- Kongres Nasional Majelis Tahkim Syarikat Islam ke-42 di Surabaya, Resmi Dibuka
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Satgas TMMD ke-130 Kodim 0510/Tigaraksa Bangun Sarana Air Bersih untuk Warga Desa Sumur Bandung.
- PWHI Desak Bupati Indramayu Usut Dugaan Penyalahgunaan Gedung Desa Kertawinangun Untuk Ajang Karaoke dan Pesta Mira.
- Estafet Kepemimpinan di Tubuh TNI Bergulir Pangkogabwilhan Il Hadiri Sertijab Wapang TNI Dan Kasad.
- Elim Tyu Samba: Peringatan HUT ke-75 Presiden Prabowo Diwujudkan Lewat Tiga Aksi Nyata di Blitar.
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Polres Barito Utara Gelar Subuh Keliling, Serap Aspirasi Jemaah Masjid Darul Aman
DPRD Kota Tangerang Minta Warga Antisipasi Bencana Alam Jelang Pergantian Tahun

Keterangan Gambar : Gatot Wibowo Ketua DPRD Kota Tangerang
MEGAPOLITANPOS.COM, Kota Tangerang- Menjelang pergantian tahun intensitas hujan seringkali meningkat, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mengingatkan masyarakat untuk terus mewaspadai ancaman bencana di musim hujan.
Ketua DPRD Kota Tangerang, Gatot Wibowo, menyebutkan, berdasarkan data dari BPBD Kota Tangerang, terdapat 18 kelurahan yang rawan banjir.
“Di Kota Tangerang ada 18 kelurahan yang rawan banjir, sehingga perlu diwaspadai. Angin puting beliung dan longsor juga perlu diwaspadai,” katanya, Rabu (7/12/2022) baru baru ini.
Baca Lainnya :
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Maraknya Panti Pijat Esek Esek di Pasar Kemis, Tindakan APH Belum Maksimal
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan ini menekankan agar warga di semua wilayah Kota Tangerang untuk mewaspadai pintu air, debit sungai, pohon-pohon tinggi terutama di tepi jalan dan dekat pemukiman.
Gatot juga mengungkapkan, Pemkot Tangerang melalui BPBD saat ini sudah responsif terhadap potensi dan penanganan bencana. Selama ini, DPRD berkoordinasi dengan BPBD dan sinergi berjalan baik.
“Ada yang perlu dilakukan oleh warga yaitu meningkatkan kesadaran diri dan tanggap menjaga lingkungannya. Ini terkait perilaku, perlu diingatkan, perlu memotivasi masyarakat untuk membuang sampah yang benar, tidak di jembatan dan selokan-selokan,” tuturnya.
Lanjutnya, Gatot berharap agar Kota Tangerang dapat lebih ‘kreatif, tanggap, siap siaga dan antisipatif’ dalam mengantisipasi bencana alam.
“Lebih tanggap dan terstruktur dalam memberikan pelayanan dan respon terhadap bencana. Selanjutnya dapat membuat rencana operasi yang matang dan baik, serta mampu mengorganisir kegiatan masyarakat yang terkait pengurangan resiko bencana,” katanya.
Hal itu, kata Gatot, telah dituangkan melalui sejumlah rekomendasi dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Kota Tangerang tahun anggaran 2023.
“Tentunya hal ini menjadi salah satu perhatian kami, dan itu sudah termasuk dalam rekomendasi yang diberikan DPRD ke Pemkot Tangerang,” katanya.
Diketahui, dalam APBD tahun 2023, yang menjadi skala prioritas adalah pembangunan di seluruh wilayah, diantaranya rehab kantor kecamatan dan kelurahan pembangunan Puskesmas. Pembangunan gedung sekolah, pembangunan gedung olah raga dan pembangunan Gedung MUI di wilayah kecamatan.
“Tentunya akan meningkatkan kualitas infrastruktur daerah. Seperti menyempurnakan dan melengkapi infrastruktur drainase, pengendalian banjir, menjaga kondisi infrastruktur jalan kota, jalan lingkungan, serta pengembangan jaringan air minum,” tambah Gatot.Jhn

.jpg)

.jpg)





.jpg)






