- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
- JKB Gelar Halal Bihalal 2026, Perkuat Konsolidasi Organisasi dan Komitmen Kebangsaan
- Dari Dapur Nusantara ke Dunia: Tempe RI Resmi Ekspansi ke Chile
- Menkop: Tingkatkan Literasi Keuangan Syariah, MES Siap Perkuat Sinergi Dengan OJK
- Kasrem 052/Wkr Pimpin Acara Laporan Korps 16 Prajurit Naik Pangkat
- DPRD Apresiasi Gerak Cepat PUPR, Namun Soroti Kualitas
Camat Buka Layanan Pengaduan, Oknum ASN Centeng Wisata Lendir Ketar Ketir Bikin Ngusap Dada

Keterangan Gambar : Caption Tengah : Camat Pasar Kemis H Nurhanudin
MEGAPOLITANPOS.COM Kab. Tangerang - Camat Pasar Kemis H. Nurhanudin mengaku tidak akan memberikan toleransi terhadap pengusaha yang disinyalir menyediakan minuman keras, karoke dan layanan birahi diwilayahnya.
Dalam keterangannya, mantan sekcam Rajeg tersebut mengaku pihaknya sudah melakukan tahapan sosialisasi secara langsung sehingga tidak ada alasan bagi pengelola layanan wisata birahi belum mengetahui terkait surat edaran bupati no 2 tahun 2025 dan beroperasi selama bulan ramadhan.
"Pokoknya gue ubek tiap hari kalau memang ada yang tetap bandel tidak mengindahkan himbauan ini,” tegasnya Senin (3/3/2025).
Baca Lainnya :
- Hujan Deras Picu Banjir di Jakarta Barat, 12 RT Terendam dan Sejumlah Jalan Lumpuh
- Pendatang Baru Wajib Lapor 1x24 Jam, Dukcapil Siapkan Layanan Jemput Bola
- Pesan Paskah 2026, Menag Tekankan Harmoni dan Persaudaraan Bangsa
- Pemprov DKI Siap Gelar Lebaran Betawi ke-18, Ajang Silaturahmi Akbar Warga Jakarta
- Ateng Sutisna Dorong Penguatan BIM demi Industri Bernilai Tinggi
Hal tersebut dilakukan camat Selain untuk menciptakan kenyamanan bagi umat muslim untuk menjalankan ibadah, aksinya tersebut juga diharapkan menutup kemungkinan oknum bawahannya yang memasang badan untuk para pengelola wisata lendir.
"Tidak ada toleransi. Semuanya harus mematuhi himbauan ini. Jangan coba-coba mengelabui kami, maka kami akan tindak tegas," ungkap Nurhanudin.
Camat mengungkapkan, agar lebih surat edaran bupati no 2 Tahun 2025 terimplementasi lebih optimal pihaknya mengajak peran serta masyarakat dengan membuka layanan pengaduan melalui kanal Instagram resmi kecamatan Pasar Kemis.
"Dengan mengklik tautan https://www.instagram.com/p/DGuHdsFyCF6/?igsh=MWlxNWZ4Z2xscjNlOA== dan pastinya Setiap laporan yang masuk sudah pasti kami ditindaklanjuti, ," kata Camat.
Sebelumnya Diduga Bekingi Wisata Lendir, Camat disebut Beri Pukulan Telak Kepada Oknum. Hal itu terjadi usai dituding menjadi beking dari beberapa lokasi tempat hiburan malam dan wisata lendir, beredar foto oknum kelurahan Kutajaya berinisial S bersama muspika kecamatan pasar Kemis membagikan surat himbauan bupati Tangerang tentang larangan beroprasinya lokasi hiburan malam yang menjadi destinasi wisata lendir Jumat, (28/2/2025). https://www.instagram.com/p/DGuHdsFyCF6/?igsh=MWlxNWZ4Z2xscjNlOA==
Foto foto tersebut memperlihatkan oknum kelurahan yang diduga menjadi beking dari lokasi yang menjadi keresahan masyarakat tersebut secara langsung menyerahkan surat edaran tersebut terhadap Bude salahsatu pengelola tempat hiburan malam dibilangan Wisma Mas. ** (Red )








.jpg)
.jpg)






