- Menkop: Penempatan Manajer KDKMP untuk Pemerataan SDM di Seluruh Wilayah
- Meriahkan HUT ke-7, Kogabwilhan II Gelar Olahraga Bersama dan Aksi Sosial.
- Babinsa Ajak Warga Perkuat Keamanan dan Kerukunan Wilayah.
- Tradisi Korps, Kodim 0510/Tigaraksa Terima Warga Baru Letkol Inf Yudha Fuady Putra.
- Kodim 0506/Tgr Lalui Koramil Jajaran Salurkan Bantuan Air Bersih Paada Masyarakat.
- Apresiasi Wajib Pajak Teladan Bupati Blitar Rijanto Anugerahkan BliTaX Award 2026.
- Kodim 0808/Blitar Lakukan Droping Air Bersih Untuk Warga Sumberagung Panggungrejo.
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Presiden Prabowo Minta Layanan BPJS Kesehatan Ditingkatkan, Antrean Pasien Harus Lebih Singkat
- Sambut Hari Kesaktian Pancasila, Petugas PPSU Bersihkan Monumen Pancasila Sakti
Bupati Barito Utara Buka FGD Perhitungan IKD 2026

MEGAPOLITANPOS.COM-Muara Teweh – Bupati Barito Utara melalui Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Barito Utara, H. Mochmad Iksan, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026 di Aula Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Muara Teweh, Rabu (03/06/2026).
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala BPBD, Bupati menyampaikan bahwa kegiatan FGD memiliki arti penting dan strategis dalam upaya memperkuat kapasitas daerah menghadapi berbagai ancaman bencana.
Baca Lainnya :
- Fraksi DPRD Mulai Bedah RAPBD Barito Utara 2027, Arah Anggaran Jadi Sorotan
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Bupati Barito Utara Sampaikan Apresiasi kepada AKBP Singgih, Sambut Kapolres Baru
- Peduli Karhutla, DWP Barito Utara Salurkan Bantuan untuk Dukung Petugas di Lapangan
- Sinergi DPRD dan Pemkab Perkuat Arah Pembangunan melalui Perubahan KUA-PPAS APBD 2026
Menurutnya, Perhitungan Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Tahun 2026 merupakan salah satu komponen penilaian yang digunakan untuk melihat tingkat ketahanan atau kapasitas daerah dalam penyelenggaraan penanggulangan bencana.
“Tujuan utama dari perhitungan IKD ini adalah untuk mendorong penurunan Indeks Risiko Bencana (IRB) di Kabupaten Barito Utara. Artinya, kita ingin daerah ini semakin aman, semakin siap menghadapi bencana, dan mampu melindungi masyarakat dari berbagai risiko yang dapat terjadi sewaktu-waktu,” ujarnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Barito Utara memiliki berbagai potensi ancaman bencana, baik bencana alam maupun nonalam, sehingga memerlukan kesiapsiagaan dan sinergi seluruh pihak. Karena itu, penguatan ketahanan daerah menjadi tanggung jawab bersama, tidak hanya pemerintah tetapi juga seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati menegaskan bahwa penanggulangan bencana bukan hanya tugas BPBD semata. Seluruh sektor harus terlibat, mulai dari pemerintah, dunia usaha, akademisi, organisasi masyarakat hingga masyarakat itu sendiri.
“Tanpa kerja sama dan komitmen bersama, upaya membangun daerah yang tangguh terhadap bencana tidak akan berhasil,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Barito Utara berharap nilai Indeks Ketahanan Daerah terus meningkat dari tahun ke tahun seiring dengan menurunnya Indeks Risiko Bencana. Dengan demikian, pembangunan daerah dapat berjalan lebih aman, berkelanjutan, dan memberikan perlindungan nyata bagi masyarakat.
Bupati juga mengajak seluruh peserta FGD untuk memanfaatkan forum tersebut secara maksimal dengan menyampaikan berbagai masukan, evaluasi, dan solusi nyata demi kepentingan daerah serta peningkatan ketahanan bencana di Kabupaten Barito Utara.
(A)


.jpg)


.jpg)









