- Anggaran Kementerian dan Lembaga Dipotong 30 Persen per 8 Oktober, Begini Instruksi Menkeu!
- Koramil 09/Mauk Gelar Patroli Malam, Antisipasi Daerah Rawan Begal.
- Wujud Sinergi TNI dan Komduk, Dibangun Dengan Jaga Keamanan .
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Kisah Inspiratif Dwi Suswanti Raih Gelar Doktor, Meski Sang Ibu Tak Lulus SD
- 174 Pelajar Ikuti Persami KKRI 2026 di Menarhanud 10/ABC.
- Rampas Mobil Taksi Online, Pelaku Berhasil Dibekuk Jatanras PMJ di Rangkasbitung
- Disambut Pangkogabwilhan II Marsdya TNI Muzafar, Komisi I DPR RI Tegaskan Komitmen Dukung Alutsista dan Kesejahteraan Prajurit.
- Kantah Kabupaten Tangerang Serahkan 8 Sertipikat Aset BMN untuk Dukung Pembangunan Jalan Tol Tangerang–Merak.
- Sinergi Koramil dan Komduk Gelar Patroli Jaga Kondusifitas Wilayah Binaan.
BP2MI Lepas Keberangkatan 161 Pekerja Migran Indonesia ke Korea Selatan dan 2 PMI Perawat ke Jerman

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) kembali melepas keberangkatan pekerja migran Indonesia (PMI) skema penempatan antar pemerintah atau Government to Government (G to G) ke Korea Selatan dan ke Jerman. Kali ini yang dilepas berjumlah 163 PMI, terdiri dari 161 PMI ke Korea Selatan dan 2 PMI ke Jerman.
Seremoni pelepasan ratusan pejuang devisa negara itu digelar di eL Hotel Kelapa Gading Jakarta Utara, Senin sore (6/5/2024).
Mewakili Kepala BP2MI, Benny Rhamdani, Direktur Penempatan Pemerintah Kawasan Asia dan Afrika BP2MI Seriulina Tarigan dalam sambutannya mengingatkan pekerja migran Indonesia untuk senantiasa menjaga diri dan nama baik bangsa Indonesia selama bekerja di negara penempatan.
Baca Lainnya :
- Transformasi Bank DKI Jadi Bank Jakarta, Pemprov DKI Dorong Ekspansi Bisnis
- Diduga Adu Kekuatan Antarkelompok, 5 Orang Diamankan Polisi
- Warga Cium Bau Tak Sedap, Ustaz Latif Ditemukan Meninggal Diperkirakan Sudah 3 Hari
- 77 Ribu Aduan Bansos Menggunung, Dinsos Majalengka Disorot
- Jamaah Haji 2027 Dapat Subsidi Rp 3 Juta, Pelunasan Jadi Rp 23,24 Juta
"Selain jaga diri, jaga nama bangsa dan negara," kata Seriulina.
Dia juga menyampaikan, PMI untuk mentaati peraturan yang berlaku di negara penempatan dan memanfaatkan kesempatan bekerja tersebut dengan sebaik-baiknya.
"Taati peraturan-peraturan, tentu peraturan di Korea berbeda dengan peraturan di Indonesia. Pepatah mengatakan di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung," paparnya.
Lanjut katanya, pemerintah melalui BP2MI akan terus memberikan pelayanan dan pelindungan kepada para pekerja Indonesia yang berada di berbagai negara penempatan. Termasuk memberikan layanan lounge khusus untuk digunakan para PMI di beberapa bandara untuk kenyamanan mereka sebelum dan sesudah keberangkatan.
"Selamat berangkat, selamat sampai tujuan dan tetap jaga kesehatan," ucapnya.
Untuk diketahui, para pekerja migran Indonesia yang berangkat bekerja ke Korea Selatan dan Jerman, masing-masing membawa surat kredensial (credential letter) yang ditandatangani oleh Kepala BP2MI Benny Rhamdani.(*/Anton)




.jpg)




.jpg)
.jpg)





