- Operasi Laut Gabungan Sita 1,3 Ton Ketamine, Delapan Awak Kapal Asing Diamankan
- Pramono Anung Dukung Kolaborasi Bank Jakarta-Persija, Target Juara untuk 500 Tahun Jakarta
- Sambut HUT RI ke-81, Wali Kota Depok Sebar Ribuan Bendera Merah Putih
- Bukan Sekadar Sponsor, Bank Jakarta Bangun Kemitraan Strategis dengan Persija
- Yayasan Kreshna dan RS Husada Jakarta Resmi Bentuk Club Stroke di Usia ke-102 Tahun
- Bupati Lepas Kontingen Barito Utara Ikuti Jambore Nasional XII 2026 Cibubur, Jakarta
- Menteri UMKM Dorong APPI Perkuat Pasar Produk Dalam Negeri
- Pemkab Barito Utara Kaji Tiru Tata Kelola Pemerintahan ke Kulon Progo
- Bupati Barito Utara Hadiri Rakor Pemerintahan Desa/Kelurahan se-Kalteng 2026
- Kaji Tiru ke Bantul, Pemkab Barito Utara Dalami Inovasi Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Buka Konsultasi Publik RPPLH, Sachrudin Berharap Pembangunan Tidak Hanya Mengejar Pertumbuhan Ekonomi

Keterangan Gambar : Buka Konsultasi Publik RPPLH, Sachrudin Berharap Pembangunan Tidak Hanya Mengejar Pertumbuhan Ekonomi
MEGAPOLITANPOS.COM, KOTA TANGERANG- Wali Kota Tangerang, H. Sachrudin, berharap pembangunan di kota Tangerang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi namun juga memperhatikan keseimbangan ekologi.
Hal tersebut disampaikan Sachrudin saat membuka Konsultasi Publik Kajian Review Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Kota Tangerang, yang digelar secara hibrid di Ruang Al-Amanah, Gedung Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Senin (17/11/2025).
“RPPLH menjadi kompas bagi kita semua agar pembangunan kota ini tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjaga keseimbangan ekologis. Lingkungan yang sehat adalah hak setiap warga, dan kewajiban kita untuk menjaganya,” ujar Sachrudin.
Baca Lainnya :
- Anto Febrianto Tantang Pemuda Majalengka : Mandiri dan Berani Kritik
- Interupsi PDIP Warnai Paripurna APBD Majalengka, Bupati Beri Penjelasan
- Bupati Majalengka Beberkan Hasil Paripurna APBD 2026, Dana Tetap Aman
- APBD Majalengka 2026 Naik Jadi Rp 3,14 Triliun, Ini Rincian Anggarannya
- Persib Gagal Juara, Ateng Sutisna Ajak Bobotoh Tetap Solid dan Bermartabat
Dihadapan sekitar 100 peserta hadir secara luring dan daring, termasuk masyarakat, akademisi, pelaku usaha, serta komunitas lingkungan. Sachrudin, mengajak semua pihak berdialog dan berkolaborasi. “Keberhasilan pengelolaan lingkungan hidup tidak bisa dicapai hanya oleh pemerintah. Dibutuhkan sinergi dan kolaborasi semua pihak,” imbuhnya.
Wali kota, juga menyoroti tantangan lingkungan yang dihadapi Kota Tangerang beberapa tahun terakhir, seperti peningkatan sampah, penurunan kualitas air dan udara, serta dampak perubahan iklim. “Evaluasi RPPLH ini penting untuk mengukur efektivitas kebijakan terdahulu dan merumuskan strategi yang lebih adaptif dan inovatif,” tambahnya.

Di akhir penyampaian, Sachrudin, berharap hasil forum ini memperkaya substansi RPPLH dan menjadi pedoman kuat dalam mewujudkan Kota Tangerang yang green, resilient, dan sustainable. “Semoga konsultasi publik ini menghasilkan dokumen yang komprehensif, aplikatif, dan berkeadilan bagi seluruh warga Kota Tangerang, kini dan di masa depan,” pungkasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Tangerang, Wawan Fauzi, melaporkan, bahwa peserta kegiatan terdiri dari anggota Tim Penyusun RPPLH dari tiap perangkat daerah, perwakilan instansi terkait, daerah berbatasan, perguruan tinggi, komunitas lingkungan, serta Lembaga Non-Pemerintah (NGO) yang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Tangerang. "Kegiatan ini diharapkan memberikan masukan konstruktif untuk menjadikan RPPLH sebagai pedoman pembangunan berkelanjutan yang kuat dan aplikatif," terangnya.Adv

















