- Kodim 0506/Tgr Deteksi Dini Keamanan Dengan Patroli Pos Ronda.
- IKA Trisakti Hadirkan Trisakti Peduli, Dorong Pemulihan Ekonomi Masyarakat Pascabencana
- Koramil 01/Teluknaga Salurkan Air Bersih untuk Warga Terdampak Kemarau Panjang.
- Koramil 04/Ciledug Turun Tangan, Pasar Lembang Dibersihkan dari Sampah.
- Gabungan Wartawan Bersatu dalam Doa, KWP Gelar Doa Bersama di Kompleks DPR/MPR RI
- Kementerian UMKM Perkuat Kapasitas UMKM Aceh Terdampak Bencana
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Barito Utara Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Kepedulian Sosial
- Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
- Dorong Semangat Warga Jaga Kamtibmas Babinsa Bersama Komduk Patroli Malam.
BNI Multifinance Sukses Bukukan Peningkatan Pembiayaan 6,6 kali

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT BNI Multifinance berhasil mencatat pertumbuhan yang signifikan pada enam bulan pertama tahun ini. Capaian ini terlihat dari jumlah pembiayaan pada semester I-2023 yang mencapai Rp915,4 miliar.
Jumlah ini jauh lebih tinggi dibandingkan dengan total pembiayaan pada semester I 2022 yang hanya sebesar Rp138 miliar, menunjukkan peningkatan sebesar 6,6 kali lipat secara tahunan atau year-on-year (YoY).
Prestasi ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi perusahaan, terutama karena pertumbuhannya sejalan dengan proses transformasi yang sedang dilakukan.
Baca Lainnya :
- Landing Page UMKM Sumatera Bangkit Jadi Kanal Baru Pemulihan Usaha Pascabencana
- Kemenkop Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
- Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Wirausaha Sulsel melalui Bursa Wirausaha Unggulan
- Usaha Laundry Tumbuh di Berbagai Daerah, Menteri UMKM Ingatkan Risiko Persaingan
- Tembus 3.000 Pelari, Sachrudin: Tangerang 10K Semakin Ramai dan Berdampak.
Direktur Utama BNI Multifinance Yenanto Siem mengungkapkan, total pembiayaan BNI Multifinance selama semester I-2023 terdiri dari pembiayaan konsumer sebesar Rp662,9 miliar, pembiayaan investasi sebesar Rp196,5 miliar, pembiayaan modal kerja sebesar Rp9,5 miliar, dan pembiayaan sewa operasi sebesar Rp46,3 miliar.
"Kami bersyukur melihat kinerja pembiayaan yang positif pada paruh pertama tahun ini, dan kami berkomitmen untuk memanfaatkan potensi yang ada guna menjaga kinerja ini di masa yang akan datang," ujarnya.
Yenanto menambahkan, sejalan dengan hal tersebut, aset BNI Multifinance juga mengalami peningkatan menjadi Rp1.602 triliun, meningkat 48% dibandingkan dengan angka aset pada semester I-2022 yang sebesar Rp1.085 triliun.
Untuk mendukung rencana ekspansi ke depan, BNI Multifinance akan menerima suntikan modal dari pemegang saham (BNI) pada semester II-2023.
Meski demikian, BNI Multifinance akan tetap menjalankan manajemen risiko yang ketat dalam proses pemberian kredit. Ini terlihat dari posisi rasio pembiayaan bermasalah (Non Performing Finance/NPF) yang tetap terjaga pada tingkat yang aman. Hingga 30 Juni 2023, NPF Net berada pada level 0,98%.
Selain itu, sejak akhir tahun 2022, BNI Multifinance telah melaksanakan serangkaian langkah strategis untuk merubah fokus pasar dari Corporate Finance menjadi Consumer Finance.
Di semester I 2023, BNI Multifinance juga telah membangun infrastruktur yang mendukung transformasi ini. Sebanyak 17 cabang (full branch operation) telah beroperasi dan telah mendapatkan persetujuan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dari total 30 cabang yang direncanakan akan beroperasi hingga akhir 2023.
BNI Multifinance juga berhasil mengimplementasikan new core system yang mendukung digitalisasi proses bisnis melalui penggunaan aplikasi mobile, bertujuan untuk menyederhanakan proses dan mencapai efisiensi dalam operasional perusahaan.
"Dengan pertumbuhan positif ini, BNI Multifinance optimis dalam menghadapi persaingan di industri pembiayaan hingga akhir tahun ini," pungkasnya. (Reporter: Achmad Sholeh)


.jpg)
.jpg)



.jpg)








