- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026

Keterangan Gambar : DPRD Kota Bogor Terima Draft RAPBD 2026
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA BOGOR - DPRD Kota Bogor telah menerima draft Rancangan APBD 2026 Kota Bogor yang diserahkan langsung oleh Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim dalam rapat paripurna, Rabu (12/11/2025).
Berdasarkan draft RAPBD 2026 yang diserahkan dan KUA-PPAS 2026 yang telah disetujui, maka rincian RAPBD 2026 terdiri dari Pendapatan Daerah sebesar Rp2,9 triliun, Belanja Daerah sebesar RP3 triliun, Pembiayaan Netto sebesar Rp102 miliar dan SILPA Tahun berjalan 0.
Dengan kondisi keuangan daerah yang mengalami tantangan karena adanya isu pengurangan Transfer Keuangan Daerah (TKD) 2026 sebesar Rp253,4 miliar, maka Badan Anggaran (Bangar) DPRD Kota Bogor bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor langsung menggelar rapat kerja setelah selesai paripurna.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat

"Dengan adanya isu pengurangan TKD dan defisit, maka kami DPRD Kota Bogor langsung menggelar rapat kerja dengan Pemkot untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan kekuatan finansial Kota Bogor," kata Ketua DPRD Kota Bogor, Dr. Adityawarman Adil.
Target Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp1,7 triliun diharapkan oleh Adit bisa dicapai guna menutupi penurunan TKD. Kemudian, alokasi belanja sektor pendidikan dialokasikan sebesar RP849 miliar, sektor kesehatan sebesar Rp649 miliar dan belanja pegawai sebesar 25,99 persen yang sudah disesuaikan dengan perhitungan pada SIPD.
"Tentu dengan mendorong peningkatan PAD diharapkan dapat menutupi kekurangan karena penurunan TKD dan kami ingin memfokuskan pembelanjaan kepada sektor pelayanan dasar yang menjadi landasan bagi capaian kinerja Pemkot Bogor dan RPJMD," jelasnya.
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menyampaikan bahwa APBD 2026 akan menjadi penanda dimulainya pemerintahan dirinya bersama Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin untuk lima tahun mendatang. Sehingga ia memastikan bahwa setiap anggaran yang dialokasikan untuk program yang mewujudkan tercapainya visi dan misi Kota Bogor "Bogor Beres - Bogor Maju"
Dedie turut memaparkan kebutuhan anggaran untuk masing-masing program andalan di 2026, diantaranya Bogor Cerdas yang menyasar sektor pendidikan dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp99,2 miliar, Bogor Lancar yang menyasar infrastruktur dan transportasi sebesar Rp126 miliar, Bogor Sejahtera yang menyasar sektor kebutuhan sosial masyarakat sebesar Rp21,8 miliar dan Bogor Sehat yang menyasar sektor kesehatan masyarakat dengan kebutuhan anggaran sebesar Rp169,2 miliar.
"Kami dan seluruh jajaran Pemerintah Daerah Kota Bogor, tetap
berkomitmen untuk melanjutkan pembangunan dalam mewujudkan visi dan misi Kota Bogor Bogor Beres dan Bogor Maju," pungkasnya.(**)

















