- Bank Jakarta dan None Jakarta 2026 Soroti Pentingnya Kesehatan Finansial dan Fisik
- OJK Apresiasi Bank Jakarta dalam Mendorong Inklusi Keuangan Lewat FinFest 2026
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Hari Santri, Kakanwil Kamenag Banten Silaturhami Ke Abuya Muhtadi.
- Hadiri Sosialisasi pembangunan Jembatan Lemo, Ketua DPRD Harapakan Dukungan Semua Pihak
- Polda Metro Ungkap Lima Perkara SDA dan Barang Bersubsidi, 12 Tersangka Diproses
- Moderasi Beragama Dan Ekoteologi Jadi Bekal PPPK, Kamenag Layani Masyarakat.
- Kepala BNPB Letjen Kristomei Tinjau Karhutla Jawa Timur dan Imbau Masyarakat Hentikan Pembakaran
- Siskamling Malam Sabtu, Babinsa Dan Komduk Jaga Kamtibmas.
Bupati Blitar: Petani Milenial Optimalkan Lahan Melalui Teknologi Modern

Keterangan Gambar : Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah
MEGAPOLITANPOS.COM, Blitar - Setor pertanian di Kabupaten Blitar sangat luar biasa, selain sumber kekayaan alam yang meliputi sektor perikanan laut dan perikanan budidaya, bidang peternakan, dan lain sebagainya. Kepada para pemuda dan karang taruna diharapkan mampu memberikan kontribusi, siap menjadi generasi milenial memberdayakan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada di Kabupaten Blitar. Hal ini disampaikan Bupati Blitar Hj.Rini Syarifah dihadapan 40 mantan siswa Polbangtan Malang pada Senin (03/10/22) pada acara Bimtek pendampingan kawasan sentra produksi pangan di ruang pertemuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Blitar.
Acara ini dihadiri oleh DR.Setya Budhi Udrayana S.Pt. MSi. Dirjend Polbangtan wilayah Malang bimbingan tehnis bagi pendamping kawasan sentra produksi pangan Kabupaten Blitar, pada Senin (03/10/22) di ruang pertemuan Dinas Pertanian Tanaman Pangan, setelah pemaparan kepada para mantan siswa ini selanjutkan akan dikirim ke lokasi yang telah ditentukan oleh Pemerintah Kabupaten Blitar, dalam hal ini Dinas Pertanian.
Kepala Dinas Pertanian Tanaman Ir. Pangan Wawan Widianto - Mou dengan Dirjend pertanian Direktur peningkatan produksi tanaman pangan. Kegiatan pendampingan akan dilakukan selama tiga bulan bisa ditindak lanjuti membangkitkan potensi pertanian yang ada di Kabupaten Blitar. Kegiatan pendampimgan akan dilakukan di tiga Kecamatan, masing - masing Kecamatan Sanankulon, Wonodadi dan Kecamatan Udananwu semua merupakan daerah sentra tanaman cabe.
Baca Lainnya :
- Rp 1,27 Miliar Revitalisasi SDN Cikaracak III, Siswa Harap Lebih Nyaman
- Penguatan Moderasi Beragama dan Ekoteologi, Kakanwil Kemenag Banten Tekankan Konsep 4K.
- Pilkada Lewat DPRD Mengemuka, Rona Firmansyah Buka Suara
- Tok, DPRD dan Pemkot Bogor Sahkan Dua Perda, Pasar Rakyat dan Adminduk
- Majalengka Creative Festival 2026 Dorong UMKM Perluas Pasar

"Cabe merupakan tanaman komoditas yang sangat membanggakan, diharapkan budidaya tanaman cabe ini dapat dioptimalkan, dan saya berharap SMK pertanian bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi dan bisa mengelola sektor pertanian di Kabupaten Blitar," ungkap Wawan.
Sementara itu Bupati Blitar Hj. Rini Syarifah dalam sambutannya menyampaikan, hari ini kita sudah luar biasa dalam acara ini dihadiri oleh pakar pakar pertanian yang nantinya dapat membimbing kepada generasi milenial.
"Kabupaten Blitar adalah tanah yang subur yang harus diangkat semua potensinya, seperti produk cabe, tanaman holtikultura lainya, Kabupaten pada sektor pertanian sempat memperoleh penghargaan TPID dari Pemerintah pusat, karena semua potensi ini ada di Kabupaten Blitar mampu menjadi penyangga pangan Nasional," tutur Bupati
Dengan dipilihnya tiga kecamatan yang sebagai demplot, diharapkan dari kegiatan bimbingan tehnis dari lembaga tersebut, hasilnya akan memberikan dorongan dan motivasi bagi petani lain di 19 Kecamatan yang ada di Kabupaten Blitar.

"Selain itu kondisi Kabupaten Blitar yang kaya Sumber Daya Alam (SDA) maka kita harus betul betul siap menggunakan tehnologi, generasi milenial dituntut bisa mandiri, menjadi tenaga yang terampil, dengan menggarap semua potensin yang ada, generasi muda Kabupaten Blitar tidak galau dan menjadi urban," pungkas Rini Syarifah.(Za/MP)
















