- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Sebagai Ideologi yang Hidup
.jpg)
MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara memperingati Hari Lahir Pancasila Tahun 2026 dengan menggelar upacara di Arena Tiara Batara, Muara Teweh, Selasa (02/06/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Barito Utara H. Shalahuddin menegaskan bahwa peringatan Hari Lahir Pancasila bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memastikan nilai-nilai Pancasila tetap hidup dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Baca Lainnya :
- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
“Lebih dari sekadar seremoni tahunan, hari ini adalah momen refleksi untuk memastikan bahwa api Pancasila tetap menyala dalam jiwa setiap insan Indonesia,” kata Shalahuddin.
Menurutnya, tema Hari Lahir Pancasila Tahun 2026, “Pancasila Pemersatu Bangsa, Fondasi Perdamaian Dunia”, menunjukkan bahwa nilai-nilai luhur Pancasila tidak hanya penting dalam menjaga persatuan Indonesia, tetapi juga relevan sebagai landasan terciptanya perdamaian dunia.
Bupati menyebut Pancasila sebagai bintang penuntun yang telah terbukti mampu menjaga keutuhan bangsa di tengah keberagaman dan berbagai tantangan global. Ia menilai kemajuan ekonomi dan teknologi harus tetap diiringi dengan arah moral yang kuat.
Karena itu, Shalahuddin mengajak seluruh elemen masyarakat, terutama generasi muda, untuk menjadikan Pancasila sebagai ideologi yang hidup atau living ideology dalam kehidupan sehari-hari.
“Jangan biarkan nilai-nilai luhur ini hanya menjadi hiasan di dinding kantor atau teks di buku sejarah,” ujarnya.
Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya melawan segala bentuk intoleransi dan radikalisme yang dapat mengganggu harmonisasi kehidupan berbangsa dan bernegara.
Bupati juga mengajak seluruh masyarakat untuk memperkuat komitmen kebangsaan dan menjaga nilai-nilai kemanusiaan, persatuan, serta religiusitas sebagai fondasi Indonesia yang kuat.
“Selama darah Indonesia masih mengalir di tubuh kita, Pancasila akan senantiasa hidup dalam setiap denyut nadi seluruh anak bangsa,” tutupnya.
(Dd)
















