- PRSI Hadiri Bukber di Kantor Staf Presiden, Dorong SDM Berbasis Teknologi
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Idul Fitri 2026: Perempuan Jadi Pilar Ekonomi Keluarga di Masa Sulit
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Politisi Muda Disabilitas BambsoesHadir dalam Buka Puasa Bersama IKAL Lemhannas RI di Kantor Staf Presiden
- PRSI Ucapkan Selamat Nyepi, Perkuat Komitmen Program Robotika untuk Negeri
- Pastikan Kesiapan Lebaran, Bupati Barito Utara Cek Tiga Pos Strategis
- Politisi Nasdem, Hj Nety Herawati Ingatkan Pemudik Utamakan Keselamatan
- Hilal Tak Terlihat, Pemerintah Tetapkan Lebaran 2026 pada 21 Maret
- Pemerintah Tetapkan Idul Fitri 1447 Hijriah pada Sabtu 21 Maret
Bocor Informasi, Sejumlah Tempat Hiburan di Pasar Kemis Tutup Saat Dirazia

Keterangan Gambar : Petugas Satpol PP saat akan melakukan razia
MEGAPOLITANPOS.COM, Kabupaten Tangerang-Sejumlah tempat hiburan malam di wilayah Pasar Kemis kabupaten Tangerang disegel aparat gabungan selasa (11/10/2022) dinihari kemarin.
Aparat gabungan yang terdiri dari satpolPP, Aparatur Kecamatan Pasar kemis, TNI/Polri sempat kesulitan melakukan penyegelan lantaran para pemilik hiburan malam memilih kabur meninggalkan tempat usahanya disekitaran perumahan Wisma Mas.
Kaburnya para pemilik lokasi tempat hiburan malam tersebut disinyalir lantaran bocornya informasi pergerakan yang dilakukan aparat gabungan.
Baca Lainnya :
- H. Iing Misyahudin: Idul Fitri Momentum Sucikan Hati dan Bangkit Bangun Majalengka
- Bupati Majalengka Resmi Lepas Takbir Keliling Sambut Idul Fitri 1447 H
- Legislator DPR RI Ateng Sutisna Hadirkan Posko Mudik Gratis di Pantura Subang - Pamanukan
- Ateng Sutisna Soroti Target Nol Open Dumping 2026, Dorong Reformasi Total dan Solusi RDF Berbasis Desa
- Penghujung Ramadhan, Forwat Gelar Sarasehan Bukber dan Sodaqoh
Namun begitu, Sony Karsan camat Pasar Kemis yang mengetahui persis keberadaan lokasi tempat hiburan malam tersebut sudah meresahkan dan diduga menjadi peredaran minuman keras bersikukuh kepada jajaran satpolPP untuk melakukan penyegelan.
"Kedatangan kami disini adalah ingin menegakan perda 20 tentang ketertiban umum, tapi lagi lagi kalau kita gabungan selalu bocor," ungkap Sony Karsan di lokasi penyegelan.
Bocornya kegiatan penyegelan yang pada saat itu dilakukan menjadikan jajaran aparatur kecamatan pasar kemis kesulitan mendapatkan informasi mendasar atas lahan yang digunakan untuk mendirikan bangunan yang digunakan sebagai lokasi tempat hiburan malam.
"Apakah ini tanah pribadi ataukah memang tanah ini tanah PU atau mohon maaf tanah negara, supaya kami bisa menyingkapi," kata Sony Karsan.
Namun demikian, Camat mengaku, tidak kehabisan akal, untuk mencari informasi terkait lahan yang saat ini dibangun bangunan permanen yang digunakan sebagai lokasi tempat hiburan malam.
"Siapa sih yang punya, apakah punya PU pengairan ?, kami akan berbuat dan bersurat kepada mereka, sampai sejauh mana perijinan yang ada dan dikeluarkan PU Pengairan terhadap si pemilik tempat hiburan malam," ucap dia.
Sebelumnya, Empat lokasi tempat hiburan malam yang disebut - sebut luput dari penyegelan dipastikan bakal bernasib sama dengan beberapa lokasi yang sebelumnya dilakukan penyegelan.
Hal itu diungkapkan Fachrul Rozi kepala satuan polisi pamong Praja Kabupaten Tangerang menyusul tudingan dari beberapa aktifis yang menduga ada cuan dan bekingan yang dituduhkan ke instansi yang dinahkodainya.
Ia berujar, dalam waktu dekat 4 karoke dibilangan wisma mas akan bernasib sama dengan tempat Karoke sebelumnya dilakukan penyegelan.
"Ga ada itu cuan-cuan... tetap selanjutnya juga akan kami tindak tunggu kami kabari," singkat KasatpolPP. (**)

















