- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
- PT Jaya Putra Kundur Minta Perlindungan Hukum kepada Presiden, Persoalkan Pembatalan Lahan di Batam
- Kementerian UMKM Siapkan Insentif 50 Persen di Marketplace, Media Diminta Kawal UMKM Naik Kelas
- Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati Kirim Bantuan Korban Gempa Bumi NTT melalui PELNI
- MBK Buka 24 Jam Aturan Ruwet Pelaku Usaha Terancam Gulung Tikar
- DPMPTSP Barito Utara Kawal Promosi Potensi Daerah di APKASI Otonomi Expo 2026
BP2MI Fasilitasi Puluhan PMI Terkendala Pulang ke Kampung Halaman

Keterangan Gambar : Kepala BP2MI Benny Rhamdani saat menyapa para PMI terkendala di ruang Command Center BP2MI.
MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta - Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) memfasilitasi puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) terkendala pulang ke kampung halaman. Para PMI yang diduga korban sindikat penempatan ilegal ini diketahui bekerja di sejumlah negara.
"Ada 14 PMI terkendala yang dipulangkan, mereka berasal dari beberapa daerah di Indonesia seperti Jawa, Lampung, Kalimantan, NTB, Gorontalo," kata Kepala BP2MI Benny Rhamdani dalam konferensi pers 'Penanganan Kepulangan Arus Mudik Lebaran Pekerja Migran Indonesia Tahun 2023', di ruang Command Center BP2MI, Senin sore (17/4/2023).
Benny menyebut para PMI yang terkendala itu telah bekerja di beberapa negara penempatan seperti Malaysia, Arab Saudi dan negara-negara di Timur Tengah lainnya, dengan kurun waktu yang bervariasi. Dijelaskan Benny, dari 14 PMI tersebut, satu diantaranya merupakan PMI yang berangkat secara resmi.
Baca Lainnya :
- Bupati Majalengka Kucurkan Rp 7 Miliar, Jembatan Waringin Akhirnya Terwujud
- Tan Ngi Hing : Bazar Merdeka Dorong Pertumbuhan Ekonomi UMKM RW 14 Karangtengah
- Ekspedisi Batas Negeri di Temajuk, 181 Meter Merah Putih Berkibar di Muka Indonesia
- HUT ke-41 Dufan Ancol Ajak Anak Yatim dan Dhuafa Nikmati Wahana Gratis
- Dilepas ke 11 Negara, 4.021 Alumni LKP Siap Bersaing di Dunia Kerja Global
"Satu yang dinyatakan resmi, tapi yang 13 itu sudah dipastikan mereka berangkat tidak resmi," terangnya.
Guna mencegah PMI itu kembali bekerja ke luar negeri melalui jalur non prosedural, Benny mengatakan BP2MI menjalin kerja sama dengan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Ditjen Imigrasi Kemenkumham) untuk menonaktifkan paspor para PMI itu selama lima tahun ke depan.
"Kecuali kalau mereka nanti berproses secara resmi, kita juga nanti yang mengonfirmasi ke imigrasi untuk diproses pembuatan paspornya. Tapi kalau mereka diam-diam mereka tidak mungkin akan keluar paspor baru, tidak mungkin keluar," katanya, dikutip antaranews.
Adapun biaya pulang kampung para PMI terkendala itu ditanggung oleh pemerintah melalui BP2MI termasuk tiket dan biaya hingga sampai ke kampung halaman. Selain itu, BP2MI juga menyerahkan paspor para PMI terkendala yang sempat diamankan.
Dalam kesempatan itu, Benny juga menyampaikan, diperkirakan ada ribuan Pekerja Migran Indonesia (PMI) akan pulang ke Tanah Air Indonesia menjelang hari raya Idul Fitri 1444 Hijriah atau Lebaran 2023.
"Terdapat 8.311 PMI akan pulang ke Indonesia yang selesai masa kontraknya di bulan April 2023," ujar Benny.







.jpg)







