- Raker ke- X Forwat digelar, Usung Program Kerja dan Kaderisasi Organisasi
- Trijanto : Maraknya Politik Uang Tanda Hancurnya Demokrasi Pancasila
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- HUT ke-65 Bank Jakarta Diwarnai Aksi Sosial untuk Sahabat Disabilitas
- KUR Rp32,73 Triliun Mengalir ke Pertanian, Bukti Dukungan Pemerintah untuk UMKM
- Amran Sulaiman: Ketahanan Pangan Menguat, Cadangan Beras Indonesia Capai 5 Juta Ton
- Rayakan HUT Kota Depok, Kantor Imigrasi Buka Layanan Paspor Simpatik 25-26 April 2026
- Terkait Dugaan Pungli Oknum Kades, Perusahaan Properti akan Ambil Langkah Hukum
- Keruntuhan yang Sunyi : Alarm Keras Komisi III DPRD Majalengka dari Jebakan Utang hingga Pembangunan
- Gelar Rapat Paripurna Pembahasan LKPJ Bupati Tahun 2025 DPRD Berikan 20 Catatan penting
BNI Lestarikan Warisan Budaya Tenun Lewat Dukungan Peragaan Busana Cita Raya HIKAYAT

MEGAPOLITANPOS.COM, Jakarta- PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI proaktif mendorong perkembangan industri kreatif dan _fashion_ tanah air lewat dukungannya pada gelaran peragaan busana bertajuk Cita Raya HIKAYAT. Sebanyak 52 koleksi pakaian wanita dan pria diperagakan dengan sentuhan tenun hasil kreasi dari empat label Indonesia.
Acara yang digelar di St. Regis Hotel Jakarta, Selasa (25/2) ini turut dihadiri SEVP Wealth Management BNI Steven Suryana dan sejumlah pelaku usaha industri kreatif di tanah air.
Corporate Secretary BNI Okki Rushartomo mengatakan, diperlukan dukungan banyak pihak dalam membangun ekosistem industri kreatif, _fashion_, dan budaya lokal Indonesia.
Baca Lainnya :
- Menkop Sebut, Kopdes di NTT akan Menjadi Ekosistem Baru Ekonomi
- Kementerian UMKM Lepas Ekspor 24 Ton Gula Kelapa Organik ke Ghana Senilai Rp1,1 Miliar
- Kementerian UMKM Dorong Adopsi AI untuk Perkuat Ekonomi Inklusif
- Kemenkop dan Kemensos Rencanakan Penerima PKH Jadi Karyawan KDKMP
- Kunjungan ke China, Menteri Maman Buka Peluang Besar UMKM Tembus Pasar Global
"Kami akan memberikan pengalaman terbaik bagi para pengunjung gelaran ini termasuk memberikan berbagai promo eksklusif dari wondr by BNI yang dapat dinikmati untuk bertransaksi,” ujar Okki dalam keterangan tertulis.
Pengunjung yang hadir dapat membeli Koleksi Cita Raya: HIKAYAT yang tersedia di Lomma Experience Booth saat Fashion Show berlangsung pada 25 Februari 2025 di Astor Ballroom, St. Regis Hotel mulai pukul 4 sore. Selain itu, juga tersedia beragam koleksi yang bisa didapat di Lomma Shop mulai 10 Maret 2025.
BNI menyediakan special privileges diskon hingga 20% bagi nasabah yang bertransaksi dengan Kartu BNI dan wondr by BNI, Cicilan 0% tenor 3 bulan, serta diskon hingga 50% dengan BNI Rewards Point. BNI juga menyediakan bonus hingga Rp25 juta bagi nasabah baru BNI Emerald. “Ada pula Cashback hingga Rp250 ribu untuk pengajuan Kartu Kredit BNI dan pembukaan rekening tabungan wondr by BNI,” tambah Okki.
Koleksi wastra tenun Cita Raya: HIKAYAT yang ditampilkan pada gelaran peragaan busana ini hadir dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan. Koleksi ini merupakan hasil kolaborasi dari Lomma dan Cita Tenun Indonesia, bersama empat label mode modestwear progresif yakni IKYK, RiaMiranda Signature, Kami., dan lainnya dalam media wastra tenun.
Founder Lomma Dita Konar mengatakan, kolaborasi ini merupakan titik temu antara modestwear dengan tenun yang masih belum banyak dieksplor.
”Sebagai ruang kreatif, Lomma ingin mendukung eksplorasi fashion seluas-luasnya, untuk itu kami mencoba mengkolaborasikan dua konsep fashion yang sudah punya komunitas masing-masing: tenun dan modestwear, agar market keduanya bisa semakin luas dan para brand owner juga melahirkan inovasi baru. Momennya juga pas, menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri 1446H.” ujar Dita.
Secara istimewa, koleksi ini menggunakan kain tenun asli dari para perajin lokal yang dibina oleh Cita Tenun Indonesia (CTI). Kain tenun tersebut memiliki keragaman teknik, corak, dan kombinasi warna, yang berasal dari berbagai daerah binaan CTI seperti Kalimantan Barat, Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, dan Sulawesi Selatan.
Empat label fashion yang dilibatkan dalam gelaran ini membawa interpretasi unik mereka terhadap kain tenun dalam modestwear, menghadirkan sub-tema yang juga mencerminkan filosofi dan estetika desain masing-masing.( Reporter: Achmad Sholeh Alek).




.jpg)












