- Legalitas dan Sertifikasi Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Usaha
- Bogor Bersih dari Angkot Tua, Pemkot Siapkan Langkah Peremajaan Armada
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- DPMPTSP-KADIN Barito Utara Satukan Langkah Tarik Investasi,Hilirisasi Jadi Prioritas
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
- Warisan Leluhur yang Tetap Hidup, Hajat Laut Pangandaran Dorong Pariwisata Daerah
- Disambut Meriah di Istana Merdeka, Presiden Steinmeier Bahas Kerja Sama Strategis dengan Prabowo
Bupati Blitar Dorong Petani Gunakan Teknologi Modern, Semprot Padi Pakai Drone

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Dorong Petani Gunakan Teknologi Moderen, Semprot Padi Pakai Drone
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Sejalan dengan kemajuan tehnologi, penggunaan tenaga manusia sudah banyak berkurang karena banyak mesin dengan teknologi canggih diperkenalkan kepada masyarakat seperti untuk mengolah lahan pertanian, menggunakan tehnologi moderen sebagai upaya Pemerintah Kabupaten Blitar agar menghasilkan produk pertanian yang melimpah, salah satunya dengan mengenalkan pesawat kendali kontrol jarak jauh seperti drone yang dimodifikasi untuk sarana menyemprot tanaman, seperti yang dilakukan oleh masyarakat desa Tegalrejo Kecamatan Selopuro pada Selasa (06/09/22) yang disaksikan langsung Bupati Blitar Rini Syarifah didampingi Kepala Dinas Pertanian Ir.Wawan Widianto.
"Kabupaten Blitar kan termasuk daerah lumbung pangan di Jawa Timur, bagaimana para petani ini perlahan akan meninggalkan cara bercocok tanam konvensional menuju teknologi modern," kata Bupati.

Baca Lainnya :
- Warga Modernland Mengeluhkan Jalan Rusak dan PSU Yang Belum Diserah Terima Ke Pemkot Tangerang
- Hendi Resmi Dilantik, Sangkanurip Perkuat Mesin Pembangunan Desa
- Usia 19 Tahun, Kecamatan Sindang Tancap Gas Wujudkan Majalengka Sae
- DPRD Dorong Madrasah Jadi Alternatif Pendidikan Berkualitas dalam Program Sekolah Gratis
- Amankan Pengesahan Warga Baru PSHT Sebanyak 480 Personil Disiagakan
Untuk menunjang peningkatan produksi, Rini Syarifah berharap para petani mulai mengenal kemajuan teknologi sehingga bisa membantu para petani dalam mempercepat pengerjaan lahan pertanian, membajak, memanen dengan mesin, termasuk penyemprotan tanaman menggunakan drone.
"Saya mengapresiasi petani milenial memanfaatkan teknologi, menggunakan drone membuat pekerjaan petani lebih cepat Dengan alat tersebut, mereka bisa menyemprotkan elisitor Biosaka dengan cepat dan hemat waktu," tutur Bupati Rini.
Drone yang bisa menyemprotkan elisitor Biosaka tersebut, memiliki dasar yang hampir sama layaknya drone yang biasa digunakan fotografer dan foto udara. Hanya saja pada pesawat kendali jarak jauh menggunakan remot control ini sedikit dimodifikasi. Drone dengan empat rotor dibuat skema dengan ukuran lebih besar, sehingga mampu mengangkut cairan Biosaka yang akan disemprotkan ke tanaman.

Bupati Blitar juga menyebutkan untuk menjawab tantangan masa depan yang serba serba moderen, penggunaan drone adalah sangat tepat. Sehingga, melalui aplikasi tersebut, dapat menghemat waktu, mengurangi beban petani dan mempercepat pengerjaan.
"Menyemprot memakai drone lebih hemat waktu dibanding dengan cara manual membutuhkan banyak waktu, ditambah sekarang sudah susah cari tenaga ,” ujarnya
Lebih lanjut Mak Rini menjelaskan, penggunaan alat drone untuk penyemprotan ini, bukan bermaksud untuk menghilangkan tenaga buruh tani, tetapi hanya agar petani lebih cepat mengerjakan lahan pertanian.
“Mengingat di wilayah lahan produktif luas, maka harus disikapi dengan bijak. Karena, jika pengerjaan lahan pertanian cepat, maka hasil panen petani melimpah dan membawa kesejahteraan bagi warga maupun para petani, Indonesia kembali swasembada pangan," pungkasnya. (za/mp)
















