- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Semarak HUT RI Ke-81, PAUD Melati 08 Kalibata Gelar Aneka Lomba
- Karang Taruna RW 09 Kalibata Gelar Pesta Kemerdekaan Meriah pada 29 Agustus 2026
- Bupati Shalahuddin Tinjau Rumah Lanting di Sungai Barito yang Terdampak Surut
- Sebanyak 329 Rumah Tidak Layak Huni di Tangsel Tuntas Dibedah, Pondok Aren Terbanyak
- Kemenhub: Transportasi di Kalimantan Tetap Beroperasi di Tengah Karhutla.
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Gulkarmat Jakut Gencarkan Edukasi Cegah Kebakaran di Tengah Perayaan HUT ke-81 RI
- Lomba Kreasi Layang - Layang Ajarkan Generasi Muda Produktif dan Lebih Berkegiatan Positif
- Drakor di Tambang Batubara: Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban, Mafia Legal Formal,.
BP2MI Lepas Keberangkatan 161 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan dan 2 PMI Perawat ke Jerman

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) skema penempatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan ke Jerman. Kali ini yang dilepas berjumlah 163 PMI, terdiri dari 161 PMI ke Korea Selatan dan 2 PMI ke Jerman.
Seremoni pelepasan ratusan pejuang devisa negara itu digelar di eL Hotel Kelapa Gading Jakarta Utara, Senin sore (6/5/2024).
Mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Seriulina Tarigan dalam sambutannya mengingatkan pekerja migran Indonesia untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik bangsa Indonesia selama bekerja di negara penempatan.
Baca Lainnya :
- Mulai 31 Agustus, Pemkot Jaktim Larang PKL Berjualan di Trotoar Jalan Raya Bogor Kramat Jati
- Polres Majalengka Kedepankan Langkah Preventif Tekan Knalpot Brong
- Bank Jakarta dan ITB Perkuat Kolaborasi Pendidikan, Riset, dan Pengembangan Talenta
- Bukan Sekadar Gangguan Sinyal, KRL Bogor-Jakarta Terganggu akibat Insiden di Tebet
- Ineu Bongkar Alasan Jabar Pinjam Rp 3,4 Triliun di Tengah Defisit
"Selain jaga diri, jaga nama bangsa dan negara," kata Seriulina.
Dia juga menyampaikan, PMI untuk mentaati peraturan yang berlaku di negara penempatan dan memanfaatkan kesempatan bekerja tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Taati peraturan-peraturan, tentu peraturan di Korea berbeda dengan peraturan di Indonesia. Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," paparnya.
Lanjut katanya, pemerintah melalui BP2MI akan terus memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para pekerja Indonesia yang berada di berbagai negara penempatan. Termasuk memberikan layanan lounge khusus untuk digunakan para PMI di beberapa bandara untuk kenyamanan mereka sebelum dan sesudah keberangkatan.
"Selamat berangkat, selamat sampai tujuan dan tetap jaga kesehatan," ucapnya.
Untuk diketahui, para pekerja migran Indonesia yang berangkat bekerja ke Korea Selatan dan Jerman, masing-masing membawa surat kredensial (credential letter) yang ditandatangani oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.(*/Anton)




.jpg)












