- Kepercayaan Publik Melejit, Lazismu Depok Raup Rp1,43 Miliar Dana ZIS Selama Ramadhan
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Wamen UMKM Sebut Kewirausahaan Jadi Kunci Keberhasilan Hadapi Puncak Demografi
- Perkuat Kinerja, Polres Barito Utara Lakukan Sertijab Dua Satuan Penting
- Dari Jakarta, H. Ateng Sutisna Kobarkan Semangat Ciayumajakuning untuk Bangun Daerah
- Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci
- Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal
- Dorong Kemandirian Pangan, Barito Utara Fokus Pengembangan Komoditas Jagung
- Korban Kedua Tenggelam di Sungai Barito Ditemukan, Operasi Pencarian Berakhir
- Dua Hari Pencarian, Polisi Tenggelam di Sungai Barito Akhirnya Ditemukan
Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka

Keterangan Gambar : Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M
MEGAPOLITANPOS.COM MAJALENGKA - Pemerintah memastikan keberangkatan jemaah haji Indonesia tahun 2026 tetap berjalan sesuai jadwal meski di tengah memanasnya situasi geopolitik di kawasan Timur Tengah. Kepastian tersebut disampaikan usai gelaran Musyawarah Cabang (Muscab) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Majalengka di Kantor DPC PKB Majalengka, Minggu (05/04/2026).
Anggota DPR RI Fraksi PKB, Dr. KH. Maman Imanulhaq, M.M menegaskan bahwa pelaksanaan ibadah haji di Arab Saudi tetap dalam kondisi aman dan terkendali.
"Keberangkatan jemaah tetap sesuai jadwal. Pemerintah menjamin keamanan dan kenyamanan jemaah selama menjalankan ibadah," ujarnya.
Baca Lainnya :
- Dampak Harga Plastik Naik: Keuntungan UMKM Menyusut
- Di Tengah Bayang-Bayang Konflik Global, Majalengka Pastikan Haji 2026 Tetap Berangkat : 730 Jemaah Siap Menuju Tanah Suci
- Haji 2026 Tetap Berangkat di Tengah Gejolak Timur Tengah, Disampaikan Usai Muscab PKB Majalengka
- Bukan Sekadar Silaturahmi : SMS Lahir, Konsolidasi Pemuda Majalengka Menuju 2029 Dimulai
- Semarak Muscab PKB di Berbagai Daerah, Maman Imanul Haq Ucapkan Selamat & Sukses
Berdasarkan jadwal, jemaah haji Indonesia mulai diberangkatkan pada 22 April 2026, dengan proses masuk asrama haji dimulai sejak 18 April. Melalui Kementerian Agama Republik Indonesia, pemerintah terus mematangkan berbagai persiapan, baik dari sisi teknis maupun pelayanan.
Sejumlah peningkatan fasilitas menjadi perhatian, di antaranya perbaikan tenda di Arafah dengan sistem pumping block, peningkatan sarana sanitasi di kawasan Armuzna (Arafah, Muzdalifah, Mina), serta peningkatan kualitas hotel dan katering dengan cita rasa Nusantara.
Selain kesiapan fasilitas, aspek kesehatan dan mental jemaah juga menjadi sorotan. Jemaah diimbau menjaga kondisi fisik, menjalani ibadah dengan rasa bahagia, serta menanamkan niat untuk meraih haji yang mabrur.
Di tengah kekhawatiran publik terkait konflik di Timur Tengah, pemerintah memastikan situasi tersebut tidak berdampak langsung terhadap pelaksanaan ibadah haji. Koordinasi dengan otoritas Arab Saudi terus dilakukan guna menjamin keamanan jemaah.
Lebih dari sekadar ibadah, haji juga dimaknai sebagai momentum persatuan umat Islam di tengah berbagai perbedaan global.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi penegasan bahwa di tengah dinamika politik nasional maupun internasional, negara hadir memberikan kepastian dan perlindungan bagi warganya dalam menjalankan ibadah ke Tanah Suci. ** (Agit)
















