- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
- PWI Jaya Kembali Gelar UKW, Wartawan Dituntut Profesional dan Berintegritas
- Bank Mandiri Digugat karena Cairkan Kredit Rp200 Juta dengan Jaminan Aset Milik Orang Lain
- Sineas Indonesia Bongkar Formula Film Drama yang Masih Diminati Penonton
- Menkop Buka Kebumen Travel Mart dan Dorong IWAKK Walet Emas Jadi Koperasi
- Banpres Rp1,2 Triliun untuk UMKM Terdampak Bencana Sumatera Disalurkan Bertahap
- AiMOGA Mornine Raih Tiga Sertifikasi Uni Eropa, Siap Ekspansi ke Pasar Global
- BIMA Apresiasi DPR dan Botok, Dorong Pengesahan RUU Perampasan Aset Maksimal 15 Desember 2026
- Peran Penting Kemitraan dengan BRI Talun Dorong UMKM Usaha Fasiatin Naik Kelas dan Berkembang
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
Danramil 03/Krj: Urban Farming di Kronjo Dukungan Untuk Kemandirian Pangan Lokal

MEGAPOLITANPOS.COM Tigaraksa- Di tengah upaya meningkatkan kemandirian pangan lokal, Kapten Kav Djatman, Danramil 08/Kronjo, telah mengembangkan inisiatif urban farming di wilayahnya. Lokasi lahan Urban Farming Koramil ini terletak di lahan sekitar Kantor Kecamatan Kronjo, tepatnya di Jalan Ir. Sirami, Kab Tangerang yang kini diubah menjadi ladang subur untuk tanaman seperti cabe, terong, tomat, dan kangkung.
"Urban farming ini tidak hanya bertujuan untuk memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal, tetapi juga untuk mendukung ketahanan pangan lokal di Kronjo. Karena itu, tanaman ini perlu perawatan yang rutin seperti penggunaan beragam jenis pupuk, termasuk organik, urea, kimia, dan pupuk kandang, untuk memastikan tanaman tumbuh dengan baik dan menghasilkan hasil yang berkualitas." jelasnya. Sabtubl (13/07/2024).

Baca Lainnya :
- Canvas Gemilang 2026 Dapat Respon Positif dari Masyarakat, Wadah Anak Muda Tuangkan Gagasan
- Wabup Majalengka : Perang Melawan Narkoba Tak Boleh Berhenti Lagi
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
- Masyarakat Nilai Pelayanan Berkategori Baik Capai 84,42 Kepuasan
Menurut Djatman, "Urban farming adalah langkah strategis untuk memenuhi kebutuhan pangan lokal secara mandiri. Dengan memanfaatkan lahan di sekitar kantor kecamatan, kita tidak hanya memanfaatkan ruang yang ada dengan baik, tetapi juga mendekatkan masyarakat dengan cara berkebun yang dapat mereka terapkan di rumah masing-masing.

Djatman juga menyatakan optimis dengan dukungan yang berkelanjutan dari semua pihak terkait, urban farming di Kronjo bisa berkembang menjadi lebih luas dan berkelanjutan. "Kami akan terus mendorong inisiatif ini dengan memperluas jenis tanaman yang ditanam untuk meningkatkan produktivitas," tambahnya.
"Tentunya, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan para pelaku usaha lokal, kita bisa menciptakan lingkungan yang lebih hijau dan memastikan ketersediaan pangan yang cukup di Kronjo." pungkasnya.
(Sumber Kodim 0510/Tigaraksa)








.jpg)






