- Kementerian UMKM Tegaskan KUR hingga Rp100 Juta Tanpa Agunan Tambahan
- Dari Kebun ke Rak Retail, PTPN I Perkuat Hilirisasi Produk Teh, Kopi, dan Gula
- Kementerian UMKM Luncurkan Arah Baru Kewirausahaan, Fokus Naik Kelas dan Daya Saing Global
- JakOne Mobile Antar Bank Jakarta Raih Digital Excellence Awards 2026
- Sinergi Lintas Sektor Hadapi Ancaman Bencana, Pemkab Barito Utara Perkuat Mitigasi Karhutla dan Hidrometeorologi
- Wisuda XIII BKPRMI Barito Utara, Pemkab Dorong Lahirnya Generasi Qur\\
- Jakarta Bidik Empat Sukses PON 2028, Siapkan Rp166 Miliar untuk Sulap Venue Bertaraf Nasional
- Endro Hermono Anggota Komisi VIII DPR-RI Sosialisasikan Keuangan Ibadah Haji Praktis Cepat dan Terjangkau
- Bupati Blitar Serahkan Sertifikat Redistribusi Tanah Tahap 2
- Lantik Pamong Praja Muda IPDN, Prabowo Tekankan Birokrasi Bersih dan Antikorupsi
DKPP Minta Caleg yang Diusung Parpol Jauh Dari Narkoba Korupsi

Jakarta - Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP)
meminta para partai politik yang akan mengusung nama-nama calon
legislatif (Caleg) untuk melakukan tes narkoba. Selain itu DKPP juga
meminta agar para parpol mencalonkan calon yang bersih dari korupsi.
"Menganjurkan
partai politik agar mencalonkan caleg yang tidak terkena kasus hukum
yang berat seperti narkoba dan yang terlibat kasus korupsi," kata ketua
DKKP, Jimly Asshiddiqie kepada wartawan usai mengikuti acara Rapim Polri
di PTIK, Selasa (29/1/2013).
Jimly mengatakan, jika ada calon
legislatif yang terkena kasus-kasus besar masih dicalonkan, partai
politik harus mengkoreksi. "Benar ada yang salah, partai politik kita
baru soalnya di sistem demokrasi jadi perlu ditolerir," Ujarnya.
Jimly
menambahkan, DKPP, Bawaslu dan KPU sudah melakukan kerja sama dengan
kepolisian untuk memperlancar Pemilu di tahun 2014 nanti. Dirinya ingin
nantinya penyelenggaraan pemilu berlangsung dengan baik dan tidak
anarkis.detikcom

.jpg)

.jpg)













