng Komduk Patroli Malam.
- Menkop Tekankan Percepatan Reforma Agraria Berbasis Koperasi
- Menteri Maman Ajak Mahasiswa Jadi Problem Solver, Bukan Sekadar Pencari Kerja
- Kartu Huma Betang Sejahtera Diserahkan, Pemprov dan Pemkab Perkuat Perlindungan Masyarakat
- Wagub Kalteng Serahkan Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak Karhutla di Barito Utara
- Tak Hanya Beri Kepastian Hukum, Sertipikasi Rumah Ibadah Tegaskan Eksistensi Jemaat Gereja.
- Layanan Pengukuran Terjadwal, Masyarakat Dapatkan Kepastian Waktu Ukur Tanah dengan Cepat.
- Waspada Bencana Hidrometeorologi, Sachrudin Minta Aparat Wilayah Lebih Sigap.
- Maulid Nabi Jadi Momentum Sinergi Ulama dan Umaro, Sachrudin: Bangun Kota dengan Kepedulian.
- Pimpin Upacara Peringatan Harhubnas 2026, Bupati Tangerang Tandaskan Keselamatan Transportasi Bukan Sekadar Formalitas.
Festival Dalang Muda Bentuk Implementasi Peradaban Moderen Harus Dilestarikan

Keterangan Gambar : Penyerahan tokoh wayang oleh Kepala Disparbud Jatim Drs Sinarto S.Kar MM kepada peserta festival wayang kulit dalang muda.
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Seni pakeliran wayang kulit merupakan salah satu kesenian tradisional warisan leluhur yang harus dijaga kelestariannya, karena wayang kulit tak hanya dikenal di Indonesia saja, melainkan juga dikenal seluruh dunia, bahkan telah mendapatkan pengakuan dari Unesco. Untuk itu hukumnya wajib bagi bangsa ini untuk selalu membumikan jagad pakeliran agar tidak menjadi bahan gunjingan dunia internasional.
Ini yang disampaikan oleh kepala Dinas Pariwisata dan kebudayan provinsi Jawa Timur Drs. Sinarto S.Kar MM, saat membuka acara festival wayang kulit dalang muda se Jawa Timur, pada Senin (07/11/22) di Pendopo Hand Asta Sih di Kelurahan Togogan Srengat.

Baca Lainnya :
- PWI Majalengka Menggema, Doa untuk 8 Orang Hilang di Krakatau
- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
- Gelar Sosialisasi Percepatan Sertipikasi Tanah bagi MBR, Kejar Target 3 Juta Bidang.
"Melestarikan kesenian wayang kulit menjadi tanggungjawab kita semua, sebagaimana diamanahkan Gubernur Jawa Timur, wayang kulit termasuk 90 sanggar budaya yang jadi perhatian Pemprov Jatim, Gubernur juga terus mendorong agar semua itu dapat berkembang dan terjaga kelestariannya," tuturnya.
Sementara itu Asisten Administrasi Umum Setda Pemkab Blitar Mashudi Mashudi dalam membacakan sambutan tertulis Wakil Bupati Blitar Rahmat Santoso menyampaikan, festival wayang kulit dalang muda bekerjasama antara Dinas Kebudayaan dan Provinsi Jawa Timur yang diikuti oleh beberapa kabupaten/ kota di Jawa Timur.
Event ini memperingati Hari Hari Wayang Nasional ke 4 dan Peringatan Hari Jadi Provinsi Jawa Timur.
"Kecintaan terhadap seni budaya daerah memang harus dipupuk dan dilestarikan, kesenian wayang kulit merupakan sarana edukasi dan menanamkan kecintaan akan seni budaya, sejalan dengan perkembangannya seni wayang kulit merupakan seni adiluhung yang harus diwariskan kepada generasi muda," ungkap Mashudi.

Atas nama pemerintah Kabupaten Blitar, pihaknya juga sangat mengapresiasi penyelenggaraan festival wayang kulit dalang muda yang diinisiasi oleh dinas periwisata dan kebudayaan Jawa Timur. Sehingga melalui pagelaran yang diselenggarakan di Kabupaten Blitar dapat menggugah gairah bagi para seniman khususnya dalang muda dan generasi muda agar semakin mencintai kesenian wayang kulit.
"Karena kesenian wayang kulit merupakan filosovi kehidupan kita sehari - hari, wayang kulit selain sebagai media tontonan juga sekaligus sebagai ajaran dan tuntunan dalam kehidupan bermasyarakat," pungkasnya. (za/mp)
















