- Terkait Tunggakan Pajak Armada Truk, DLHK Berdalih BPKB Terselip di BPKAD
- PRJ 2026 Segera Dimulai, Lansia, Anak-anak, dan TNI-Polri Bisa Masuk Gratis
- Borobudur Bersiap Sambut Puncak Waisak 2026, Ritual Namaskara hingga Pelepasan Lampion Dimulai
- Melalui Program Robotika untuk Negeri, PRSI Jawa Barat Hadirkan Robotik di Lingkungan Pesantren
- Bagikan 1.400 Paket Daging Kurban untuk Masyarakat, Ini Pesan Ketua DPC PDI Kota Blitar
- Sumsel Bhayangkara Run 2026 Siap Digelar, Angkat Wisata dan Ekonomi Palembang
- BKPSDM Majalengka Melejit! Digitalisasi ASN Dongkrak Peringkat ke 6 Ragional
- Pemkab Barito Utara Serahkan Bantuan Hewan Kurban pada Pawai Tanglong Idul Adha 1447 H
- Pemkab Barito Utara Ikuti Harmonisasi Rancangan Produk Hukum Daerah
- Disdik Barito Utara Perkuat Sinergi Pendidikan Bersama Korwil dan Pengawas Sekolah
DKPP Minta Caleg yang Diusung Parpol Jauh Dari Narkoba Korupsi

Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)
meminta para partai politik yang akan mengusung nama-nama calon
legislatif (Caleg) untuk melakukan tes narkoba. Selain itu DKPP juga
meminta agar para parpol mencalonkan calon yang bersih dari korupsi.
"Menganjurkan
partai politik agar mencalonkan caleg yang tidak terkena kasus hukum
yang berat seperti narkoba dan yang terlibat kasus korupsi," kata ketua
DKKP, Jimly Asshiddiqie kepada wartawan usai mengikuti acara Rapim Polri
di PTIK, Selasa (29/1/2013).
Jimly mengatakan, jika ada calon
legislatif yang terkena kasus-kasus besar masih dicalonkan, partai
politik harus mengkoreksi. "Benar ada yang salah, partai politik kita
baru soalnya di sistem demokrasi jadi perlu ditolerir," Ujarnya.
Jimly
menambahkan, DKPP, Bawaslu dan KPU sudah melakukan kerja sama dengan
kepolisian untuk memperlancar Pemilu di tahun 2014 nanti. Dirinya ingin
nantinya penyelenggaraan pemilu berlangsung dengan baik dan tidak
anarkis.detikcom

.jpg)















