- Ribuan Kendaraan Serbu Puncak, Polisi Berlakukan One Way Lebih Awal
- Mendikdasmen: Pendidikan Tak Cukup Sekadar Angka, Karakter Bangsa Harus Dibangun
- Hadiri Hardiknas 2026, Ketua DPRD Barito Utara Perkuat Komitmen Pendidikan
- Bupati Barut Dalam Moment Hardiknas, Sekolah Jadi Pilar Integrasi Sosial Melalui Pendidikan Inklusif dan Holistik
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Proyek Jaringan Irigasi Disorot, Dugaan Penyimpangan Menguat di Majalengka
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Buka Konsultasi Publik RPPLH, Sachrudin Berharap Pembangunan Tidak Hanya Mengejar Pertumbuhan Ekonomi

Keterangan Gambar : Buka Konsultasi Publik RPPLH, Sachrudin Berharap Pembangunan Tidak Hanya Mengejar Pertumbuhan Ekonomi
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG- Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, berharap pembangunan di kota Tangerang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi namun juga memperhatikan keseimbangan ekologi.
Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Konsultasi Publik Kajian Review Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tangerang, yang digelar secara hibrid di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (17/11/2025).
“RPPLH menjadi kompas bagi kita semua agar pembangunan kota ini tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga, dan kewajiban kita untuk menjaganya,” ujar Sachrudin.
Baca Lainnya :
- Hardiknas 2026 : Fajar Muh Shidik Gugat Pendidikan Baik atau Kita Terbiasa Rusak?
- Kadisdik Majalengka : Hayu Saekola Dorong Revolusi Lingkungan Sekolah melalui Geber
- Kecam Keras 9 Pasar di Kota Blitar Sepi, Disperindag Harus Buang Konsep Cara Lama
- Digerebek di Parkiran Alfamart! Pengedar Obat Keras Ilegal Diciduk di Talaga
- Bupati Eman : Prestasi IPM 71,37 Tercapai, Tapi ATS Jadi PR Besar
Dihadapan sekitar 100 peserta hadir secara luring dan daring, termasuk masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta komunitas lingkungan. Sachrudin, mengajak semua pihak berdialog dan berkolaborasi. “Keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” imbuhnya.
Wali kota, juga menyoroti tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Tangerang beberapa tahun terakhir, seperti peningkatan sampah, penurunan kualitas air dan udara, serta dampak perubahan iklim. “Evaluasi RPPLH ini penting untuk mengukur efektivitas kebijakan terdahulu dan merumuskan strategi yang lebih adaptif dan inovatif,” tambahnya.

Di akhir penyampaian, Sachrudin, berharap hasil forum ini memperkaya substansi RPPLH dan menjadi pedoman kuat dalam mewujudkan Kota Tangerang yang green, resilient, dan sustainable. “Semoga konsultasi publik ini menghasilkan dokumen yang komprehensif, aplikatif, dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Tangerang, kini dan di masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, melaporkan, bahwa peserta kegiatan terdiri dari anggota Tim Penyusun RPPLH dari tiap perangkat daerah, perwakilan instansi terkait, daerah berbatasan, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, serta Lembaga Non-Pemerintah (NGO) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang. "Kegiatan ini diharapkan memberikan masukan konstruktif untuk menjadikan RPPLH sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan yang kuat dan aplikatif," terangnya.Adv

















