- Sinergi BUMD-BUMN Diperluas, Jakarta Percepat Pengembangan Kota Global
- Polisi Ungkap Peredaran 858 Kartrid Diduga Mengandung Etomidate
- Danramil Cikupa Turun ke Sekolah, Siswa, Siswi SMKN 14 Cikupa Tidak Ikut Aksi Unras.
- 150 Peserta Mengikuti Diklat Pencak Silat Ajaran Persaudaraan Setia Hati Terate ini Tujuanya.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang Perkuat Komitmen Pembangunan Zona Integritas Menuju WBBM.
- Babinsa Koramil Pimpin Patroli Jaga Kondusivitas Bersama Komduk.
- Menteri Maman Apresiasi KUM Peduli untuk Perkuat Kapasitas UMKM Kalbar
- Tim HRI Kunci Gelar Juara Nasional ITCR 1200 dan ISTCR 3600 Sejak Putaran 5 MFoS 2026
- Kodim 0506/Tangerang Gelar Upacara Bendera Rutin, Kasdim Bacakan Amanat Panglima TNI.
Danramil 03/Krj: Urban Farming di Kronjo Dukungan Untuk Kemandirian Pangan Lokal

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa- Di tengah upaya meningkatkan kemandirian pangan lokal, Kapten Kav Djatman, Danramil 08/Kronjo, telah mengembangkan inisiatif urban farming di wilayahnya. Lokasi lahan Urban Farming Koramil ini terletak di lahan sekitar Kantor Kecamatan Kronjo, tepatnya di Jalan Ir. Sirami, Kab Tangerang yang kini diubah menjadi ladang subur untuk tanaman seperti cabe, terong, tomat, dan kangkung.
"Urban farming ini tidak hanya bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan lokal di Kronjo. Karena itu, tanaman ini perlu perawatan yang rutin seperti penggunaan beragam jenis pupuk, termasuk organik, urea, kimia, dan pupuk kandang, untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil yang berkualitas." jelasnya. Sabtubl (13/07/2024).

Baca Lainnya :
- PDAM Majalengka Kerahkan 20 Truk Air Bersih, Warga 8 Kecamatan Terbantu
- Dari Beasiswa hingga Insentif Guru Ngaji, Ini Gebrakan BAZNAS
- Maman Imanulhaq Desak Azerbaijan Cabut Larangan Jilbab Muslimah
- 2.000 Pelari Ramaikan Metland Kertajati, Hadiah Utama Apartemen
- Kwarcab Pramuka Majalengka Libatkan 808 Peserta dalam JOTA-JOTI 2026
Menurut Djatman, "Urban farming adalah langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal secara mandiri. Dengan memanfaatkan lahan di sekitar kantor kecamatan, kita tidak hanya memanfaatkan ruang yang ada dengan baik, tetapi juga mendekatkan masyarakat dengan cara berkebun yang dapat mereka terapkan di rumah masing-masing.

Djatman juga menyatakan optimis dengan dukungan yang berkelanjutan dari semua pihak terkait, urban farming di Kronjo bisa berkembang menjadi lebih luas dan berkelanjutan. "Kami akan terus mendorong inisiatif ini dengan memperluas jenis tanaman yang ditanam untuk meningkatkan produktivitas," tambahnya.
"Tentunya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku usaha lokal, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup di Kronjo." pungkasnya.
(Sumber Kodim 0510/Tigaraksa)













