- Dede Fauji Resmi Dilantik Jadi Kaur Keuangan Desa Sangkanhurip
- Tampilkan Tokoh Wayang Bima dan Gatut Kaca Satlantas Sosialisasi Operasi Keselamatan Semeru 2026 .
- Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Majalengka Dorong Atap Genting sebagai Kebijakan Ekonomi Rakyat
- BNI Tutup 2025 dengan Kinerja Solid, Kredit Tumbuh 15,9% dan Laba Rp20 Triliun
- Pimpin Cabor Percasi Kota Blitar Ini Pesan Mohammad Trijanto Kepada Atlit
- Hari Jadi Majalengka ke-186, Puluhan Anak Ikuti Sunatan Massal di Puskesmas Leuwimunding
- Polemik Kepemimpinan PPP Jawa Barat Memanas: Pepep Saeful Hidayat Gugat SK Plt Uu Ruzhanul ke Mahkamah Partai
- Pemkot Depok dan Bogor Bersinergi, Underpass Citayam Ditargetkan Tuntas 2027
- Operasi Keselamatan Jaya 2026 Berlangsung Hingga 15 Februari 2026
- Rayakan Tahun Ke-4 SimInvest, Simversary Investors League 2025 Sukses Digelar
Buku Rahasia Sukses Pembinaan Pemuda Papua Dilaunching, Ada Testimoni Eks Wapres hingga Rhenald Kasali

MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Buku yang mengupas rahasia sukses pembinaan pemuda Papua resmi dilaunching dan telah beredar di pasaran. Buku berjudul Pemberdayaan Ekonomi Pemuda: Menggapai Potensi Tanpa Batas karya jurnalis dan penulis muda Adhim Mugni Mubaroq asal Majalengka ini mendapat perhatian luas serta testimoni dari sejumlah tokoh nasional, mulai dari mantan Wakil Presiden RI Maruf Amin hingga akademisi Prof. Rhenald Kasali.
Dalam buku ini juga ada ulasan dari para pemuda Papua, Aceh. Data-data statistik serta sejumlah rahasia yang mengungkapkan bagaimana pemuda diajak, dibina lalu mandiri secara kolektif kolegial.
Peluncuran buku tersebut akan dirangkai dalam Seminar Bedah Buku yang digelar oleh Keluarga Mahasiswa Majalengka (KEMKA) Jakarta.
Baca Lainnya :
- Ikuti Arahan Presiden Prabowo, Pemkab Majalengka Dorong Atap Genting sebagai Kebijakan Ekonomi Rakyat
- Hari Jadi Majalengka ke-186, Puluhan Anak Ikuti Sunatan Massal di Puskesmas Leuwimunding
- Polemik Kepemimpinan PPP Jawa Barat Memanas: Pepep Saeful Hidayat Gugat SK Plt Uu Ruzhanul ke Mahkamah Partai
- Sejarah Kabupaten Majalengka: Dari Kerajaan Kuno hingga Perubahan Nama dan Hari Jadi Resmi
- AI Mengubah Dunia Jurnalisme: Peluang Efisiensi vs Ancaman Keberlanjutan Media di 2026
Ketua Pelaksana kegiatan, Aldi Muhamad Rifaldi, mengatakan seminar ini tidak sekadar agenda seremonial, melainkan ruang berbagi pengalaman pembangunan berbasis pemuda.
"Kami ingin seminar ini menjadi ruang belajar bersama. Buku ini bukan hanya menceritakan Papua, tetapi memberi contoh nyata bagaimana pemuda bisa menjadi penggerak perubahan dari daerah," kata Aldi, Kamis (18/12/2025).
Seminar Bedah Buku dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 21 Desember 2025, pukul 08.00–12.00 WIB, di Aula Student Center (SC) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Dalam buku setebal lebih dari 150 halaman tersebut, Adhim menuliskan pengalamannya melakukan observasi lapangan selama lebih dari dua tahun di Papua serta sebagian wilayah Aceh. Ia merekam perjalanan Papua Youth Creative Hub (PYCH) di Jayapura dan replikasinya di Aceh melalui AMANAH Youth Creative Hub.
Adhim menegaskan, pembangunan Papua tidak cukup hanya dengan pendekatan administratif.
Ia menilai, keberhasilan PYCH lahir dari pendekatan pendampingan yang nyata, bukan sekadar program di atas kertas.
"Papua tidak butuh banyak konsep. Papua butuh pendampingan yang mau hidup, bekerja, dan tumbuh, serta mengerti bersama mereka," tulisnya.
Buku ini juga mengulas peran Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2020 tentang percepatan pembangunan kesejahteraan Papua dan Papua Barat, yang diimplementasikan melalui pendampingan lintas sektor, termasuk oleh Badan Intelijen Negara (BIN).
Sosok Made Kartikajaya, yang saat itu menjabat Deputi IV Bidang Ekonomi Intelijen BIN, disebut sebagai figur penting dalam pendampingan lapangan. Adhim menggambarkan Made sebagai pemimpin yang tidak hanya merancang konsep, tetapi hadir langsung di tengah anak muda Papua.
"Pak Made bukan hanya bicara bagaimana membangun Papua, tetapi menunjukkan bagaimana caranya benar-benar bersama dan mengerti masyarakat Papua. Dia ahli konsep dan eksekusi lapangan dengan baik," tulis Adhim.
Ketua Umum PYCH, Simon Tabuni, juga memberikan kesaksian dalam buku tersebut.
"Pak Made memberi contoh lewat tindakan. Cara bicara, cara bekerja, dan cara menghargai orang Papua menjadi teladan bagi kami," ujar Simon.
Tak hanya itu, tokoh nasional memberikan testimoni di buku ini, mulai dari eks Wakil Presiden RI Ma'ruf Amin, eks Menpora Ario Bimo Nandito Ariotedjo, Wamen PUPR Ir. Diana Kusumastuti, M.T., Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Brigjen Pol Asep Guntur Rahayu (KPK), Prof. Rhenald Kasali, Ph.D, anggota DPR RI Ahmad Doli Kurnia, Ilham Pangestu dan tokoh muda Arief Rosyid dan tokoh-tokoh lainnya.
Para tokoh tersebut menilai buku ini sebagai refleksi penting pembangunan nasional yang menempatkan pemuda sebagai pusat perubahan menuju Indonesia Emas 2045.
Pembelian buku klik bisa disini :

















