- Hindari Potensi Konflik, Menteri Nusron Imbau Kepala Daerah dan Masyarakat Se-NTB Gotong Royong Mutakhirkan Data Pertanahan
- Hadiri Pengukuhan MUI NTB, Menteri Nusron Tekankan Prinsip Kebermanfaatan dalam Pengabdian
- Ahmad Nawawi Resmi Maju Calon Ketua Umum PB Mathla, ul Anwar 2026–2031
- H. Iing Misbahuddin Sebut Halal Bihalal PKS Wadah Satukan Visi Bangun Majalengka
- Audiensi PRSI di BRIN, Awali Penguatan Kolaborasi Strategis
- Halal Bihalal PKS Majalengka Dihadiri Bupati dan DPR RI, Seruan Langkung Sae Menguat
- Implementasi Robotika untuk Negeri di Padang, Siswa MAN 1 Tunjukkan Prestasi Gemilang
- LPDB Dorong Koperasi Lebih Berdaya, 15 Inkubator Terpilih Siap Dampingi Koperasi Naik Kelas
- Kantah Kab Tangerang Laksanakan Pembayaran Uang Ganti Rugi
- Ikuti Arahan WFH di Hari Jumat, Kementerian ATR/BPN Pastikan Layanan Pertanahan Tetap Berjalan Optimal
Barito Utara Perkuat Pertanian Jagung, Harapan Baru bagi Petani Lokal

MEGAPOLITANPOS.COM - Muara Teweh - Peran petani sebagai ujung tombak pembangunan sektor pertanian kembali menjadi sorotan dalam Rapat Koordinasi Penguatan Ekosistem Pertanian Jagung di Kabupaten Barito Utara, Senin (06/04/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Anggrawina Jagratara Polres Barito Utara ini menghadirkan pesan kuat dari Bupati Barito Utara melalui Staf Ahli Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Hery Jhon Setiawan, terkait pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menghadapi tantangan pertanian ke depan.
Dalam sambutan yang dibacakan, ditegaskan bahwa penguatan ekosistem pertanian jagung tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi harus berkelanjutan dan menyentuh langsung kebutuhan petani di lapangan.
Beberapa langkah yang dinilai krusial antara lain peningkatan koordinasi lintas sektor, optimalisasi peran penyuluh pertanian, pemanfaatan teknologi modern, serta penguatan kelembagaan petani.
Pemerintah juga mendorong petani untuk terus berinovasi dan tidak ragu mencoba pendekatan baru dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Petani memiliki peran sentral. Kami memberikan apresiasi atas kerja keras dan dedikasi mereka selama ini,” ujar Hery Jhon Setiawan.
Rapat koordinasi ini diharapkan menjadi momentum untuk melahirkan langkah konkret yang mampu menjawab berbagai tantangan pertanian, sekaligus memperkuat posisi Barito Utara dalam mendukung target swasembada pangan tahun 2026.
(A)

















