- Fauzi Arfan Resmi Jadi Ketum AASI Periode 2026 - 2029
- Polisi Pastikan Tak Ada Korban Tewas Akibat Senpi, Tragedi Berdarah Di Teweh Timur
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- Edy Kusnadi Resmi Jadi Calon Dirut Bank Kalbar, Ini Strateginya Perkuat Ekonomi di Kalbar
- KDMP Desa Tegalrejo Selopuro Didukung Msyarakat Perkuat Ekonomi Desa
- Bentengi Barito Utara Dari Konflik Sosial, Kesbangpol Perkuat Deteksi Dini Dan Kolaborasi Lintas Sektor
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Ketua Dprd Barito Utara Berikan Apresiasi Dan Tekankan Fungsi Pengawasan Dalam Paparan Skema Pembangunan Multiyears
- Cara Cerdas Bupati Shalahuddin, Percepat Pembangunan Fisik, Ringankan Beban APBD, Hindari Eskalasi Harga, Terapkan Skema Bayar Bertahap Hingga 2029
Disurvei SNI, Ganjar Pranowo-Mahfud MD Unggul dan Dipercaya Publik Layak Gantikan Jokowi-Maruf Amin

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta – Lembaga riset Nawacita Survei Indonesia (NSI) kembali merilis temuan survei nasionalnya terkait elektabilitas dan proyeksi peta elektoral terhadap tiga pasangan capres-cawapres pasca pendaftaran Pilpres 2024 di KPU.
Adapun tiga paslon tersebut yakni Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, dan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar. Hasilnya, duet Ganjar Pranowo-Mahfud MD unggul di posisi teratas, mengalahkan dua pasangan lainnya.
Pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, hasil SNI, unggul dan dinilai sebagai kandidat yang mampu mengoptimalkan sektor di berbagai bidang.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Bongkar Dugaan Konstruksi Bermasalah di Balik Ambruknya Atap SD
- Jeritan dari Daerah! H. Iing Misbahuddin, SM, SH Soroti Ketimpangan Nasib Buruh
- Listrik Padam di Tengah Paripurna, DPRD Tetap Gas Kritik Keras Kinerja Pemda 2025
- Pelajar Jadi Garda Terdepan, Polres Majalengka Gencarkan Edukasi Bahaya Narkoba di Sekolah
- Pemuda Majalengka Unjuk Gigi, Dispora Cetak Agen Perubahan hingga Tembus Level Provinsi
"Pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD sebagai kandidat yang dipercaya publik yang mampu mengoptimalkan sektor infrastruktur dan pengembangan wilayah, politik dan hukum, pemberantasan korupsi, kesejahteraan sosial, pertanian dan lingkungan hidup, teknologi dan informasi, energi dan sumber daya alam, maritim, perikanan dan kelautan," kata Herry Mendrofa, Peneliti Nawacita Survei Indonesia, Jum'at sore (27/10/2023).
Herry memaparkan bahwa publik juga menaruh perhatian terhadap beberapa sektor yang harus dioptimalkan oleh Presiden dan Wakil Presiden periode 2024-2029 seperti bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah sebesar 14,34 persen, Politik dan Hukum sebesar 12,7 persen, Pertahanan dan Keamanan 11,07 persen, Pemberantasan Korupsi 10,66 persen.
“Kemudian bidang Ekonomi dan Investasi sebesar 10,25 persen, Pendidikan dan SDM dan Kesejahteraan Sosial masing-masing 9,02 persen, Pertanian dan Lingkungan 8,2 persen, Teknologi dan Informasi 4,51 persen,” ujar Herry Mendrofa.
Lalu ada bidang Diplomasi dan Hubungan Internasional sebesar 4,1 persen, Maritim Perikanan dan Kelautan, Energi dan SDA, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif 1,64 persen dan yang tidak menjawab atau tidak tahu 0,41 persen.
“Sedangkan pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming dianggap mumpuni pada bidang Pertahanan dan Keamanan, Ekonomi dan Investasi, Pendidikan dan Sumber Daya Manusia, Diplomasi dan Hubungan Internasional, serta Pariwisata dan Ekonomi Kreatif,” tutur Herry Mendrofa.
Selain itu ketika ditanyakan siapa figur Capres-Cawapres yang akan dipilih oleh publik pada Pilpres mendatang pada simulasi 3 paslon, berhasil menempatkan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD unggul dari pasangan lainnya dengan perolehan 39,73 persen.
“Sedangkan pasangan Prabowo Subianto dengan Gibran Rakabuming mendapatkan 37,86 persen serta pasangan Anies Baswedan dengan Muhaimin Iskandar sebesar 18,53 persen.
"Untuk yang tidak menjawab/tidak tahu yakni 3,89 persen,” ujar Herry Mendrofa.
Adapun pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD unggul di Jawa sebanyak (41,14%), Kalimantan (42,55%), kemudian Bali dan Nusa Tenggara (48,57%) serta Maluku dan Papua (41,94%).
“Pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming unggul di Sumatera (38,69%), dan Sulawesi (38,14%) serta pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar belum mampu menguasai ceruk electoral di wilayah manapun,” cetus Herry Mendrofa.
Nawacita Survei Indonesia menyampaikan juga temuannya dari hasil survei bahwa PDI Perjuangan masih perkasa dan keluar sebagai pemenang jika Pemilihan Legislatif tahun 2024 dilaksanakan karena mendapatkan 19,66 persen, disusul Partai Gerindra 16,09 persen, dan Partai Golkar meraih 13,18 persen.
Lalu ada PKB 9,67 persen, Partai Demokrat 9,25 persen, PKS 6,11 persen, Partai Nasdem 4,58 persen, PPP 3,45 persen, Perindo 3,42 persen, dan PSI 3,10 persen, PAN 2,88 persen.
Hanura, PBB, Partai Buruh, Partai Gelora, PKN, Partai Garuda, dan Partai Ummat masing-masing 1,06 persen serta tidak menjawab dan tidak tahu 1,01 persen.
Rilis SNI yang bertajuk Proyeksi Peta Elektoral Pasca Pendaftaran Capres-Cawapres Pilpres 2024 ini dilakukan sejak 16-25 Oktober 2023. Yaitu dilakukan dengan menggunakan metode pengambilan sampel yakni Multistage Random Sampling (MRS) serta melibatkan 1220 responden yang berada di 38 Provinsi di Indonesia.
Adapun Margin of Error (MoE) ±2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen selama proses survei berlangsung yang dilakukan oleh Nawacita Survei Indonesia. ** (Anton)

















